Lee's Reviews > A Christmas Carol

A Christmas Carol by Charles Dickens
Rate this book
Clear rating

by
1603786
's review
Apr 26, 10

bookshelves: classics
Read in April, 2010

(curhat colongan)

Saya tidak pernah bikin resolusi khusus tiap tahun baru, tapi entah kenapa tahun ini ingin iseng punya resolusi sepertisemuaoranglainnya.

Jadi selain mengganti status mahasiswa menjadi pengangguran, saya ingin sekali tahun ini membaca semua buku yang terhitung Classics.
Kategori buku ini entah kenapa tidak pernah benar-benar menjadi pertimbangan saya untuk dibaca. Mungkin karena kesannya sebagai buku 'berat' dan untuk 'orang gedhe'.

Ada beberapa yang memang pernah saya baca waktu kecil, seperti Huckleberry Finn, House in Little Prairie series, dan Ivanhoe; beberapa buku hanya pernah saya baca sambil skipping halamannya sampai selesai, misalnya Moby Dick. Yang lainnya hanya saya tahu inti ceritanya, entah dari film atau baca review, tanpa pernah membacanya sama sekali. Deretan buku Austen termasuk di kategori terakhir ini.

Untuk pengarang dalam negeri, rasanya akan saya mulai dengan menyelesaikan rangkaian buku Ahmad Tohari. Kemudian mungkin bisa berlanjut ke buku-buku sastra lama, Salah Asuhan, Tenggelamnya Kapal Van der Wijk (bener judulnya?), etsetera etsetera.

Malu rasanya untuk mengakui bahwa saya nyaris tidak pernah membaca buku-buku sastra lama Indonesia.
Kesan 'sekolah' dan 'hapalan pelajaran Bahasa Indonesia' menempel kuat di buku-buku ini, itu sebabnya saya selalu menjauhi, membuang muka, dan melengos ke mereka.

Saya sedikit iri dengan sistem pendidikan di Amerika Serikat (dan mungkin negara lain) yang dengan ketat mengharuskan mereka untuk membaca dan mereview buku klasik tertentu di setiap tahun ajaran.
Lebih iri lagi dengan kenyataan bahwa buku-buku itu selalu disediakan sekolah.

Pada jaman saya sekolah--yang masih belum jaman dulu sekali--, di tempat saya sekolah, membaca buku sastra klasik sangat tidak diwajibkan, guru lebih sering untuk meloncati bagian ini, dan sebelumnya memastikan kita menghapal nama pengarangnya saja, tau inti cerita dll; kemudian melanjutkan untuk mengajarkan hal 'praktis' lainnya, demi menyelesaikan semua bahan sebelum semester berakhir.
Ketersediaan buku? Menemukan buku itu di perpustakaan sekolah saja rasanya sudah hebat; jangankan itu, saya baru mengenal perpustakaan sekolah ketika SMA di pulau Jawa.

Meski demikian, hal ini tidak lagi bisa saya gunakan sebagai alasan, apalagi di umur diri yang nyaris seperempat abad ini.
Kemalasan saya untuk membaca buku sastra saya coba tangani dengan memulai membaca buku sastra klasik yang ringan dahulu.
Dubliners-nya James Joyce, dan buku ini, Christmas Carol-nya Charles Dickens.
likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read A Christmas Carol.
sign in »

Reading Progress

01/12/2010 page 13
12.5% "mulai tersesat di kata-kata indahnya Dickens (it's 1:30 in the morning right now. I should sleep but I don't care)"
01/12/2010 page 39
37.5% "huhuhu.. the ghost of christmas past ='("
01/25/2010 page 50
48.08% "halfway through = )"

Comments (showing 1-3 of 3) (3 new)

dateDown_arrow    newest »

message 1: by [deleted user] (new)

semoga cepat pengangguran :D


message 2: by nanto (new)

nanto ternyata belum menganggur juga. ck ck ck status "maha" itu memang susah dilepas yah? :D


message 3: by Lee (new) - rated it 3 stars

Lee jadi pengangguran terselubung yang tampak intelek memang melenakan..


back to top