<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<GoodreadsResponse>
	<Request>
		<authentication>false</authentication>
		    <method><![CDATA[]]></method>
	</Request>
	<review id="45111302">
    <user id="378076">
    <name><![CDATA[Ancilla]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, Indonesia]]></location>        
    <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/378076-ancilla]]></url>
    <image><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1239603528p3/378076.jpg]]></image>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">1670518</id>
  <isbn>9799731212</isbn>
  <isbn13 nil="true"></isbn13>
  <ratings_count type="integer">200</ratings_count>
  <text_reviews_count type="integer">21</text_reviews_count>
  <title>Bukan Pasar Malam</title>
  <average_rating></average_rating>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1186622179m/1670518.jpg</image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/1670518.Bukan_Pasar_Malam</link>
<author>
  <id type="integer">101823</id>
  <name>Pramoedya Ananta Toer</name>
  <ratings_count type="integer">8586</ratings_count>
  <text_reviews_count type="integer">1040</text_reviews_count>
</author>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Mon Feb 02 00:00:00 -0800 2009</read_at>
  <date_added>Sun Feb 01 21:58:56 -0800 2009</date_added>
  <date_updated>Mon Feb 02 00:57:09 -0800 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Sangat mudah untuk memahami konflik yang dialami oleh karakter-karakter utama dalam buku ini, sang Ayah dan Aku.<br/><br/>Relasi antara orang tua dan anak memang selalu menjadi topik yang menarik untuk diceritakan. Konflik yang terjadi diantaranya seringkali terjadi tanpa maksud menyakiti pihak lainnya, namun yang terjadi sebaliknya. Alhasil banyak sekali tindakan-tindakan yang dilakukan untuk &quot;menebus dosa&quot;. <br/><br/>Seperti halnya, ketika sang Ayah yang sedang di ujung hidupnya secara terus menerus meminta es yang sebenarnya dilarang secara medis, sang anak akan terus mengupayakannya. Atau ketika sang Ayah yang merelakan anak sulungnya untuk kembali bekerja yang berarti meninggalkannya lagi.<br/><br/>Bagaimana manusia ini hidup dipenuhi dengan berbagai konflik peran. Sang Aku di buku ini harus menjadi seorang anak, kakak, keponakan, suami sekaligus pekerja yang baik.<br/><br/>Bagaimana hidup manusia ini seakan hanya terdiri dari rentetan ketidakpuasan. Sehingga, untuk menjadi manusia yang bahagia, kita harus menerima ketidakpuasan tersebut dan bukan menggumulkannya sebagai kisah tanpa ujung.<br/><br/>Dan bahwa teman atau lawan tidaklah mudah didefinisikan. Sang Ayah bekerja dengan Belanda namun sekaligus menjadi pimpinan gerilya. Sang tetangga yang meminta dan menerima bantuan, namun sekaligus menginginkan kejatuhan sang penolong. Sang idealis yang menjadi kapitalis karena tergiur kekuasaan...<br/><br/>Lantas, kehidupan dan kematian yang sebenarnya hanyalah siklus alami yang harus dialami setiap manusia. Lahir sendiri dan meninggal sendiri. Abu menjadi Abu.]]></body>
    <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/45111302]]></url>
</review>

</GoodreadsResponse>