DuniaFriskaIndah's Reviews > Tanah Tabu

Tanah Tabu by Anindita S. Thayf
Rate this book
Clear rating

by
2747453
's review
Oct 09, 09

bookshelves: beli-sendiri, jempol-abis, meng-inspirasi, recommended
Read in October, 2009

Udah baca bukunya dari minggu lalu. Tapi baru disajikan sekarang...
Gpp telat ya..dari pada tidak sama sekali.

Buku dengan cover seorang gadis kecil bertelanjang dada (eh salah) bertelanjang kaki matsudnya sambil tersenyum manis. Awalnya aku berpikir ini anak dari benua Afrika kali ya...eh salah ternyata produk lokal sendiri.

Tanah tabu mengisahkan Mabel seorang wanita yang hidup dengan pemikiran dan kemauan berbeda dengan masyarakat di sekitarnya.
Tatanan kehidupan masyarakat: yang hidup menyewa di tanah airnya sendiri (sedih bangat). Terpuruk dengan perilaku bahwa wanita adalah objek pendirita, Sedih dengan kebiasaan hidup para lelaki yang sangat suka dengan minuman, Bahagia dengan makan ubi-ubian saja, Menikah setelah mendapatkan haid pertama.

Dalam buku ini diceritakan Mabel adalah Nenek dari Leksi yang masa hidupnya penuh dengan cerita perjuangan atas dirinya, keluarganya, sampai ke perjuangan kepada tanah airnya. Menyuruh Leksi dengan keras untuk sekolah, walaupun Leksi belum paham mengapa dia harus sekolah, namun dia mau bersekolah untuk menyenangkan Nenek dan Mamanya.

Kisah hidup mabel juga diceritakan oleh Pengarang dengan meloncat-loncat (tapi tidak mengurangi kebagusan buku ini). Sisi pembicaranya juga melibatkan kwee dan pum yang menemani mereka sekeluarga. Sempat terkecoh karena penulis membuatnya dengan bahasa manusia, tapi maknanya dalam bangat sebagai teguran bahwa binatang saja dapat berpikir dengan cara manusia, tapi tidak dengan orang2 yang merusak Papua.

Ending ceritanya masih sangat gantung, Penasaran dengan nasib Mabel yang telah disiksa dan difitnah abis-abisan oleh orang yang tidak mengharapkan kehadirannya. Sedih bangat karena membayangkan seorang nenek tua harus menerima perlakuan seperti itu lagi.

Tapi setelah membaca buku ini, cakrawala saya tentang kehidupan lain di Papua terbuka. Dan menginginkan adanya lanjutan lagi dari buku ini.
2 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Tanah Tabu.
sign in »

Comments (showing 1-10)




dateUp_arrow    newest »

e.c.h.a ayo..analisis kembali..Kweenya siapa?


message 9: by DuniaFriskaIndah (last edited Oct 09, 2009 01:28AM) (new) - rated it 4 stars

DuniaFriskaIndah Kweenya seekor **** ya...

**baru buka diam2 soalnya nyuri waktu biar ga keliatan bos**


Jimmy Ah..Friska ngga asyikkkk, masa dikasih tahu... hahaha
Banyak orang lho yang ngeh, Phum dan Kwee berwujud apa..


DuniaFriskaIndah Kalo gt aku edit lagilah Bang..

Apa sieh yang ngak u/ Abang Jimmy...
wkwkwwk


Ok Bos...aq sensor...


Jimmy hahaha....padahal demi sekarung jambu ya... :P


miaaa *sambil ngunyah2 jambu aer*
udah nemu blum kwee itu sapa fris?


e.c.h.a Sudah tuh dia...

Ampe di edit jawabannya he9


DuniaFriskaIndah **membayangkan jambu air warna merah buanyak satu goni bah...(kalo dah makanan, keluar bataknya. enaknya lagi ada bumbu rujak, dimakan sore2 sama keponakan2 dan ga ketinggalan tetangga samping rumah diajak juga ah...MMMmmmm....**


miaaa oh iya ketinggalan nih fris *nyodorin daun2 obat pencegah diare kebanyakan makan jambu aer* obat ampuh warisan ompung di kampung hahahah


DuniaFriskaIndah hahaha...baik bgtlah Mb Mia ni...
Tak tunggu lemparan daun2 penawar penyakitnya...

Sekalian Mb Mia, yang makan khan banyak tuh, nah berarti kiriman daun2nya banyak juga...hehehe


back to top