<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<GoodreadsResponse>
	<Request>
		<authentication>false</authentication>
		    <method><![CDATA[]]></method>
	</Request>
	<review id="44484818">
    <user id="378076">
    <name><![CDATA[Ancilla]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, Indonesia]]></location>        
    <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/378076-ancilla]]></url>
    <image><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1239603528p3/378076.jpg]]></image>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5468617</id>
  <isbn>9792240748</isbn>
  <isbn13>9789792240740</isbn13>
  <ratings_count type="integer">19</ratings_count>
  <text_reviews_count type="integer">6</text_reviews_count>
  <title>3 Cinta 1 Pria</title>
  <average_rating></average_rating>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1225790922m/5468617.jpg</image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5468617.3_Cinta_1_Pria</link>
<author>
  <id type="integer">495195</id>
  <name>Arswendo Atmowiloto</name>
  <ratings_count type="integer">809</ratings_count>
  <text_reviews_count type="integer">162</text_reviews_count>
</author>
</book>

    <rating>2</rating>
  <votes>1</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Thu Jan 01 00:00:00 -0800 2009</read_at>
  <date_added>Mon Jan 26 22:53:16 -0800 2009</date_added>
  <date_updated>Mon Jan 26 23:07:57 -0800 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Kisah ini menceritakan &quot;poligami&quot; tak terduga yang dialami oleh seorang seniman bernama Bong. Bong memiliki jalan hidup untuk &quot;terjerat&quot; dalam lingkaran cinta dengan Keka, sebuah nama yang dimiliki oleh tiga generasi.<br/><br/>Saya menduga karakteristik dari <a href="http://www.goodreads.com/author/show/495195.Arswendo_Atmowiloto" title="Arswendo Atmowiloto">Arswendo Atmowiloto</a> adalah memilih kata-kata yang mudah dipahami, dengan alur yang mudah diikuti. Sangat mudah bagi saya untuk memulai membaca dan segera tenggelam dalam alur cerita. Mudah untuk memahami pola pikir dari masing-masing karakter yang ada. Tidak sulit untuk terus membaca tanpa henti.<br/><br/>Kata-kata yang digunakan dapat dikatakan vulgar bagi para pembaca yang memiliki pola pikir tata bahasa Indonesia yang sopan. Bagi saya, pilihan kata yang digunakan sudah tepat. Menggunakan kata &quot;tetek&quot; dalam pembicaraan antara Keka (Keka - Mama Tua dan Keka Siang) dan Bong. Sementara menggunakan kata &quot;payudara&quot; ketika penulis menjadi narator cerita. Sangat kaku bila pembicaraan antara karakter terus menerus menggunakan &quot;payudara&quot; dan sangat tidak tepat untuk seorang seniman menggunakan kata-kata yang kaku, terutama bagi seniman nyentrik seperti Bong.<br/><br/>Dua hal yang membuat saya tidak bisa memberikan <em>rate</em> lebih tinggi. Saya merasa alur cerita terlalu singkat ketika di akhir. Mungkin dikarenakan Keka Siang memang sudah akan berulang-tahun, atau Keka - Mama Tua yang sudah semakin &quot;dekat&quot; waktunya. <br/><br/>Dan terakhir, hanya alasan personal saja. Saya belum mampu memahami bagaimana mungkin seorang lelaki dapat dicintai oleh tiga generasi sekaligus. Walau saya semakin menyadari, bahwa <strong>cinta itu memang tidak logis</strong>.]]></body>
    <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/44484818]]></url>
</review>

</GoodreadsResponse>