Jimmy's Reviews > Garis Perempuan

Garis Perempuan by Sanie B. Kuncoro
Rate this book
Clear rating

by
1161178
's review
Apr 02, 10

Read from March 19 to 31, 2010

Saya memilih beberapa paragraf berikut yang menurut saya cocok untuk menggambarkan isi buku ini:

“Keperawanan ora tergantung bancaan. Dengan atau tanpa bacaan semua perempuan tetaplah perawan. Dibancaki puluhan tampah pun, kalau tidak bisa menjaga keperawanannya dengan baik, ya percuma. Nasi bancaan, seberapa kekuatannya? Lha wong cuma sega [itu sekadar nasi:]. Zaman sudah sesulit ini, tidak bisa diadang atau diatasi segala kegilaan zaman itu cuma dengan nasi bancaan.”.:Hal 15:.

Dimengertinya kini apa yang dikatakan Masari sesaat lalu. Bahwa poligami merupakan salah satu problem perkawinan yang berpotensi memecah belah perempuan. Memosisikan para perempuan sebagai lawan satu dengan yang lain, dalam upaya mendapatkan pembagian berupa perhatian dan cinta. .:Hal 105:.

Ketika seseorang melakukan sesuatu terhadap orang lain, yang sesungguhnya tidak diinginkan pihak lain, berarti terdapat unsur pemaksaan. Bila unsur pemaksaan itu dipaksakan, yang terjadi kemudian adalah pemerkosaan. Namun, bagaimana seseorang yang dianggap pelaku, tidak menyadari bahwa dia ‘memaksa’?.:Hal 109:.

”… dalam rupiah tidak banyak yang diberikan karak-karak itu kepadaku. Tapi, paling tidak karak-karak tidak menjadikan aku sebagai pelacur di dalam rumahku sendiri dan tidak membiarkan diriku diperkosa suami seminggu dua kali atas nama perkawinan.”.:Hal 114:.

“Ada istilah komodifikasi tubuh menjadikan tubuh sebagai komoditas barang dagangan. Bahwa kemudian kau memosisikan tubuhmu, khususnya keperawananmu sebagai komoditas dan mengeksplorasinya sebagai penghasil keuntungan secara finansial, itu adalah sebuah hak.”.:Hal 197:.

*****

Buku ini memang banyak membahas tentang keperawanan, dan juga sedikit mengenai posisi perempuan dalam poligami. Tapi menurut saya, buku ini lebih banyak bercerita tentang perempuan dan hak-nya untuk memilih jalan hidupnya sendiri. Dan, keperawanan hanya sebagai simbol untuk menggambarkannnya. Keperawanan milik mereka, dan biarkan mereka yang memutuskan akan diperlakukan seperti apa keperawanan itu.

Dan kami para lelaki, masih banyak yang menginginkan calon istrinya seorang perawan, dan banyak juga yang tidak terlalu memperdulikannya. Itu juga pilihan. Masing-masing punya pilihan untuk dijalani, jadi saling menghargai saja.

*****

Pada bab-bab awal, saya sangat menyukai kalimat-kalimat yang membangun cerita dalam buku ini. Indah! Tapi lama-lama, maaf, saya kok jadi merasa bosan. Mungkin, paragraf berikut bisa menggambarkan perasaan saya.

“Cantik saja tidak selalu cukup. Sering kali persoalannya bukan soal cantik atau tidak, tapi selalu pada kebutuhan terhadap variasi. Istri cantik bagi suami bisa jadi serupa sepiring bistik. Memang enak, tapi kalau yang terhidang bistik terus ya bosen juga. Maka, bisa jadi gado-gado atau pecel akan menjadi selingan yang menyegarkan.”.:Hal 136:.

Intinya, beberapa kalimat-kalimat “gado-gado” atau “pecel” sebagai selingan mungkin akan membuatnya tetap terasa segar dari kalimat pertama sampai kalimat terakhir.
12 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Garis Perempuan.
sign in »

Reading Progress

03/25/2010 "Empat perawan, empat kisah, satu tema, terus...??" 18 comments

Comments (showing 1-27 of 27) (27 new)

dateDown_arrow    newest »

e.c.h.a Saya mau gado-gadonya :)


ijul (yuliyono) Dan kami para lelaki, masih banyak yang menginginkan calon istrinya seorang perawan.....dst

...saya lelaki!

*ada menu laen, selaen gado2 ato pecel? bihun goreng gitu?*


Sweetdhee Tuh,kaaaan.. Ripiu oleh siapa pun,buku apapun,pasti ujung2nya bahas makanan deh..
*garuk2 kepala*
Makin byk mreview,makin penasaran ma ni buku..
Huh,ada yg mau minjemin buku ini gaa?atau saya terpaksa masukin ke list target buru-an kMOI?
Hehehe..


Sweetdhee "bercerita ttg perempuan dan hak-nya untuk memilih jalan hidupnya sendiri. Dan keperawanan hanya sbgai simbol untuk mgambarkannya"
Like this.. Kalimat cerdas!


ijul (yuliyono) Sweetdhee wrote: "Makin byk mreview,makin penasaran ma ni buku.."

ayo dibaca Dhee, buat persiapan booklub tgl 18 ntar....bisa diskusi rame2 di Depok...


message 6: by Roos (new)

Roos Ada Urap ganggang biru gak?...*nongol tiba2*
Nice review Jim!


ayu-si-peri-kecil yudha aku mau pecel-nya dong..
eh ini maksudnya pecel ayam atau pecel lele yah? :p


Speakercoret ijuuul, mau bihun goreng doooong *laper*
pake sambel kacang ma emping ya :D


e.c.h.a Tiba-tiba kangen Selat Solo hahahaha

@dhiet...beli aja bukunya worth it. Terus nanti ikut klub bukunya plus bisa minta ttd Mbak Sannie *wink*


Sweetdhee Udaaah..td stlah ngomel sana-sini nemu jg akhirnya dkolong-kolong rak nya gramed MOI.. Ampun dah kayak cendol tuh gramed..


message 11: by Nenangs (new)

Nenangs *pengen cendol*


message 12: by Nenangs (new)

Nenangs Jimmy ngutip: “Cantik saja tidak selalu cukup. Sering kali persoalannya bukan soal cantik atau tidak, tapi selalu pada kebutuhan terhadap variasi. Istri cantik bagi suami bisa jadi serupa sepiring bistik. Memang enak, tapi kalau yang terhidang bistik terus ya bosen juga. Maka, bisa jadi gado-gado atau pecel akan menjadi selingan yang menyegarkan.”.:Hal 136:.


ngga pernah bosen makan bistik, tapi emang harus dilengkapi dengan sayur2an, pecel kek, gado2, lotek atau karedok, biar sehat.


message 13: by Upik (new)

Upik aku pengen rawonnn
ada gak dibuku itu?
he..he


Sweetdhee *cendol ketan item dimana ya nemunya?*
Makan bistik g boleh terus2an..kolesterol..
Eh,salah y.. Mxutnya kl bistiknya thidang dgn salad yg sehat dan segar ga jd bosen kan?
*eh,kok jd bkesan poligami?*
*buka sampul plastik bukunya,tulis nama n tanggal beli nya,baca nya kapan yaa?


message 15: by Aini (new) - rated it 3 stars

Aini ketan hitam*** ada yang mau???

mas ijul itulah keegoisan lelaki...maunya yang perawan terus,trus gimana dengan para lelaki bisa jaga juga ga keprawanannya???kan para wanita jg menginginkan suaminya yg masih suci?
setahu aku keprawanan hilang karena 2 orang kan???

aku cuma ngomong looooo....
aku sendiri sih tidak mau tergoda untuk melepas itu semua....


Jimmy @All
Astagaaaaaaaaaa...jadi tergoda buat buka warung tenda nih :D

Tapi untuk sementara, bagaimana kalo kita makan karak aja rame-rame :P


message 17: by Aini (new) - rated it 3 stars

Aini karak goreng mau mau.............eh karak kan nasi kering kan???


Jimmy Menurut bukunya sih seperti itu, Aini...
Terbuat dari nasi yang ditumbuk halus hingga menjadi adonan, dicampur garam, bawang, dan bleng secukupnya. Lalu dibentuk dan diiris-iris tipis. Di keringkan untuk kemudian digoreng....kriiyuukkk...!!! :D


Jimmy Btw, Echaaaaaaaaaaaaaa.... thanks ya udah minjamin buku ini :)


message 20: by Aini (new) - rated it 3 stars

Aini kalo nasi yang di di kasih bleng yang seperti di atas itu namanya ktupuk uli....

kalau karak harusnya nasi yang di jemur trus di goreng,biasanya kalau di masak lagi menjadi nasi aking gt...beda daerah beda nama ya...


Jimmy Sepertinya sih begitu...lain lubuk lain ikanya :)
Untuk lebih pasti, mari kita tanya sama tukang kerupuk :P


Sweetdhee *geret tukang kerupuk sambil makan cendol ketan item*
Pak,nanya! Bleng itu apah? Ktupuk uli apah? Nasi aking apah?
*toss mba aini*
Laki-laki baik untuk wanita baik.. Jika memang hendak,maka mari dijaga dr diri sendiri..


message 23: by Aisyah (new)

Aisyah Asyafiyah mauu... hehe


Jimmy Tukang kerupuk (setelah googling):

Bleng itu menurut wikipedia adalah sebagai berikut "Bleng (IPA: /bləŋ/, dari bahasa Jawa) adalah campuran garam mineral konsentrasi tinggi yang dipakai dalam pembuatan beberapa makanan tradisional."

Nah, kalo ktupuk uli, nanya sama neng Aini ajah... kan dia yang nulis :)

Nasi aking, setau sayah, nasi sisa yang dicuci terus dikeringin, lalu dimasak lagi.


Jimmy @syafiyah

Mau apa nih? Karak? Bleh? Nasi aking? Ato ktupuk uli? :)


ijul (yuliyono) jimmyneutronwannabe wrote: "..Ato ktupuk uli? :)"

*Aini, itu ktupuk apa krupuk?, salah ketik aja tuh kayaknya*

klo di kampung saia namanya "krupuk" puli, ya seperti itu, karak trus dibumbui trus dimasak...sedangkan karak-nya sndiri ya, nasi dikeringkan (klo di kampung, karak itu nasi sisa/cenderung basi trus dijemur)...


message 27: by Aini (new) - rated it 3 stars

Aini duibuqi...maaf..sorry..nuwun pangapunten...ai salah tulis yang bener kerupuk....kerupuk puli....tapi kalo di kampungku sih kerupuk gendar ,hehehee


back to top