Thony's Reviews > Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando
Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando
by Hendro Subroto
by Hendro Subroto
Buku ini mengisahkan perjalanan pengalaman Sintong Panjaitan dalam operasi-operasi tempur baik di dalam negeri maupun diluar nnegeri. Salah satu operasi membuat dunia kagum adalah Operasi pembebasan pesawat garuda Woyla yang dibajak dan penumpang disandera di Thailand. Operasi yang dipimpin oleh Sintong Panjaitan Berhasil melumpuhkan pembajak tanpa ada sabdera yang tewas.
Disamping itu banyak operasi didalam negeri yang melibatkan Sintong Panjaitan dan operasi tersebut berhasil seperti Perebutan RRI diJakarta dari PKI, Penumpasa pemberontal Kahar Muzakkar, Operasi penumpasan gerombolan Komunis di Kalimantan Barat, Operasi kemanusiaan di Lembah X dll.
Selain Operasi Tempur, dilakukan juga operasi teritorial dalam pemenangan Irian Pepera dan itu berhasil.
Buku ini juga mengisahkan perjalanan karir dari Sintong Panjaitan di militer sampai di menjabat Pangdam IX/Udayana. Dengan karir militer yang bagus seharusnya Sintong Panjaitan bisa menjadi Panglima ABRI saat itu jika tidak ada "kejadian" di Dili yang dikenal dengan Insiden 12 Nopember 1991.
Juga Sintong Panjaitan mengisahkan kejadian sebenarnya pada peristiwa Mei 1998.
Dalam epilognya, Sintong mengatakan "Tentara tidak boleh terjebak Nepotisme"
Disamping itu banyak operasi didalam negeri yang melibatkan Sintong Panjaitan dan operasi tersebut berhasil seperti Perebutan RRI diJakarta dari PKI, Penumpasa pemberontal Kahar Muzakkar, Operasi penumpasan gerombolan Komunis di Kalimantan Barat, Operasi kemanusiaan di Lembah X dll.
Selain Operasi Tempur, dilakukan juga operasi teritorial dalam pemenangan Irian Pepera dan itu berhasil.
Buku ini juga mengisahkan perjalanan karir dari Sintong Panjaitan di militer sampai di menjabat Pangdam IX/Udayana. Dengan karir militer yang bagus seharusnya Sintong Panjaitan bisa menjadi Panglima ABRI saat itu jika tidak ada "kejadian" di Dili yang dikenal dengan Insiden 12 Nopember 1991.
Juga Sintong Panjaitan mengisahkan kejadian sebenarnya pada peristiwa Mei 1998.
Dalam epilognya, Sintong mengatakan "Tentara tidak boleh terjebak Nepotisme"
Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Sintong Panjaitan.
sign in »
Comments (showing 1-3 of 3) (3 new)
date
newest »
newest »



"Pelajari sejarah Perjuanganmu dimasa lalu agar kamu tidak tergelincir dimasa depan."