Awake - Prolog by Sang

by Sang
Nophoto-f-50x66
genre

tags

description:
Lori Red sudah bertahun-tahun 'tertidur'. Matanya terpejam rapat setelah kejadian 'itu', dan tak pernah terbuka lagi. Sampai akhirnya, 7 tahun kemudian, seseorang menemuinya dan menceritaklan sesuatu. Insting Lori mengatakan kejadian 7 tahun yang lalu akan terulang lagi. Dia harus 'bangun' untuk mencegahnya. Harus!



chapters

chapter 1: Prolog


Prolog
chapter 1   —   updated Nov 15, 2009   —   1433 characters   —   0 people liked this writing
Angin bergerak kencang, menerbangkan pasir ke wajah mereka semua. Mereka memejamkan mata, menyilangkan lengan mereka di depan wajah, menghalau pasir-pasir tersebut masuk ke dalam mata. Rambut mereka berterbangan, berantakan. Tapi mereka tidak peduli. Sekarang bukanlah saatnya untuk mengkhawatirkan rambut mereka yang berantakan, atau baju mereka yang robek-robek, atau bahkan luka goresan di lengan, kaki, dan sekujur tubuh mereka. Bukan saatnya.

"Kiri! Cepat ke kiri!" seru salah satu dari mereka bertiga. Yang berteriak adalah seorang laki-laki muda yang umurnya mungkin sekitar dua puluh tahun. Dialah yang tertua dari mereka semua, dan tampaknya dialah pemimpin kelompok mereka. Wajahnya yang kaku tampak tegang. Matanya tajam memandang ke sekelilingnya dengan cepat, kemudian langsung fokus lagi ke depan. Tidak ada apa-apa di kanannya, ternyata tadi hanya bayangannya saja. Kakinya yang berotot mulai melangkah maju dengan berat karena tangan kirinya memegangi sesuatu, atau lebih tepatnya menggandeng tangan seorang gadis muda.

GAdis muda ini berumur belasan tahun, mungkin delapan belas tahun. Rambut ikalnya yang berwarna cokelat gelap terbang dimainkan angin. Kulitnya yang putih, tampak lebih putih di wajahnya karena pucat. Takut. Langkahnya sedari tadi sudah sempoyongan. Tapi karena tarikan di tangan kanannya, dorongan di punggungnya, dan terutama perasaan takut di benaknya, dia berusaha untuk terus berjalan.
back to top

Did you like this?   vote  

all writing
all of Sang's writing