an's Reviews > Olenka

Olenka by Budi Darma
Rate this book
Clear rating

by
983292
's review
Mar 12, 10

bookshelves: novel

lost identity

olenka, pertama membaca judul novel na, bagi pembaca yang taat mungkin akan mengira cerita utama dalam novel ini adalah olenka. memang. tokoh yang sering disebut di dalam na adalah perempuan ini. namun jika merasakan lebih lanjut isi na... maka sebenar na cerita ini mengisahkan perjalanan setiap tokoh-tokoh yang disebutkan di dalam na. setiap orang pada dasar na masih mencari jati diri yang sebenar na. siapakah saya? pertanyaan itu ada di diri setiap orang yang ga bisa dijawab dengan mudah.

manusia itu tunggal akan tetapi juga tidak tunggal, dua tetapi juga tidak dua. terlihat seperti jiwa dan badan tampak sebagai satu tapi juga tampak sebagai dua....

ada orang yang berhasil menyatakan diri na sebagai apa. tapi benarkah demikian? terkadang itu hanyalah deskripsi menurut diri na saja? cz kadang mereka hanya menipu diri sendiri. seperti terselip dalam tokoh MC. mencoba membuat persepsi yang dia inginkan, sementara hati na berkata lain. atau wayne, yang lebih memilih terkukung dalam penilaian na sendiri. dia menilai diri na seperti itu, ntah apa penilaian orang lain. fanton... seakan menjadi objek cerita. namun mungkin dialah subjek yang sebenar na. mencari jawab akan diri na melalui perjalanan na mengikuti jejak olenka.

bisa jadi bukan olenka lah yang ingin dia temukan, tapi diri na sendiri cz dia sendiri masih rancu akan keberadaan na. bukan menjadi mesin, tapi seperti mesin. kehidupan mengalir begitu saja tanpa tau ingin menjadi apa. keinginan liar memang kadang berkelebat, namun sebatas demikian...

dan segala rutinitas yang tampak sebagai kekangan itu musnah (kalo bisa dikatakan demikian) ketika dia menemukan olenka. karena itu... pencarian fanton terhadap olenka bisa jadi merupakan pencarian akan diri na sendiri yang sebenar na. 'manusia yang tampak bebas namun terkekang'

keputusan-keputusan yang dibuat fanton berdasarkan kehendak bebas na selalu diawali oleh alasan-alasan yang mengisyaratkan kekangan yang ada dalam diri na. seperti keputusan dia hampir meminang MC untuk ketiga kali na dan akhir na dia batalkan. sungguh... dia berhasil mempertahankan kehendak bebas itu.

terlepas dari semua alur, kisah dan penokohan, dari novel ni rhe mengenal nama-nama baru, ntah sebagai judul maupun nama tokoh, mengingat buku ini ada sebelum rhe ada sebagai jasmani. serasa disajikan, diperlihatkan... jaman sebelum rhe ada itu seperti apa...

nb: bahkan tiket bioskop jaman dulu cuma 1500 rupiah. ga kebayang, klo di-kurs-kan ke nilai uang sekarang jadi berapa yaks?
3 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Olenka.
sign in »

Reading Progress

03/09/2010 page 54
20.45% "manusia dibelaki oleh baik dan buruk, mana yg diturut na adl tanggung jawab na sendiri...." 9 comments
03/10/2010 page 102
38.64% "...kesatuan afinitas"
03/11/2010 page 168
63.64% "...tetap hidup, bdiri tegak, dan sehat kembali"

Comments (showing 1-8 of 8) (8 new)

dateDown_arrow    newest »

lita review-mu keren, rhe :)


message 2: by an (new) - rated it 3 stars

an ngerasa m'analisis malahan bkn ngerepiu :D


message 3: by nanto (new)

nanto "nb: bahkan tiket bioskop jaman dulu cuma 1500 rupiah. ga kebayang, klo di-kurs-kan ke nilai uang sekarang jadi berapa yaks?"==> jaman gue di tangerang perasaan tiketnya lebih murah :D


message 4: by miaaa (last edited Mar 12, 2010 09:43PM) (new)

miaaa nanto wrote: ".. jaman gue di tangerang perasaan tiketnya lebih murah :D"

mungkin bisa diperjelas jamanmu itu kapan cak hahahah


message 5: by nanto (new)

nanto yang jelas tiketnya udah kertas kok. bukan lontar apalagi batu :p


lita @rhe: fyi, waktu 21 blok m plaza dibuka, itu tahun 1990, harga tiketnya 4ribu perak. aku inget banget film pertama yang diputar di situ: dances with wolves :D


message 7: by aldo zirsov (last edited Mar 13, 2010 06:51PM) (new) - rated it 3 stars

aldo zirsov @Nanto: Ooo Tangerang....!! I know I know...
Presiden-nya masih Pak Harto yah?? :p


message 8: by an (new) - rated it 3 stars

an nanto wrote: "jaman gue di tangerang perasaan tiketnya lebih murah :D"

jaman itu rhe lum eksis sbg jasmani :P


back to top