an's Reviews > Libri di Luca

Libri di Luca by Mikkel Birkegaard
Rate this book
Clear rating

by
983292
's review
Mar 24, 10

bookshelves: novel
Read from March 19 to 24, 2010

awal na 4 bintang

buku yang berbeda dari buku yang ada selama ini, buku yang bercerita tentang buku. dan buku yang seakan ditulis olah seorang pembaca, bukan seorang penulis seperti yang kita temukan pada buku-buku kebanyakan.

mengapa buku ini ditulis oleh seorang pembaca? karena pencerita mampu 'menggenggam' pembaca dan mempertahankan na untuk tetap mengikuti bacaan yang ada di hadapan na. seakan memahami sungguh dimana titik bosan atau titik lelah pembaca dan ketika pembaca siap untuk menutup buku untuk beristirahat sejenak... maka pencerita menaikan tempo cerita atau membuat pernyataan-pernyataan yang menggugah rasa ingin tahu pembaca untuk melanjutkan kembali membaca na, tanpa merasa lelah tentu saja. kemampuan yang hebat.

rasa inilah yang juga diangkat oleh pencerita dalam buku na. bahwa membaca bisa menjadi hal yang berbahaya. 'pemancar' yang mempengaruhi orang dengan bacaan na dan 'penerima' yang mempengaruhi orang dengan memainkan emosi pembaca. kemampuan ini mengantarkan jon pada konspirasi besar yang lebih dari sekedar kelompok pembaca. kepada orang-orang yang berusaha menguasai dunia dengan kemampuan baca na.

buku bukan merupakan sesuatu yang pasif tetapi dapat digunakan sebagai senjata (dalam hal ini bukan hanya sekedar buat nimpuk kepala orang) tergantung siapa yang memegang na. bahkan... jika ada senjata api maupun senjata biologis untuk menyiksa orang, buku dapat menjadi alat yang lebih mematikan tanpa ketahuan. memungkinkan juga untuk digunakan sebagai alat penyiksa jika diperlukan, pengganti siksaan-siksaan fisik untuk mencuci otak seseorang. sungguh-sungguh imajinasi yang terbentuk dari pembaca. kembali lagi... penulis yang menempatakan diri sebagai pembaca.

saat kita membaca maka banyak bagian otak yang diaktifkan. membaca adalah kombinasi dari mengenali simbol dan pola, menghubungkn na dengan suara dan mengumpulkan na menjadi suku kata sampai akhir na kita mampu menginterpretasikan arti sebuah kata

wawasan baru bukan, ternyata membaca bukan sekedar memahami atau menikmati isi bacaan. membaca melatih otak, proses yang berkesinambungan sampai si pembaca memahami maksud dari isi bacaan yang dia baca.

untuk itulah kisah ini layak dapat bintang 4. hanya saja... 1 bintang terpaksa diambil lagi karena 'kekacauan' (menurut anggapan rhe, pada editorial ma pemilihan kata untuk terjemahan na) pada buku na. karena membaca adalah menghubungkan simbol, jadi kesalahan ketik yang sering terjadi di dalam na sangat mengacau tempo membaca. seakan ada sandungan kecil ketika kita mulai berjalan dah menemukan tempo na. harus kembali menyesuaikan tempo ulang cz sandungan tadi. bahkan ada nama salah satu tokoh (bukan sentral) yang mengalami kesalahan penyebutan. pufh.... kecerobohan kecil yang mengganggu.

...hadir dalam debu rak-rak buku, di balik bayangan antara lemari buku, dan udara yang enggan bersirkulasi...
3 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Libri di Luca.
sign in »

Reading Progress

03/23/2010 page 300
51.02% "ketika menyatu dalam cerita, bulu" lengan berdiri dan perut terasa geli....."
03/23/2010 page 404
68.71% "spt tebakan awal...."

Comments (showing 1-1 of 1) (1 new)

dateDown_arrow    newest »

Swiftsea Semasa saya membaca buku ini saya telah terpikir, 'Mengapakah semua karakter di dalam buku ini tidak melihati keseluruhan situasi mereka'. Kadang-kadang semasa membaca buku ini, jawaban untuk kebanyakan soalan karakter-karakter bertanya adalah di hadapan muka mereka. Saya telah mendapatkan perasaan semasa membaca buku ini seperti pada ketengahannya, penulis sudah menghilangi sedikit 'suarnya' yang berada di dalam buku ini pada permulaannya.


back to top