Dini's Reviews > Mata Golem
Mata Golem (The Bartimaeus Trilogy, Buku Kedua)
by Jonathan Stroud, Poppy D. Chusfani (Goodreads Author)
by Jonathan Stroud, Poppy D. Chusfani (Goodreads Author)
Dini's review
bookshelves: fiction, translation
Oct 04, 09
bookshelves: fiction, translation
Recommended to Dini by:
miaaa
Read in October, 2009
Petualangan jin berlidah tajam Bartimaeus dan majikan mudanya Nathaniel berlanjut di buku ini. Selain bertutur lewat sudut pandang kedua tokoh tersebut seperti di buku pertamanya, sekuel ini mengikutsertakan sudut pandang Kitty, anggota kelompok Resistance yang berseberangan dengan pemerintahan penyihir. Sekali lagi saya kagum akan konsep dunia yang dibuat Stroud. Para penyihir yang berkuasa tidak punya kekuatan sendiri dan hanya mengandalkan demon sebagai alat -- mereka bahkan tidak bisa melihat makhluk halus tanpa bantuan lensa kontak khusus. Sedangkan beberapa di antara commoner (non-penyihir) justru memiliki kekuatan tertentu, seperti melihat demon atau benda sihir, atau kekebalan dari serangan sihir. Paradoks yang sungguh cerdas.
Buku ini masih seseru dan selucu prekuelnya, tapi seringkali saya berusaha membaca lebih cepat bab-bab yang menggunakan sudut pandang Kitty karena saya lebih ingin mengetahui apa yang terjadi pada Bartimaeus dan Nathaniel. Tapi ada satu bagian yang cukup membuat merinding yaitu saat Kitty dan rekan-rekannya dari kelompok Resistance merampok makam dan menemukan 'sesuatu' di bawah sana. Atau mungkin itu pengaruh membaca buku ini sampai pukul satu dini hari? Menurut Bartimaeus, jam-jam tengah malam adalah waktu di mana ketujuh plane (tingkat keberadaan) berada paling dekat satu sama lain, memungkinkan orang melihat hal-hal yang biasanya tak dapat dilihatnya......
Buku ini masih seseru dan selucu prekuelnya, tapi seringkali saya berusaha membaca lebih cepat bab-bab yang menggunakan sudut pandang Kitty karena saya lebih ingin mengetahui apa yang terjadi pada Bartimaeus dan Nathaniel. Tapi ada satu bagian yang cukup membuat merinding yaitu saat Kitty dan rekan-rekannya dari kelompok Resistance merampok makam dan menemukan 'sesuatu' di bawah sana. Atau mungkin itu pengaruh membaca buku ini sampai pukul satu dini hari? Menurut Bartimaeus, jam-jam tengah malam adalah waktu di mana ketujuh plane (tingkat keberadaan) berada paling dekat satu sama lain, memungkinkan orang melihat hal-hal yang biasanya tak dapat dilihatnya......
Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Mata Golem.
sign in »
Reading Progress
| 09/28/2009 | page 254 |
|
40.71% | "Kok males ya baca bagiannya Kitty? I want more Barty!" 4 comments |
Comments (showing 1-3 of 3) (3 new)
date
newest »
newest »
Oh, that's true - the robbing of the grave is just... scary. You can find a true nightmare like that one also in Silver on the Tree.



