Indri Juwono's Reviews > Silver Phoenix

Silver Phoenix by Cindy Pon
Rate this book
Clear rating

by
1610985
's review
Feb 20, 2010

it was ok
bookshelves: fantasia
Read in July, 2010

#2010-67#

Awalnya saya pikir ini cerita fantasy oriental sepeti Dragon Keeper, perjalanan dan petualangan anak perempuan. Jalan ceritanya sih menarik, tapi latar belakang yang tidak jelas membuat saya bingung.

Perjalanan Ai Ling dan Chen Yong melewati berbagai tempat dan menemukan berbagai lawan yang bisa mereka hadapi adalah plot standar penceritaan. Yah, seperti review teman-teman yang lain, ada benang merah yang hilang dalam cerita ini. Silver Phoenixnya sendiri yang hilang. Seharusnya, ketika si Dewi di Istana menceritakan tentang Silver Phoenix, tuntas sejak siapa itu Silver Phoenix hingga saat kematiannya di masa lalu. Ada kesan ditutup-tutupi untuk menimbulkan misteri, tapi ternyata cara pengungkapannya ketika di istana hanya segitu saja.

Demikian juga dengan Chen Yong, mereka bersama hanya karena 'ada kekuatan yang menarikku di sini'. Hubungannya karena sama-sama mau pergi ke istana saja? Ah, cerita yang menggantung.

Ketertarikan saya terobati oleh banyaknya makanan yang bertebaran di sini. Hebatnya, ada cerita yang benar-benar mendeskripsikan makanan sampai tidak ketinggalan satu waktu makan pun sepanjang perjalanan, pagi, siang dan sore. Apakah itu makan bakmi dan siomay kukus di restoran, dijamu dengan daging unggas panggang, sayur musim semi, kepiting sungai porselen berbintik, lobster kaisar. Dibawakan bekal di perjalanan, daging yang diasinkan, cumi-cumi, buah-buahan kering, kacang-kacangan, biskuit.

Itu baru sebagian kecil makanan yang nampak dalam satu bab. Bisa dilihat negeri Cina sangat kaya dalam seni kuliner sejak dulu. Sampai saya agak curiga, jangan-jangan penulisnya anak pemilik restoran Cina. Sungguh, buku ini tidak direkomendasikan dibaca di bulan puasa. Bisa-bisa anda terus menerus menelan ludah membacanya.

1 like · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Silver Phoenix.
Sign In »

Comments (showing 1-2 of 2) (2 new)

dateDown arrow    newest »

Mia Prasetya Rata-rata reviewnya mirip dan sepikiran mbak. Jalan ceritanya kurang greget, saya juga berharap awalnya mirip mirip dragon keeper.
Tapi memang mampus dah, makanannya itu enak-enak.
*tiba-tiba pengen dimsum*


Indri Juwono iyaah, makanannya macam2 sekalee.. perjalanan berapa hari itu komplit dah makan apa aja 3x sehari..
mau dong ditraktir dimsum... :p


back to top