Miss Kodok's Reviews > Tirai Hujan

Tirai Hujan by Anindita S. Thayf
Rate this book
Clear rating

by
961370
's review
Nov 22, 09

bookshelves: buku-beli, my-shelf
Read in November, 2009

Dapat di Toko Buku 'Tisera' Slipi Jaya dengan diskon 50%.

Ini buku Anin kedua yang aku punya setelah 'Tanah Tabu'. Tirai Hujan pun merupakan pemenang harapan II dalam Lomba Penulisan Remaja Islam tahun 2006. Sinopsis bukunya cukup menarik dengan seting konflik di Ambon. Novel ini mengangkat tema tentang kerinduan akan perdamaian.

Bukunya Anin... huhh... enggak sabaran pengen buru2 baca.

**************************************************************************

... Karena perang itu kejam dan membuat hati buta. Damai tidak akan pernah datang di tengah mereka yang sudah buta hatinya... (hlm.110)

Ide cerita yang diangkat tidak kalah menariknya seperti TT. Kalau dalam TT kita berkenalan dengan Mabel, Mace Lisbeth dan Leksi, di buku ini kita akan berkenalan dengan Ifa, Soya dan Iza. Entah suatu kebetulah ataukah memang ciri khas Anin (krn saya belum membaca bukunya yang lain), tokoh2 dalam 2 buku Anin ini adalah 3 orang perempuan. Dalam TT ada 3 perempuan dari 3 generasi dan dlm TH ini ada 3 remaja perempuan.

Membaca TH seperti melihat Anin dari sudut pandang yang berbeda. Mungkin karena ini buku teenlit, maka gaya bahasanya lebih ringan dan lebih mudah dimengerti.

TH bercerita ttg persahabatan 3 gadis remaja yang berbeda keyakinan di tanah Ambon Manise. Segala kepedihan dan kesengsaraan yang terjadi di sana akibat permusuhan yang berlatar belakang masalah agama (dhi. saya lebih yakin bahwa kerusuhan ini ditunggangi oleh kepentingan politik dari oknum2 yang telah buta hatinya)-- diceritakan Anin melalui kaca mata Ifa. Kendati peperangan yang terjadi dengan menumpahkan banyak darah ini berlatar agama, namun persahabatan ketiganya tidaklah pudar dan dalam kenyataannya sendiri, dalam perjalanan pengungsian, mereka yang berbeda agama tetap saling menyapa dan menghormati... jadi sebenarnya apa dan siapa di balik semua ini ?

Ifa akhirnya harus pergi meninggalkan tanah kelahirannya demi keselamatannya, terpaksa berpisah dengan Ayah dan Abang yang dikasihinya, dan dengan kedua sahabatnya, Soya dan Iza.

Ketika akhirnya perang di Ambon ini usai, ternyata tak cukup waktu bagi kita untuk menarik nafas lega karena peristiwa Poso segera menyusul, dimana Ifa terpaksa harus berpisah dengan seorang pria yang dicintainya.

Mengapa ini semua tak kunjung usai ?
Kenapa agama yang seharusnya menjadi pagar pembatas bagi umatnya agar tidak berbuat kedzaliman justru dijadikan alasan untuk saling membunuh ? Bukankah semua agama mengajarkan cinta kasih ? Bukankah tidak ada dalam kitab suci agama apapun yang mengajak umatnya untuk menghabisi umat yang beragama lain ? Situasi yang tidak pernah dapat dipahami oleh siapapun di dunia ini, tetapi anehnya masih saja ada pihak yang berusaha mengambil keuntungan dari peristiwa yang bagi banyak orang merupakan musibah besar.

Kutipan Puisi (hlm.137)

Air Mata

Di sini ada air mata
berlinang di wajah bocah kecil tanpa dosa
menetes di dada para Ibu yang kehilangan putra
tergenang di sudut mata para kekasih yang ditinggal merana
mengering di pipi para korban yang putus asa
Air mata derita,
kesedihan,
pengharapan,
permohonan.

Di sini ada air mata
di tengah senjata yang saling beradu
di tengah api yang berkobar membara
di tengah pekikan nyaring, "Serbu!!"
di tengah darah yang menetes di jalan
Air mata pembasuh luka,
penyejuk jiwa,
peredam amarah,
pengantar duka.

Tidak ada perang tanpa darah,
seperti tidak ada perang tanpa air mata.
Tidak ada perang tanpa pengorbanana,
seperti tidak ada perang tanpa kehilangan.

Jika darah mampu membuat parang dan pedang makin terasah,
dan senjata terus terisi peluru panas,
dan dendam membutakan mata,
semoga air mata bisa membuat parang dan pedang menjadi tumpul,
dan senjata menjadi tak lebih dari sekadar besi tua berkarat,
dan rasa kemanusiaan pun hapuskan dendam,
bangkitkan hati yang hampir mati,
sadarkan nurani akan pentingnya cinta kasih,
saling menghargai,
saling memaafkan,
saling mengasihi.

Karena perang tidak akan pernah berakhir
jika mata terus dibiarkan tertutup
dan hati dibiarkan membatu.


membaca buku ini membuat mataku pedih oleh air mata, namun kadang juga tersenyum geli dengan cara Ifa (atau Anin ?) yang remaja bertutur.

Tulisan2 Anin, yang bergaya remaja atau yang lebih serius selalu menarik dengan ide cerita yang jarang diangkat oleh penulis lainnya.

Well Anin, two thumbs up buat kamu. Bener2 Salut deh !

Keep writing ya...
3 likes · Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Tirai Hujan.
Sign In »

Comments (showing 1-20 of 20) (20 new)

dateDown arrow    newest »

message 1: by e.c.h.a (new)

e.c.h.a Wow another book by anin *mata berbinar* bun, beli-in dong akyu :)


Miss Kodok sip Cha... besok aku kesana lagi dech.


message 3: by Anindita (new)

Anindita  S. Thayf Makasih telah membeli buku saya yang lain:)
Kalau mau baca yang konyol dan bikin perut kaku, bisa baca novel saya : R n B: Love in The Jungle (Juara III Novel Konyol Gramedia Pustaka Utama). Sekalian promosi. Hehehe.

Salam,
Anindita


message 4: by e.c.h.a (new)

e.c.h.a Makacih Bun. Wuih br tau ada lomba novel konyol.


Miss Kodok @Anin: Salut banget buat kamu. Semua tulisan kamu mendapatkan juara. Jujur aja, aku skrg lagi hunting buku2 kamu nih... kalo bisa, inform untuk dapetinnya ya.

Aku pengen punya ini semua (sekalian info buat Echa):
1. Keajaiban untuk Ila (Juara 1 Sayembara menulis Novel Anak Islami 2005)
2. Dunia dalam Mata (Juara 2 Lomba Menulis esai)
3. Cinta Anjing
4. Selendang Warah (nominasi Krakatau Award 2005)
5. Bagian Yang Hilang
6. Jemputan sepeda Mama (Juara 1 Lomba Cerpen Anak Srikandi 2006).

Love in The Jungle-nya udah ada di Gramed belom??

@Echa: sama-sama Cha...




message 6: by Anindita (new)

Anindita  S. Thayf 1. Keajaiban untuk Ila saya kira sudah tdk ada di pasaran. Sudah lama soalnya. entah kalau di penerbit mizan.
2. Love in The Jungle sudah ada di Gramedia. Terbit tahun kemarin. Penulisnya pakai nama:Anindita
3. Akan terbin Love in B Minnor (Penerbit Gramedia, akan terbit tanggal 5 desember ini).
4. Dunia Pink-pink. Penerbit Puspa Suara. Entah masih ada di toko atau tidak.
5. Aku Enggak Mau Mati Jomblo.
dan beberapa buku anak-anak (seri memelihara binatang dan tumbuhan).

Selamat berburu ya:)


Miss Kodok Thanks buat info-nya ya.
Kabar2i donk kalau ke Jakarta.


indri Miss Ana.. aku udah ketemu dong sama Anin.. hehehe *pamer* dan dapat TtDnya di Tanah Tabu..


Miss Kodok @ Echa & Indri: Tirai Hujan-nya udah ada di aku nih. Golagong-nya Indri juga.

*ngiri abhis sama Indri. Jadi ga bisa bobok nih*


indri hiyaahh.. untung saya juga belom bobok. masih sketching blog. Makasih yaaa.. *cium kodok*


Miss Kodok Udah pada pulang dari karaokean ya ??
Aku baru pulang hbs nonton 2012.


message 12: by Wirotomo (new)

Wirotomo Nofamilyname kalo inget karaokeannya masih ketawa inget salah nada dan susahnya nyocokin nada waktu nyanyi kata "untuk setia" dan videoklip noraknya "Aku Cinta Dia". Kok ada videoklip kaya' gitu ya.


Miss Kodok serunya !!
Pengennya sih ikutan ngumpul tapi berhubung ngomong aja suaraku fals (apalagi nyanyi) jadi mending enggak aja dech.


message 14: by e.c.h.a (new)

e.c.h.a Bun, cuek aja. Gw yg gk kenal nada main hajar aja hahahaha


indri untung gw ga di sebelahnya echa jadi ga kena hajar..


Miss Kodok Aduh... buku ini khan isinya cerita ttg hajar-menghajar yg terjadi di Ambon, para pembaca jangan ikut2an baku hajar donk.... *sereeeemmm*

Tapi kalau memang mau juga, aku ikut nonton ah...

*gelar tiker sambil bawa gorengan*


Miss Kodok @ Echa & Indri: Bukunya mau di kirim kmn. Alamatnya di pm ya...


message 18: by e.c.h.a (new)

e.c.h.a *nyomot gorengan* aku pm y bun. Thanks


message 19: by A. Moses (new)

A. Moses Levitt merupakan suatu kebahagian bwt gw bisa berada di antara org2 yg suka buku dan membicarakannya dgn happy.


message 20: by Jimmy (new)

Jimmy Mengapa ini semua tak kunjung usai ?
Karena penonton masih suka ceritanya, Miss. *never ending sinetron kali* :P


back to top