Robert's Reviews > Chariots of the Gods

Chariots of the Gods by Erich von Däniken
Rate this book
Clear rating

by
2464013
's review
Jul 12, 09

bookshelves: non-fiction

Saya membaca buku ini saat kelas 1 SMA dari edisi terjemahan bahasa Indonesianya yang desain sampulnya saja sudah terlihat kuno, maklum saja terbitan tahun 1970-an. Jujur, waktu itu saya benar-benar terkesima oleh teori-teori dan hipotesis di dalam buku ini.

Erich von Daniken dijuluki sebagai "pseudo-archeolog" oleh banyak kalangan karena meski ia sering melakukan riset lapangan seperti arkeolog pada umumnya, semua data-data itu hanya digunakan untuk menunjang teorinya yang nyentrik mengenai sejarah peradaban manusia. Jelas ini membuat ia dicemooh kalangan seprofesinya.

Ia berteori bahwa dulu sekali ketika manusia masih primitif, nenek moyang kita menerima sebuah kunjungan dari mahluk luar angkasa. Manusia menganggap para astronot asing ini sebagai para dewa yang berasal dari bintang-bintang. Para astronot ini mungkin mengajari sedikit teknologi pada manusia, dan mungkin ada beberapa yang tinggal dan mengawini perempuan, sehingga kelak melahirkan lompatan evolusi manusia yang lebih cerdas, Homo sapiens. Setelah tinggal lama, akhirnya para astronot asing ini kembali ke planet mereka dan berjanji kelak akan datang kembali. Akhirnya kisah ini diabadikan ke dalam cerita-cerita legenda kuno di seluruh dunia mengenai kedatangan dewa dari bintang-bintang dan janji akan kedatangan kembali.

Erich von Daniken tidak asal berteori. Ia telah melakukan riset lapangan bertahun-tahun di situs-situs arkeologi kuno, salah satunya yang terkenal adalah Garis Nazca di Peru. Erich melihat, garis-garis geometris yang bersilangan dan juga ada yang membentuk berbagai objek itu, nyaris tidak ada gunanya kecuali untuk dilihat dari atas. Dan siapakah yang punya teknologi untuk terbang pada zaman itu? Begitu pula dengan peta kuno Piri Reis di Mesir (1513) yang menggambar peta bagian barat Afrika dan bagian timur Amerika Selatan dengan sangat akurat. Dari mana ia bisa membuat peta seperti itu kecuali ia bisa terbang? Kemudian Erich juga menemukan berbagai relief kuno yang memperlihatkan seseorang dengan penampilan seperti astronot dan sebuah roket dengan gas buang api di bawahnya. Ada pula sebuah tiang besi kuno di India yang sampai sekarang tidak pernah berkarat selama seribu tahun dan sederet patung-patung di Pulau Paskah (Easter Island) yang misterius. Bahkan konon teknologi modern pun masih belum bisa membangun Piramida seperti di Mesir.

Karena saat itu saya masih muda dan juga merupakan penggemar cerita-cerita UFO, maka saya merasa tercerahkan sekali dengan buku ini. Namun seiring berjalannya waktu, saat ini saya merasa antusiasme saya agak memudar sebab spekulasi-spekulasi Erich di atas belum terbukti dan masih bisa didebatkan sebagai sesuatu yang subjektif, meski harus diakui ada kabut kemisteriusan yang masih menutupi sejarah peradaban masa lalu nenek moyang kita.

Sekilas seperti: pelajaran sejarah yang ditulis kembali oleh Dan Brown dan Steven Spielberg.
1 like · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Chariots of the Gods.
sign in »

Comments (showing 1-3)




dateUp_arrow    newest »

Ruly Irawan yuhu.... punya bukunya gak ? saya mau dong, soalnya saya belum mebaca buku tsb, tapi saya lihat refrensinya sangat menarik perhatian saya. btw ada terjemahan bahasa indonesianya ya ? saya mau dong, atau bisa refrensikan saya beli dimana ? karena saya baru melihat refrensi bukunya malam ini, mungkin bsk saya akan mencoba mencari ke perpustakaan atau toko2 buku. kalau memamng ada saya mau beli buku tsb. thanks ya.

contact ruly_7r@yahoo.com


Ruly Irawan yuhu.... punya bukunya gak ? saya mau dong, soalnya saya belum mebaca buku tsb, tapi saya lihat refrensinya sangat menarik perhatian saya. btw ada terjemahan bahasa indonesianya ya ? saya mau dong, atau bisa refrensikan saya beli dimana ? karena saya baru melihat refrensi bukunya malam ini, mungkin bsk saya akan mencoba mencari ke perpustakaan atau toko2 buku. kalau memamng ada saya mau beli buku tsb. thanks ya.

contact ruly_7r@yahoo.com


Ruly Irawan yuhu.... punya bukunya gak ? saya mau dong, soalnya saya belum mebaca buku tsb, tapi saya lihat refrensinya sangat menarik perhatian saya. btw ada terjemahan bahasa indonesianya ya ? saya mau dong, atau bisa refrensikan saya beli dimana ? karena saya baru melihat refrensi bukunya malam ini, mungkin bsk saya akan mencoba mencari ke perpustakaan atau toko2 buku. kalau memamng ada saya mau beli buku tsb. thanks ya.

contact ruly_7r@yahoo.com


back to top