MASK - Masque: Gothe by Alex Jhon

200154
genre

description:
6th Book of Memoirs Chronicles



chapters

chapter 1: Masque: Gothe

chapter 2: Masque: Amon


Masque: Gothe
chapter 1   —   updated Dec 19, 2007   —   2402 characters   —   2 people liked this writing   —   2 reviews of this writing
Gothe
2007

GOTHE: JANGAN kurang ajar sama saya, ya! Saya ini dosen. Kamu umurnya berapa? Pendidikan kamu sampai mana? Jangan macam-macam sama saya. Mana bos kamu? Di mana? Saya perlu bicara dengan bos kamu!
Apa kamu lihat-lihat? Tidak percaya kalau saya dosen, pendidikan saya lebih tinggi dari kamu, Kamu itu cuman pegawai. Pegawai seharusnya menurut dengan pelanggan. Saya penumpang bus ini, saya pelanggan bus ini. Sopan sedikit dengan saya, nak!
Apa? Sudah sopan, sebegitu sudah sopan? Siapa yang mengajarkan kamu tata krama? Dasar, memang begitu, ya, kalau orang yang tidak pernah kuliah? Kamu itu cuman pegawai di bus. Saya dosen.
Sekarang… saya perlu bicara dengan bos kamu! Di mana?
Di shelter bus berikutnya? Oke? Saya ke sana nanti.
Ei, nak! Kamu seharusnya lebih sabar! Saya marah karena kamu kurang ajar. Sopan sedikit. Saya ini dosen, lebih terpelajar. Bapak di sebelah saya juga tidak puas dengan pelayanan bus ini. Pelayanan kamu juga.
Kamu itu, tidak handal, tidak cakap, tidak pintar, tidak sabaran! Kamu itu kurang ajar, tidak berpendidikan, tidak bisa tahu sopan santun dengan yang lebih tua.
Lain kali kamu tahu diri sedikit, mengerti kamu? Saya bilang ini ke kamu baik-baik sekarang. Tahu diri sedikit. Saya ini lebih tinggi dari kamu.
Oh… memangnya kamu lulusan apa?
Ah! Tidak pernah dengar. Tidak peduli, Sudahlah. Saya bosan dengan tampang kamu, nak.
Di sini! Ya! DI sini, saya harus turun di shelter bus ini. Saya bisa bertemu dengan bos kamu di sini?
Bagus, saya dan bapak di sebelah saya ini mau mengeluh dengan bos kamu itu, setidaknya saya yakin dia lebih terpelajar daripada kamu, nak.
Ayo pak! Kita melapor.
Apa? Tidak mau? Tidak penting! Oh, ya tidak apa-apa, Bapa ini pasti juga sedang sibuk. Bapak, dosen juga bukan? Ya! Ha ha ha… kita memang sibuk ya… mengurusi generasi-generasi muda tak tahu diuntung ini.
Oke… saya duluan pak. Saya mau bertemu dengan bos pemilik bus ini.
Sampai jumpa. Saya turun sekarang. Dan… nak… ingat pesan saya… Kamu itu masih muda, masih belum tahu apa-apa dibanding saya yang sudah berapa, tebak? 45? Salah, 52, nak.
Ingat! Jaga sikap kamu lain kali kalau bertemu dengan saya atau dosen seperti saya. Dasar anak-anak muda. Berapa banyak tipe seperti kamu yang harus saya tuntut, hah?
Saya turun.
Saya turun.
Tampangnya senang sekali, sial! Tidak tahu diri, Anak muda tengik.
Saya turun!!!
back to top

Did you like this?   vote   (2 people liked this writing)

reviews of this writing

560163
chapter 1 review
Eka said:
" Luuurve this!
Though only done through words,the characterization is so perfect I could see the prof vividly. I know the type, the high-n-mighty,...more "
183481
chapter 2 review
monic said:
" Lucu...dialog monolog yg berisi pertentangan ini bener2 lucu..hihi...Great! "
all writing
all of Alex's writing