Harun Harahap's Reviews > Buddha: Sebuah Novel

Buddha by Deepak Chopra
Rate this book
Clear rating

by
2109023
's review
Mar 15, 10

bookshelves: punya, fiksi, terjemahan
Read in March, 2010

Namaste *Aku menyapa apa yang suci dalam dirimu*

Berikut ajaran Buddha yang terdapat dalam bab Epilog:
Kebenaran Mulia Pertama : Kehidupan mengandung penderitaan
Kebenaran Mulia Kedua : Penderitaan memiliki sebab, dan sebabnya dapat diketahui.
Kebenaran Mulia Ketiga : Penderitaan dapat diakhiri.
Kebenaran Mulia Keempat : Jalan untuk mengakhiri penderitaan ada delapan ruas.

Lalu apakah delapan ruas tersebut?
Pandangan Benar, Pikiran Benar, Perkataan Benar, Perbuatan benar, Mata Pencaharian Benar, Daya Upaya Benar, Kesadaran Benar dan Meditasi Benar. Dengan menjalani delapan ruas tersebut maka, penderitaan pun akan berakhir.

Sedari kecil, saya hanya mengetahui bahwa Buddha adalah salah satu agama yang ada di Indonesia. Memasuki masa SMA, saya berkenalan dengan seorang gadis beragama Buddha. Sejak itu, saya baru mengerti bahwa Buddha bukan Tuhan, setiap orang bahkan bisa mencapai Buddha. Dia memberitahukan saya bagaimana cara mereka berdoa, dan ternyata berbeda vihara, bisa berbeda aliran dan berbeda ritual. Sungguh beragam!!!!

Setelah membaca buku ini, saya lebih mengenal sosok Buddha lebih jauh. Ternyata Buddha juga berawal dari seorang manusia biasa. Sejak kelahirannya, atau yang lebih dikenal dengan Pangeran Siddharta, Setan atau Mara kerap mendekatinya. Setan tersebut memiliki empat wajiah berupa Ketakutan, Godaan, Penyakit dan Kematian. Serta memiliki 3 Putri yaitu: Tanha : nafsu, Raga : Birahi dan Arati: Kebencian.

Pangeran Siddhartapun ternyata pernah menikah dengan seorang wanita bernama Yasodhara dan memiliki seorang putra bernama Rahula. Peprisahan antara Pangeran Siddharta dan anak istrinya sangat menyentuh hati. Pangeran Siddharta keluar dari hidupnya yang nyaman untuk menjadi seorang petapa. Dan beliau pun memakai nama keluarganya Gautama.

Adegan yang membuat saya tersentuh juga adalah saat Channa, sahabatnya, mencukur rambut Pangeran Siddharta. Channa merasa berat hati untuk membiarkannya menjadi seorang pertapa. Karena Kerajaan Sakya sangat membutuhkannya. Namun, Channa, walaupun dengan berat hati tetap mencukur rambut Pangeran Siddharta. Pernahkah kalian yang merasa tidak setuju dengan pendapat dan jalan yang sahabat kalian ambil, namun karena keputusan mereka telah bulat, kalian pun mendukung dengan sepenuh hati? Begitu indahnya persahabatan…

Gautama pun berguru dengan banyak pertapa, belajar dari bumi yang ia pijak dan langit yang ia junjung, serta berusaha memahami dirinya sendiri. Dengan proses pencerahan yang ia dapat, ia pun bermetamorfosa untuk menjadi seorang Buddha.

Satu hal lagi yang saya suka dalam ajarannya adalah Karma. Karma membuat kebaikan dan kejahatan menjadi seimbang. Saya melihat karma sendiri seperti ayat suci Al quran surat Al-zalzalah ayat 7 dan 8 dengan terjemahannya:

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zaroh pun, niscaya dia akan melihat (balasan ) nya.Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zaroh pun, niscaya dia akan melihat (balasan ) nya pula.
17 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Buddha.
sign in »

Comments (showing 1-15 of 15) (15 new)

dateDown_arrow    newest »

Pandasurya keren yah, run

"Mengusai dunia adalah permainan anak-anak. Menguasai jiwamu adalah seperti menguasai semua ciptaan. Hal itu bahkan lebih tinggi daripada para dewa."

(Buddha, Deepak Chopra, hlm. 45)


Harun Harahap hooh, keren..


Ordinary Dahlia g kasih bintang lima!


Harun Harahap g kasih bintang empat!

*yang satunya gw simpen karena kata temen gw yg agamanya Buddha itu si Devadatta tu ditelan bumi, kok disini ga da ceritanya, dia masih idup aja*


message 5: by Palsay (new)

Palsay  aku mau baca juga ahhh.....


message 6: by Palsay (new)

Palsay  oiya. pinjam dong!!! ;))


Harun Harahap Ok, ntar kalo ketemuan, aq bawain..


message 8: by Nanny (last edited Mar 15, 2010 06:56AM) (new) - rated it 4 stars

Nanny SA ..Sejak itu, saya baru mengerti bahwa Buddha bukan Tuhan, setiap orang bahkan bisa mencapai Buddha..

sama... bahkan mungkin banyak diantara kita yang salah menafsirkan kepercayaan lain hanya dari 'katanya',bukan dari sumber yang 'benar'



message 9: by Irwan (new)

Irwan aku kenal deepak chopra dari buku nya yang lain. denger-denger tentang novel ini sudah lama, tapi belum tergerak. review ini menerbitkan minat bacaku :-)


Harun Harahap Aku baca yang fire in the heart dulu..*eh bener Ga yah judulnya*.. N Ga suka karena buku yang macem itu udah banyak banget..jadi bosen aja..

Tapi kalo yang Buddha ini beda, Ga terlalu filosofis bahasanya. Nikmatlah bacanya..


message 11: by Alisyah (new) - added it

Alisyah Samosir Keren.

Saya sampai sekarang cuma tau kalo Buddha adalah salah satu agama di Indonesia. Gak lebih.

Harus baca nih. Makasih review-nya.


Harun Harahap @Alisyah

Silahkan membaca..


message 13: by miaaa (new)

miaaa Pernahkah kalian yang merasa tidak setuju dengan pendapat dan jalan yang sahabat kalian ambil, namun karena keputusan mereka telah bulat, kalian pun mendukung dengan sepenuh hati? Begitu indahnya persahabatan…

sepakat, dan aku sering melakukannya karena seseorang disebut sahabat ketika ada di saat susah atau titik terendah hidup bukan hanya di saat senang ;)

*makin ngefans ama review harun*


Harun Harahap Huaaaaaaaaaa... Gw pun mengagumi reviewmu, kak..


message 15: by Palsay (new)

Palsay  bener Fire in The Heart...good book, but again, I suspected the originality....hihihihi


back to top