Nanny SA's Reviews > Gitanjali: Kidung Persembahan

Gitanjali by Rabindranath Tagore
Rate this book
Clear rating

by
1591889
's review
Jul 21, 09

bookshelves: poetry-literature, 2009
Read in July, 2009

Rabindranath Tagore menulis buku ini dengan sangat indah, sebagai sebuah karya sastra yang sangat puitis dengan imaginasi dan makna filosofis yang sangat dalam. Karya sastra yang berbentuk puisi /prosa lirycs ini terbagi dalam 4 bagian yaitu :
- Gitanjali ( Kidung Persembahan ); Pencarian dan pujian kepada yang Maha Pencipta
- Musim Panen; Sekuel lanjutan dari Gitanjali, keduanya merupakan syair2 liris yang ritmis mengisahkan tentang kedalaman makna-makna benda dan arti kehidupan
- Bulan Sabit; Kumpulan puisi tentang ank-anak dan dunia anak-anak.
- Burung-Burung Liar; merupakan rekaman-rekaman percikan pemikiran Rabindranath Tagore dalam bentuk aforisma dalam bentuk ungkapan-ungkapan pendek yang tajam.

Gitanjali :
- Aku merasa perjalanku telah berakhir pada batas kekuatanku yang penghabisan.
Jalan setapak dihadapanku telah tertutup, perbekalanku telah habis dan sudah saatnya berlindung di balik kegelapan yang sunyi.
Tetapi kudapati bahwa kehendakmu tak kenal berakhir untukku. Dan ketika kata-kata lama hilang lenyap dari lidahku, melodi-melodi baru tiba-tiba bersorak dalam hatiku; dan ketika jeja-jejak lama terhapus, negeri baru disingkapkan bersama keajaiban-keajaibannya.-

Musim Panen :
- Izinkan aku untuk tidak berdoa agar dilindungi dari marabahaya,
melainkan untuk tidak takut menghadapinya.
Izinkan aku untuk tidak memohon agar disembuhkan dari kepedihan, melainkan agar hatiku mampu mengatasinya.
Biarlah aku tidak mencari sekutu di medan tempur kehidupan, tetapi hanya mengandalkan kekuatanku sendiri.
Biarlah aku tidak memohon dalam ketakutan yang gelisah agar diselamatkan, tetapi berharap memiliki kesabaran untuk memenangkan kebebasanku.
Pastikan bahwa aku tidak akan menjadi pengecut, yang menerima belas-kasihanmu dalam kesuksesanku; dan biarlah aku merasakan genggaman erat tanganmu dalam kegagalanku. -


Lewat untaian kata-kata yang indah dari Tagore, benda-benda 'biasa' yang tiap hari kita jumpai hadir bukan hanya dengan keindahan yang menawan, tetapi juga bermakna dalam.



















































































































1 like · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Gitanjali.
sign in »

Reading Progress

07/14/2009 page 25
9.47% "bahasanya indah bangett"
07/15/2009 page 72
27.27% "Segenggam debu dapat menyembunyikan isyaratmu kala aku tak mengerti artinya..."
07/17/2009 page 264
100.0% "finished -review menyusul :)"
show 1 hidden update…

Comments (showing 1-6)




dateUp_arrow    newest »

message 6: by Idle Hippo (new)

Idle Hippo meunang timana buku ieu?


Nanny SA nimu harta karun di rumah sendiri, lg nyari buku laen ketemu yang ini :)


message 4: by Andri (new)

Andri lamun ti baheula atuh kang..
emut bae ka engkang..

-andri-


message 3: by Idle Hippo (last edited Jul 14, 2009 10:58AM) (new)

Idle Hippo sugan teh ti toko buku manaaaa kitu, rek diteangan tadina mah :D

Nanny wrote: "nimu harta karun di rumah sendiri, lg nyari buku laen ketemu yang ini :)"





message 2: by Idle Hippo (new)

Idle Hippo cageur ndri?

Andri wrote: "lamun ti baheula atuh kang..
emut bae ka engkang..

-andri-"





Nanny SA Erie wrote: "sugan teh ti toko buku manaaaa kitu, rek diteangan tadina mah "

Cenah mah ti Gramedia, tapi thn pembeliannya thn 2000, harganya (spt yg tertulis) 15 000 :),

Andri keur ngalindur meureun :)




back to top