Roos 's Reviews > The Book of Lost Things

The Book of Lost Things by John Connolly
Rate this book
Clear rating

by
138700
's review
Jan 10, 09

bookshelves: fantasiana, 2009
Recommended to Roos by: Goodreads Indonesia
Recommended for: Goodreaders
Read in January, 2008

** spoiler alert ** Thanks to Nielam
for recomended this book to me.

"Pulang kok kayak mimpi"...Itu adalah kata-kata Ibuku beberapa tahun lalu saat aku pulang ke Solo, selama 7 hari kepulanganku itu kuhabiskan bersama teman-temanku dan hanya punya waktu beberapa jam bersama ibuku. Kata-kata dihari terakhir saat mengantarnya belanja ke pasar, dan aku harus balik lagi ke Jakarta sorenya. Tapi sejak itu, aku berjanji akan lebih banyak bersama ibuku saat pulang. Dan dua tahun terakhir ini cukup senang bisa pulang setiap hari Ulang tahunnya dan ajak beliau jalan-jalan.

Yak, mungkin David menemukan dunia mimpinya sejak memasuki kebun cekung itu,dan semua makhluk ciptaannya dikala bermimpi bermunculan. Bahkan makhluk Serigala Loup ciptaan dunia mimpi Sang Raja-pun jadi mimpi buruknya. Tepatnya David memasukin dunia mimpi yang muncul dari alam bawah sadarnya setelah dibacakan oleh ibunya mengenai buku-buku dongeng sebelum dia tidur atau setelah dia membacakan untuk ibunya saat terbaring sakit. Tapi begitu dia memasuki kebun cekung itu, semua dongeng itu berubah tidak seperti yang diceritakan atau dibacakan, dongeng-dongeng itu menjadi kelam dan tidak seindah dalam cerita sebelumnya, tengok saja mengenai Gadis bertudung merah yang ternyata malah dia yang menjebak gadis-gadis cilik yang lain untuk menjadi pasangan serigala yang lain hingga menciptakan makhluk yang setengah manusia setengah serigala-Kaum Loup, terus 7 kurcaci yang malah menjadi budak Snow White yang ternyata jauh dari kata cantik karena Snow White disini gemuk, rakus dan kejam, bahkan saat tidak ada makanan menggerigiti kaki salah satu kurcaci. Atau kisah Roland dan Raphael yang ternyata cinta sesama jenis ( sedikit misterius sih ), atau kekhawatiran David mengenai Roland yang kemungkinan gay.
dan makhluk-makhluk seperti reptil raksasa yang beranak banyak. dan banyak lagi cerita anak yang dibuat lain daripada yang lain oleh Mr.Connolly ini.

Tapi The Book of Lost Things sendiri meski disebut diawal-awal sebagai kitab pengetahuan berisi segala macam jawaban atas pertanyaan David mengenai dirinya dan kenapa dia bisa di dunia mimpinya tersebut, sebenarnya adalah Kitab mengenai segala sesuatu yang hilang dari kehidupan Sang Raja (Jonathan Tulvey). Dan hebatnya Mr.Connolly bisa meramu semua dongeng demi sesuatu yang sederhana yaitu Kitab Tentang yang Hilang. Kita memang tidak bisa memutar waktu untuk mengembalikan apa yang telah hilang atau terlewatkan dalam hidup kita, tapi paling tidak kita tidak melakukan kesalahan yang sama dalam hidup kita. David mungkin merasa terbuang dan terkhianati oleh ayahnya yang mempunyai istri lagi (Rosie) dan memberikan adek tiri (Georgie) untuknya setelah ibunya meninggal. Tapi dia berhasil untuk tidak mengorbankan kehidupannya dan kehidupan orang-orang yang mencintainya, atau waktu-waktu yang indah dalam hidupnya hanya demi rasa terbuang atau terkhianati hasil dari prasangkanya sendiri.

Dan aku suka kata-kata si Tukang Kayu diakhir buku ini,Anak-anak akan selalu manjadi anak-anak buat orang tuanya. Mengingatkanku akan tingkah Babe saat mengantarku ke Stasiun kereta, dia bertingkah lucu diluar jendela kereta demi menghiburku yang lagi sedih karena harus balik ke Jakarta, dan berhasil membuatku sedikit tersenyum. Terus dia bilang: Anak-anak meski dah pergi jauh dari rumah, sebesar dan setua apapun dia, kalo kembali kerumah akan selalu manjadi anak-anak bagi orangtuanya....huhuhuhuhu. Babe bisa saja. Thanks yah.

Dan membaca buku ini selama kepulanganku di Solo, pas banget yah. Mungkin dunia mimpi David adalah memasuki kebun cekung itu dan dunia nyatanya adalah kembali ke Ayah dan keluarga barunya, tapi buatku dunia mimpi adalah saat aku pulang kerumah orangtuaku dan dunia nyataku adalah saat harus kembali bekerja dan bertahan hidup, and be a grown up woman. Setelahnya aku menyadari, ternyata aku tidak dewasa selama dirumah, masih suka jadi anak-anak dan dimanja...*halah*.

Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read The Book of Lost Things.
Sign In »

Reading Progress

01/01/2009 page 100
21.19% "Poor David..."
01/05/2009 page 300
63.56% "Disempet-sempetin nih bacanya euy...*sok sibuk di kampung*"

Comments (showing 1-13 of 13) (13 new)

dateDown arrow    newest »

Roos Boleh...besok yah kubawa...tapi yah lumayan dah agak lecek...mengingat itu buku ikutan jalan-jalan ke Solo n Jogja....hehehehe.


Bunga Mawar review-nya mana? *ngejar sampe markas jepitan jemuran*


Endah aku menyesal menjadi dewasa :(


Roos Whoaaaaaaaaaaa....maunya jadi anak-anak terus yuk....
Dewasa pusing ternyata...hehehehehe.


Wirotomo Nofamilyname Kalau aku malah menyesal pernah mengalami masa kecil ... jadi sering ngerepotin bapak-ibu.
Kalau udah gede gini kan nggak ngerepotin lagi ... hohoho.....


Roos Aku segedhe gini aja masih ngerepotin...habis Babe ma ibuku suka banget kalo direpotin anak-anaknya...gimana dong?....hehehehehehe.

*Roos yang gak nyadar umur*



message 7: by Endah (last edited Jan 10, 2009 08:56PM) (new) - rated it 3 stars

Endah Aku benci menjadi dewasa dan menua, karena hrs menjawab pertanyaan2 usil : Ndah, kenapa sih kamu ga merit? :D *curcol*


message 8: by Ayu (new) - rated it 3 stars

Ayu Palar Suka sama buku ini! Walau agak-agak mengerikan ya tokoh orang tua bungkuk itu :(


Roos Whooi Atchoo...justru dia itu tokoh dibuku ini yang kasihan lho...gak punya apa-apa gitu kesannya...


message 10: by Ayu (new) - rated it 3 stars

Ayu Palar Hahaha tapi tetep aja serem!


Roos Gak makan serabiiiiiiiiiii....makannya selat solo...kok gak ada di peta yah?...*gak nyambung on*


message 12: by gieb (new)

gieb aku menyesal menjadi tuhan. aku pengin menjadi manusia. bantu aku..hehehe..


Roos ayo aku bantu Gieb...piye carane?...
*tambah mumet kie tuhanne*


back to top