mina's Reviews > Kunci Ke Sembilan (Ninth Key) - The Mediator Series # 2
Kunci Ke Sembilan (Ninth Key) - The Mediator Series # 2
by Meg Cabot
by Meg Cabot
Ceritanya langsung bersambung dari akhir buku 1-nya. Kalau baca buku 2 langsung habis buku 1, terasa banget pengulangannya. Mungkin maksudnya biar pembaca yang langsung baca buku 2 tetep ngerti, tapi kebanyakan sih menurutku penjelasannya diulang-ulang.
Suze sang mediator, masih "dibantu" oleh Jesse, hantu cowok keren di kamarnya, Ceecee, sahabatnya yang pandai mencari info di internet, dan Pastor Dom, yang hampir tidak ada perannya sama sekali di buku ini, kecuali memunculkan prasangka buruk tentang sasaran "pesan-hantu" Suze kali ini, yaitu orang terkaya di Carmel, Mr Beaumont. Menurut Pastor Dom, Mr Beaumont ini vampir. Membuatku mengerutkan kening? Apa, vampir lagi? Bosen. Terlalu banyak buku vampir akhir-akhir ini, lagi naik daun. Berasa film Indonesia yang selalu satu tren. Vampir satu ini bahkan tidur di peti mati.
Walau tetap banyak hantunya, kali ini Suze harus berhadapan dengan tokoh jahat yang berbentuk manusia. Tidak ada saling lempar kalimat cerdas dan sinis dengan hantu-hantu keras kepala. Walau semua jungkir-baliknya melawan si manusia jahat ini tetap dia lakukan dalam balutan busana bermerk :p Sayang sekali, Adam, my favourite character di buku I, hanya muncul sekali *sigh* Padahal dia begitu berpotensi untuk membuat buku ini jadi lebih lucu dengan kalimat-kalimat berlebihannya.
Oya, sebenarnya saya memberi nilai 3,5/5 untuk buku ini.
Suze sang mediator, masih "dibantu" oleh Jesse, hantu cowok keren di kamarnya, Ceecee, sahabatnya yang pandai mencari info di internet, dan Pastor Dom, yang hampir tidak ada perannya sama sekali di buku ini, kecuali memunculkan prasangka buruk tentang sasaran "pesan-hantu" Suze kali ini, yaitu orang terkaya di Carmel, Mr Beaumont. Menurut Pastor Dom, Mr Beaumont ini vampir. Membuatku mengerutkan kening? Apa, vampir lagi? Bosen. Terlalu banyak buku vampir akhir-akhir ini, lagi naik daun. Berasa film Indonesia yang selalu satu tren. Vampir satu ini bahkan tidur di peti mati.
Walau tetap banyak hantunya, kali ini Suze harus berhadapan dengan tokoh jahat yang berbentuk manusia. Tidak ada saling lempar kalimat cerdas dan sinis dengan hantu-hantu keras kepala. Walau semua jungkir-baliknya melawan si manusia jahat ini tetap dia lakukan dalam balutan busana bermerk :p Sayang sekali, Adam, my favourite character di buku I, hanya muncul sekali *sigh* Padahal dia begitu berpotensi untuk membuat buku ini jadi lebih lucu dengan kalimat-kalimat berlebihannya.
Oya, sebenarnya saya memberi nilai 3,5/5 untuk buku ini.
Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Kunci Ke Sembilan (Ninth Key) - The Mediator Series # 2.
sign in »

