Elketw's Reviews > The Magicians' Guild

The Magicians' Guild by Trudi Canavan
Rate this book
Clear rating

by
U_50x66
's review
Apr 13, 09

Read in December, 2008

Category: Books
Genre: Science Fiction & Fantasy
Author: Trudi Cavanan

Magician Guild merupakan novel fantasi pertama yang ditulis oleh seorang penulis Australia Trudi Cavanan. Buku ini merupakan trilogy pertama dari tiga buku yang menyusul kemudian dengan judul The Novice dan The High Lord.
Buku ini menceritakan mengenai seorang gadis yang bernama Sonea seorang masayarakat kelas bawah yang bertempat tinggal di negara bernama Kyralia.

Pada setiap musim dingin di kota Imardin ibukota dari Kyralia dilakukan penyisiran kota yang dipenuhi dengan gelandangan dan masyarakat kelas rendah dari tiap pelosok kota. Penyisiran kota ini dilaksanakan oleh para penyihir yang dibenci oleh kaum gelandangan karena mereka menganggap kaum penyihir merupakan kalangan yang semena-mena terhadap hidup mereka cenderung seenaknya dalam memperlakukan hak mereka. Maka bukan hal yang baru bila saat penyisiran ini terjadi pemberontakan dari kaum muda para rakyat kecil ini. Gerombolan kecil ini menyerang kaum penyihir yg bertugas dengan cara melempari mereka dengan batu salah seorang yg ikut dalam kelompok ini adalah Sonea dan sahabatnya Cherry.

Namun karena sudah mengantisipasi akan adanya pemberontakan maka kaum penyihir telah menggunakan perisai sihir yang dapat melindungi mereka dari pelemparan batu yang dilakukan oleh masyarakat. Namun pada saat Sonea melakukan pelemparan serta merta batu tersebut dapat menembus pertahanan sihir yg telah dibuat dan mengenai salah satu penyihir yang bertugas.
Hal ini sangat mengejutkan karena sebelumnya belum pernah ada yang berhasil menembus pertahanan tersebut. Maka satu-satunya alasan yang masuk akal adalah Sonea dapat menggunakan sihir.

Maka dimulailah pencarian Sonea ke seluruh pelosok kota. Kaum penyihir beniat merekrut Sonea kedalam klan mereka. Sebelumnya belum ada penyihir yang lahir diluar lingkungan wisma penyihir sehingga Sonea harus di bawa ke dalam persekutuan agar Ia dapat diajarkan bagaimana cara mengendalikan kekuatannya. Karena bila tidak kekuatannya tidak dapat terkontrol sehingga dapat membawa bencana kepada orang-orang disekelilingnya dan bahkan dirinya sendiri.Namun Sonea yang terlanjur ketakutan dan membenci kaum penyihir berusaha melarikan diri dari kejaran.

Dibantu oleh sahabatnya Cherry, Sonea berhasil beberapa kali meloloskan diri dari pencarian. Saat akhirnya ia berhasil ditemukan Sonea kemudian dibawa ke wisma tempat tinggal para penyihir.

Penyihir pertama yang ditemui oleh Sonea adalah Pria bernama Lord Rothen yang kemudian menjadi tutor pribadi Sonea. Saat pertama menjumpai Lord Rothen, yang Sonea rasakan tidak lebih dari rasa benci dan amarah. Namun berkat kesabaran dan ketulusan Rothen, Sonea akhirnya memberikan kepercayaanya kepada Rothen.

Disaat yang sama seorang penyihir lain berusaha mengklaim hak pembimbingan Sonea. Sehingga keputusan siapa yang berhak menjadi tutor Sonea akan diputuskan melalui sidang dan melalui pemungutan suara oleh seluruh dewan. Hal ini sebenarnya mudah saja diputuskan oleh Sonea dengan memilih siapa tutor yang Ia inginkan namun di lain pihak Fergun memaksa Sonea agar hak tersebut jatuh ketangannya. Saat Sonea menolak, Fergun mengancam akan menyiksa sahabatnya – Cherry yang saat itu disekap di ruang rahasia.

Bagaimana akhir kisah dari buku kesatu ini mungkin lebih seru bila dinikmati sendiri.

Awal membaca buku ini saya terus terang merasa sangat bosan dengan alur yg bergerak lambat. Sehingga membutuhkan usaha ekstra saat saya akhirnya memaksa meneruskan membaca buku ini. Beruntung saya ikutan milis Bukukita yang ternyata disana banyak yg protes sekaligus nanyain kapan The High Lord ( buku 3 ) diterbitkan oleh Mizan. Ada pembaca yang bahkan puasa baca buku apapun dan memilih nunggu The high Lord diterbitkan. Heh … !! Hebat euy …

Melihat tanggapan ini sayapun akhirnya mencoba meneruskan membaca buku ini. Awal buku seperti yg saya bilang cukup membosankan namun mengarah ke pertengahan buku dan akhir buku tidak disangka-sangka buku ini ternyata cukup menarik perhatian saya. Semakin kebelakang ceritanya semakin seru dan semakin banyak misteri-misteri baru. Pada lembar terakhir buku saya bisa memahami mengapa buku ini akhirnya dipilih menjadi Nominasi Aurealis Award Shortlist for Best Fantasy Novel. Cause its Worth it …

Saat ini lagi ngelahap buku 2 nya yang berjudul The Novice. Dan seperti yang saya harapkan ceritanya bergulir asik dan seru.


1 like · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read The Magicians' Guild.
sign in »

No comments have been added yet.