Harun Harahap's Reviews > Annapurna: Kisah Dramatis Ekspedisi Wanita Pertama ke Himalaya

Annapurna by Arlene Blum
Rate this book
Clear rating

by
2109023
's review
Dec 28, 2009

really liked it
bookshelves: punya, non-fiksi, terjemahan
Read in July, 2009

Didalam buku ini Arlene menyatakan bukan kemuliaan yang mereka tuju dalam pendakian Annapurna tapi kesenangan. Menurut saya tidak perlulah sungkan untuk mengatakan bahwa tujuan mereka adalah menyampaikan kepada dunia bahwa hal sulit seperti mendaki puncak Annapurna tidak hanya bisa dilakukan oleh lelaki tapi juga perEMPUan.

Namun, terpikirkan oleh saya, jika mereka suka meninggalkan barang atau membuang sampah seperti tabung oksigen dan lain-lain pada sembarang tempat, maka di balik salju Annapurna tersebut sudah banyak sampah bertebaran dimana-mana yah. Mudah-mudahan dugaan saya salah.
1 like · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Annapurna.
Sign In »

Comments <span class="smallText"> (showing 1-11 of 11) </span> <span class="smallText">(11 new)</span>

dateDown arrow    newest »

message 1: by Roos (new)

Roos Banyak mah tukang nyampah...hehehehe.


Harun Harahap *annoyed*


message 3: by Roos (last edited Dec 29, 2009 12:04AM) (new)

Roos Serius Run...kita pernah bikin acara Mapala, dari sekolah dah bawa tong-tong dg diameter 1 meter, satu orang bawa satu tong buat naik gunung, intinya mah bersih-bersih gunung, tiap base camp kita taruhin tu tong-tong, biar gak pada nyampah.

Terus pernah juga, kita naik dan turun Gunung Lawu, berlomba-lomba bawa sampah terbanyak. Yang paling banyak yang dapat juara...gituuu...*bergaya ala Mas Tomo*...hehehe.




Harun Harahap annoyed nya bukan buat kak roos, tadi diantara komenmu dan komenku ada komen bang jimmy. wah di delete ma dia..

*kejar bang jimmy*


message 5: by Wirotomo (last edited Dec 29, 2009 12:18AM) (new)

Wirotomo Nofamilyname Kawan Roos,
dik Harun benar, commentnya dia adalah untuk membalas commentnya Bang Jimmy.
Gituuu.... *bergaya ala Mas Tomo* ... eh itu aku sendiri deng ya ... hehehe


message 6: by Roos (new)

Roos Jyaaaaaaaaahhh..mana aku tahu ada koment yg dihapus...Maafkan aku Dek Harun...sepertinya kejadian seperti ini sangat baik untuk diulang...hehehe.

*membayangkan Harun yg tersiksa*...hahaha.


message 7: by Roos (new)

Roos Doh...jadi penasaran...apa sih koment Jimmy, ampe Harun main peluk-pelukan gitu...hahaha.


Harun Harahap aduh iya aku takut bang jimmy tersinggung..huhuhuhuhu...


message 9: by Bunga Mawar (new)

Bunga Mawar udah... itu *annoyed*-nya hapus juga aja... *nyodorin penghapus karet putih-ijo dengan aksara V kepada Harun*

ntar penghapusnya balikin ya dek...


message 10: by Wirotomo (last edited Dec 29, 2009 02:25AM) (new)

Wirotomo Nofamilyname aduh Bu Vera, orang lagi panik kok digangguin sih dengan penghapus kaum jaduler. Aku dulu punya yang huruf T dan W... hahaha....

Mas Jimmy cepat dijawab dong, dik Harun jadi gundah gulana nih. :-)


message 11: by Jimmy (new)

Jimmy Waduh..maaf teman-teman, diriku lagi di kampung, akses internetnya super lelet di sini, jadi untuk sementara agak malas nge-GRI, nge-fesbuk, dll.

Jawabannya udah ada di profil adek pangeran :D


back to top