nanto's Reviews > Ronggeng Dukuh Paruk

Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Rate this book
Clear rating

by
153882
's review
Jan 31, 2009

it was amazing
bookshelves: nant-s-book, novel
Read in January, 2009

Penulis adalah pelukis dengan mata penanya. Demikian kalimat yang saya temukan di sebuah buku tentang menulis. Kalimat yang sangat tepat ditujukan kepada Pak Toh dengan buah karyanya yang penting ini. (intro yang sempat kepikiran tapi lupa ditulis)

Finish, 31 Jan 2009
Buku ini tamat dengan segenap perasaan. Deskripsinya yang detil. Tokoh yang matang dibangun. Latar sosiologisnya, keterpencilan Dukuh Paruk adalah jagat kecil di mata semesta lain bernama Dawuan dan dunia luar. Eksotika konstruk dunia kecil itu demikian jelas dalam deskripsi novel ini. Eksotika yang guncang ketiga Tregedi 1965 merobeknya.

Jagat Ronggeng: Jagat perempuan dalam semesta hubungan lelaki dan perempuan. Srintil-Rasus menjadi wayang yang geraknya sempurna dalam latar demikian. Gambarannya menggugah kesadaran akan banyak hal yang tak kasat jika terlampau cepat menghakimi. Dibangun atas dasar sudut pandang Srintil, ronggeng adalah dunia yang ada karena sebuah alasan. Bukan mengambaikkan sisi normatif, tapi eksotika hubungan lelaki-perempuan membuka ruang penafsiran budaya yang memunculkan "ronggeng".

Satu catatan kecil lain yang tidak bisa diabaikan: hubungan priyayi-kawulo dalam sketsa Dukuh Paruk - Pemerintah adalah sebuah sketsa sosiologis dunia jawa yang menempatkan nuansa lain. Pijar hubungan yang berbeda digarap oleh beberapa novel lain. Dalam Para Priyayi, sudut pandang perubahan hubungan priyayi-kawulo dunia Jawa pasca-kolonial dibangun dari sudut pandang priyayi baru pasca-kemerdekaan. Dalam Ronggeng Dukuh Paruk, hubungan itu dilihat dari sudut pandang kawula yang pada kesehariannya jauh dari sentuhan amongan priyayi. Dukuh Paruk adalah sebuah desa ketika negara tak ada bayangannya. Priyayi sebagai representasi negara dalam dunia kawula Dukuh Paruk adalah representasi negara yang jauh dari keseharian mereka yang melarat. Bahkan ketika Dukuh Paruk geger dan diadu domba, amongan yang didapat pun tidak kunjung tiba. Ujungnya Ronggeng Dukuh Paruk ikut dalam gelombang amok yang dikembangkan demi kepentingan partai yang gemar mengatas namakan rakyat (kawula). Representasi priyayi (aparat negara) pasca-65 bagi Dukuh Paruk lebih menyeramkan lagi. Derap kedatangan mereka kerap disandingkan bayangan penangkapan.

Ah...negara yang tak pernah memberi bagi Dukuh Paruk, ketika hadirpun hanya ketakutan yang dibawanya.

Itu dulu kali yah. Mau lebih panjang tapi bingung menentukan sudut pandang. Alih-alih panjang, yang ada meracau tanpa simpul yang jelas. Masih terpukau pada keutuhan novel ini soalnya. :D

26 Jan 09
Lama-lama buku ini menjadi seperti itu lendir yang meluntjur djikalau otak kita sangat entjer. Keentjeran jang tak ada hubungannja dengan ketjerdasan tetapi karena sedang didera demam perubahan tjuatja. Naik-turun rak to read-currently reading. Bila buku ini ibu-ibu hamil, bentjana besar buat si djabang baji. Tapi biarlah. Naiklah lagi.

Entah djadi apa kepala saija. Berisikan nasionalisme jawa, ronggeng, dongeng, kehumasan, dan epos ramajana jang diboboti pesan jang tak ringan dari romo sindhu. Dalam waktu bersamaan. Duh, duh, mugo-mugo odjo mbludrek sirah mu to!

22 Jan 09
Diturunkan ke rak to read bukan karena menunggu rekan durjanawati mendapatkan buku ini. Tapi karena ketularan interestnya Ratna :D

***

Saya mengusulkan buku ini jadi bacaan wajib bagi trio durjana sekalian. karena kita nampaknya tidak pernah menyentuh buku yang tenar ini.

hehehe

Mari malu bersama....:D

Meski belum membaca, saya akan membaca reviewnya semua di gudris. Meski belum membacanya, saya sudah membaca ulasannya di banyak media dan majalah sastra. Meski belum membacanya, saya pernah melintasi gambaran kesenian serupa di daerah saya: cokek.

tetapi tetap saja saya belum membacanya...

mari malu bersama...

Jadi mari membelinya, karena berulang buku hadir di depan mata dengan harga berulang kali didiskon dan tidak didiskon. Menimbangnya di tangan, membacanya ringkasan di sampul belakangnya, saya belum tergerak membelinya.

Kini....

seorang rekan durjanawanwati telah berani menaikan buku ini di rak to readnya. Saya akan mengekornya. Membacanya dengan semangat kedurjanaan. Membacanya didepan sebuah konser cokek kali ya.....

konsen apa enggak ayo...?

yang terakhir gak janji ah.

Dengan semangat kedurjanaan, kami angkat buku ini ke rak to read.

durjana, durjana, durjana, HUH!

Nant'S- Durjanawan Pemilik Buku Ronggeng Dukuh Paruk yang belum pernah liat cokek apalagi ronggeng.

*update selasa 20 Jan 09*

Kalimatnya ringkas namun jelas menggambarkan Dukuh Paruk. Kalimat ringkas SPOK, bahkan tak jarang hanya SP saja. Namun daya gugahnya tetap luar biasa. Saya tetap bisa merasakan suasana di mana Srintil menari. Sayup daun pohon bambu, teduh tempat srintil menari dan mengupahi ketiga nayaganya dengan kecupan manis, pematang yang lapang yang memencilkan dukuh itu dari pedukuhan lainnya.

Kalimatnya merupakan pendorong kuat untuk terus membaca buku ini. Ingin cepat sampai ke halaman yang pernah disensor. Halaman yang menjadi tabu di rejim lalu. Seperti apa tabu itu?
6 likes · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Ronggeng Dukuh Paruk.
Sign In »

Reading Progress

01/28/2009 page 111
27.96% "brenti di halaman cantik. teuteup! buku pertama: psikologi rasus dan odipoesnya sangat menarik. pasti topik rasus dan odipoesnya sudah berka" 1 comment

Comments (showing 38-87)





message 87: by Mel (last edited Jan 11, 2009 10:00AM) (new) - rated it 4 stars

Mel iya neh. saya sudah di'ingatkan' berkali2 buat baca buku ini. tapi kok ya belum2 juga..
ah. aku maluu... aku maluuu.. aku maluu...
*lebay



Ariyati Lestari ada durjanawan / durjanawati..? weleh ;p

yukk baca bareng..;)


nanto waks kayaknya rame neh untuk buku ronggeng ini.

tarrriiiiiiiiiiiik mang..!


Lutfi Retno Bacalah, bagus kuk. Aku suka cara si Ahmad Tohari nggambarin latar jawanya. Tapi ceritanya tragis dan buku kedua ma ketiganya nggak terlalu bagus. Dulu pas Lutfi baca sempat kesel. Kenapa sih kok Ahmad Tohari tega banget. Kok nggak dibikin ending yang Happily Ever After....


message 83: by ice (new) - rated it 4 stars

ice nanto rame aja. Sudah baca sana!


message 82: by rati (new) - rated it 4 stars

rati Buku ini memang bagus, ngga akan rugi mbacanya. Saya baca buku ini udah lama sekali, kalo ngga salah dulu pernah jadi cerber di Kompas ya?


Ariyati Lestari Lutfiiii ... jangan di ceritain endingnyaa... ;p
(blum kelaaarrr nih bacanya he..he..)

jadi jenganten nasibnya gak apik tho? whoaaa...:0





Lutfi Retno Ok deh, nggak cerita.
Siap2 nangis2 bombay deh. Pernah nonton City of Angel ga? Tragisnya setipe.


nanto hehe kan tukang kompor nomer wahid kudu harus selalu wajib ramai...

*ngacir ke gramed beli*


message 78: by Mel (new) - rated it 4 stars

Mel lol. tetep dikasitau tipe tragisnya yak.
intinya seh para pelakon gak jadian neh artinya. hayah.


message 77: by ice (new) - rated it 4 stars

ice iya, aku salut dengan keramaianmu. hihi




message 76: by ice (new) - rated it 4 stars

ice aku cari anak bajang menggiring angin kok dah ga ada ya di toko buku?


nanto cari di mana? kemaren di lippo karawaci cepet banget abisnya.


message 74: by Ariyati (last edited Jan 13, 2009 09:34AM) (new) - rated it 4 stars

Ariyati Lestari mas nanto kalo besok ke toko buku liat itu buku anak bajang .. nitip donk.. aku jg belum beli. kemarin itu baca punya amang.. sampe lepas2 lembar2nya..

btw, tau artinya anak bajang?
aku pikir anak bajang tuh .. = anak monyet..
eh kedengaran nyokap..langsung diralat..
sak jane opo tho?


nanto kalo blog ini bilangnya:

Arti bajang di kamus besar ternyata adalah hantu berkuku panjang yang konon suka mengganggu anak-anak dan perempuan hamil.

iya nanti kalo ada di lippo ato pas main ke toko buku tak beliin.


Hippo dari Hongkong hadir di komen 16

wahai durjanawan dan durjanawati, jadi kapan neh mukul gong buat baca bareng nya?

erie
durjanawanwati yang dah megang bukunya

boahahaha
*jumawa gak jelas sambil ketawa durjana*


nanto minggu depan boleh lah! gue beli dulu yah! kekeke ato minjem lah...

diiringi sambasunda keren kali yah, lagu jaipong minimal!


Hippo dari Hongkong gue sih niatnya diiringi lagu kembang tanjung yang gak nyampe-nyampe itu

hihihihi
kitiwi dirjini


nanto kalo lagu yang itu, kayaknya gue nyerah juga deh!

hohohoho
ketawa durjono


Hippo dari Hongkong dah ampir sepuluh kali ngirim gagal mulu sih

huhuhu
kutuwu durjunu


nanto ho'oh sampe bosen gue liat meler-demon kirim reply ke inbox

hehehe
ketewe derjene


message 66: by Hippo dari Hongkong (last edited Jan 13, 2009 02:21PM) (new) - rated it 5 stars

Hippo dari Hongkong mangkanya nyerah aja deh

heuheuheu
keteuweu deurjeuneu


message 65: by Mel (new) - rated it 4 stars

Mel lagu apaan seh.
*kagak cekakak darjana.


nanto itu lagu "kembang tanjung" versi asli mang kok ato versi degungan yang gue kirim berkali-kali dan batal mulu. entah ke rekan durjanawanwati atau ke naga


nanto kalo kata kamus indonesia sansekerta,

Bajang: kerdil, kecil; bajang kèrèk : jenis belalang kecil; bajang ratu : gapura belah dua

NB: kalo mau donlod sile di klik link di atas yah


Ariyati Lestari he..he..nyokap meleset juga ternyata.. dia bilang anak runtuh, alias hantu anak2 yg gugur dari rahim..
hiyyy.. apa terus kukunya jadi panjang ya... serem..

sok atuh dikumandangken uyon-uyon kembangan.. eh kembang tanjung.. ;)



nanto kembang tanjungnya hese dikirim via gmail gue. tau tuh kenapa

neh sedikit cuplikan dari kembang tanjung yang gue tau

lamun heureuy kalangkungan
tungtungna papasean

kembang tanjung ditiiran
diruntuykeun dibolaan
lamun hirup sauyunan
tangtu panggih katingtriman


arti dah penjelasan silakan tanya erie yah! :D


message 60: by Mel (new) - rated it 4 stars

Mel ada maksud2 tertentu gak ya lagu tsb di kirim ke oknum2 tertentu. halah..


nanto tadinya sih tidak ada maksud tertentu. cuma penasaran aja si beliaunya. tapi gue akhirnya ikut penasaran, kok gagal mulu. sampe berapa kali tuh!


message 58: by Mel (new) - rated it 4 stars

Mel gue terima kok. tapi dari si erie. bukan dari elo nan.


nanto halah, berarti dia punya yang versi beda kali.


Hippo dari Hongkong waks, maksud gue mah lagu yang judulnya kembang tanjung panineungan euy, sedih banget lagunya, lriknya kek gini *melankolis mode on*

Anaking, jimat awaking,
basa Ema mulung tanjung rebun-rebun,
di pakarangan nu reumis kénéh,
harita keur kakandungan ku hidep.

Geus opat taun ka tukang,
ema nyipta mulung béntang,
nu marurag peuting tadi,
béntang seungit ditiiran, pangangguran.

Anaking, jimat awaking,
basa Ema mulung tanjung rebun-rebun.
bet henteu sangka aya nu datang,
ti gunung rék ngabéjakeun bapa hidep.

Nu opat poé teu mulang,
ngepung gunung pager bitis,
cenah tiwas peuting tadi,
layonna keur ka dieukeun, dipulangkeun.

Harita, waktu layonna geus datang,
ema ceurik, aduh, balilihan,
ras ka hidep, yeuh, na kandungan,
utun inji budak yatim, deudeuh teuing.

Harita, waktu layon geus digotong,
ema inget, geuning, kana tanjung,
dikalungkeun na pasaran,
kembang asih panganggeusan, ieuh, ti duaan.

Anaking, jimat awaking,
lamun ema mulung tanjung reujeung hidep,
kasuat-suat nya pipikiran,
tapina kedalna téh ku hariring.

Hariring éling ku éling,
kana tanjung nu dipulung, éh,
kembang tanjung nu nyeungitan pakarangan,
nu nyeungitan haté urang panineungan.


huhuhuhu *menangis tersedu-sedu*


nanto iya, yang ini gue punya. hehehe tembang tradisional ala mang koko


Dharwiyanti haduuuh.. meni waas kang Eriiie...

rikues Anjeun-na Nining Meida atuh.. anu "teu aya deui nu dipikanya'ah iwal anjeun" tea..


Bunga Mawar roaaamiiiing... roooaaaammiiing
*bukan sontrek yg cocok buat nonton ronggeng*


message 52: by Mel (new) - rated it 4 stars

Mel erie,
kali ini gue yg berpotensi jedotin pala secara gue gak ngerti itu liriknya.


nanto tar gue kirimin mp3nya hehe tradisional banget :D


Ariyati Lestari pengen ikut2an mengharu biru tapi chemistry nya gak nyampe nih..hiks

*dasar gak ngerti aja sih..lol*





message 49: by Hippo dari Hongkong (last edited Jan 15, 2009 12:37AM) (new) - rated it 5 stars

Hippo dari Hongkong kekeke.. tar kapan2 di terjemahin *masi terisak-isak*

nih, gue posting lagi lagu yang bikin terisak2, penyesalan seorang lelaki durjana (rahwana) didepan sang istri tercinta *fans ramayana pasti tau neh*

Ceurik Rahwana

(Rahwana)
Banon dari anu lucu;
Bojo akang anu geulis, geuning, anu geulis;
Kadieu sakeudeung heula;
Akang rek mere pepeling, aduh geulis;
Geura sambat indung jeung bapa;
Samemeh akang pinasti

(Anjani)
Duh engkang, rungruman kalbu;
Pupujaan lahir jeung batin, gusti, lahir jeung batin;
Aya naon pangersa;
Tara-tara tisasari, aduh gusti, teu tisasari;
Nyauran ragrag ci soca;
Abdi mah saredih teuing

(Rahwana)
Adung enung anu ayu;
Nu geulis pupujaan ati, geuning, pupujaan ati;
Akang tangtu ngababatang;
Samemeh akang pinasti, aduh geulis, akang pinasti;
Arek menta dihampura;
Lahir tumekaing batin

(Anjani)
Tisanggem abdi kapungkur;
Lilisan ka lenggah gusti, geuning, ka lenggah gusti;
Kasalira engkang pisan;
Ngaturanan temah wadi, aduh gusti;
Mung engkang kalalanjoan;
Lajur napsu teu dipidik

(Rahwana)
Kaduhung akang kaduhung;
Kataji nu lain-lain, geulis, nu lain-lain;
Ka iwat goda rancana;
Kagembang ku Sintawati, aduh geulis, ku Sintawati;
Geuning kieu balukarna;
Malindes malik ka diri


huhuhuhu.. penyesalan memang selalu datang terlambat

siap2 dijedotin pala ama si mel :-p




message 48: by Mel (new) - rated it 4 stars

Mel buset. gue ngerti sih. tapi di ungkapan 'duh engkang'nya doang.. lol
si engkang lagi jedot2an pala?



Ariyati Lestari jgn jedot2an donk.. nightmare..nightmare.. ;(

*ingat saat2 di kostan, dikira tetangga sebelah lagi bunuh2an..eh taunyaa,pada'jedot2an'..erggh*


Hippo dari Hongkong Ariyati wrote: "jgn jedot2an donk.. nightmare..nightmare.. ;(

*ingat saat2 di kostan, dikira tetangga sebelah lagi bunuh2an..eh taunyaa,pada'jedot2an'..erggh*"


huahahaha.. *ngarep nightmare kek gitu*


Pra wah Mel ternyata penggemar itje tresnawati, hapalnya cuma 'duh engkang'


message 44: by Mel (new) - rated it 4 stars

Mel @msg 41 dan 42
saya penggemar band naif. jadi gak ngerti maksud jedot2an yang kalian bicarakan apa.

@msg 43
ingetnya eddy sud malah pra.


nanto eddy sud? aneka es-a-ef-a-er-i dunk!


message 42: by Surya (new) - added it

Surya punten mas nanto..

mampir.. ^_^


nanto silakan, mau cari nomer berapa? :D


message 40: by Mel (new) - rated it 4 stars

Mel @msg 45,
lol. jadulz deh situ. :P
rekansss, this week diupayakan deh neh bukunya..coyiii..


Hippo dari Hongkong 50!
biar pindah halaman :D


« previous 1
back to top