Silvia Iskandar's Reviews > Ronggeng Dukuh Paruk

Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Rate this book
Clear rating

by
5271189
's review
Sep 02, 2012

really liked it

4

Plot-nya keren, tapi agak merasa gak cocok dg gaya bahasa. Kenapa ya..mungkin karena saya terbiasa baca karya modern, lebih cocok sm bahasa Winna Effendi atau Tere Liye. Yg ini prosanya kurang puitis.
Tapi saya tetap kagum sama latar yg mengangkat begitu banyak binatang dan tumbuhan yg walau gak tau, tetep aja menambah hati berasa lebih 'green'. Sedih banget, org kota spt saya gak sempat menikmati mengamati alam spt Ahmad Tohari. Walau menurut polemik (kritik F. Rahardi banyak kejanggalan, wkt membaca saya gak terganggu kok.

Hal2 lain yg membuat saya gak ngasih bintang 5, krn ada kejanggalan point of view, yg wkt Rasus kembali bersama teman tentaranya mengawasi rumah Srintil yg diincar perampok. Sedang cerita dari sudut pandang Rasus, tiba2 ada adegan Sakarya menyembunyikan semua perhiasan Srintil. Lah..memangnya mata Rasus bisa menembus tembok kayak Superman? Saya agak terganggu di situ.

Kemudian banyak bahasa Jawa yg gak diterjemahkan. Ini salah editornya kali ya..mbok ya udah dicetak berulang-ulang, diperbaiki dong..gimana nasib para pembaca yg gak bisa bhs Jawa? Gak bisa mendalami dari tembang2 Srintil.

Terus, entah kenapa saya merasa bagian pertama, awal2, lebih kuat dari bagian2 berikutnya. Saya suka bgt ttg pergumulan Rasus ttg imej ibunya sampai dia menembak batu. Sesudah itu rasanya agak flat dari segi emosi. Walau saya suka obsesi Srintil thd Goder, menunjukkan insecurity-nya, takut akan masa depan sebg konsekuensi karirnya.
Mungkin krn Ahmad Tohari itu cowok ya? Jadi lebih pinter menggambarkan perasaan Rasus drpd Srintil?

Ada pula bagian yg terasa berulang jadi agak basi (ktrgan ttg ketakutan Srintil indung telurnya dipijat, keterangan Rasus memproyeksikan ibu di Srintil dst), tapi yah, ini mungkin krn tiga buku ini digabungkan tanpa di-edit ulang. Ini sih salah editornya.

In general,ini buku memang bahan bagus utk film. Plotnya jalan terus, berliku-liku ceritanya. Dan kok mirip sama 'Memoirs of Geisha' ya? Sama2 ada bukak klambu, sama2 dipilih dr kecil krn cantik, sama2 terobsesi sama seorg pria sambil melayani berbagai pria.Apa semua wanita pekerja s*x sama ya?

Oh ya..saya lebih suka ini drpd Bumi Manusia.
flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Ronggeng Dukuh Paruk.
Sign In »

Reading Progress

03/06 marked as: read

No comments have been added yet.