Hippo dari Hongkong's Reviews > Honeymoon with My Brother

Honeymoon with My Brother by Franz Wisner
Rate this book
Clear rating

by
540865
's review
Jan 19, 09

bookshelves: nonfiksi
Recommended for: Traveller
Read in January, 2009

SPOILERS ALERT




Terus terang saja ini adalah buku tentang travelling pertama yang saya baca. Menceritakan seorang Franz Wisner, seorang lelaki yang diputuskan beberapa hari menjelang hari pernikahannya oleh Annie, tunangannya yang telah 10 tahun dipacarinya. Franz yang patah hati memutuskan mengajak Kurt adiknya yang tidak begitu dikenalnya untuk "berbulan madu" ke Kosta Rica, tempat yang direncanakan Franz sebagai tempat berbulan madu bersama Annie setelah mereka menikah.

Petualangan mereka berlanjut ketika mereka memutuskan untuk mengelilingi dunia berdua. Dimulai dari Eropa Timur berlanjut ke Asia Tenggara, Amerika Latin dan berakhir di Afrika ala backpacker (gak semua bergaya backpacker sih). Franz berusaha keras untuk "melupakan" Annie dan berusaha untuk lebih mengenal adiknya dalam perjalanan selama dua tahun mereka.

Menarik dan kocak, itulah kesan pertama saya ketika membaca buku ini. Mungkin karena Franz menceritakannya dengan gaya komikal tentang petualangannya. Bagian yang menarik bagi saya mungkin adalah surat-surat yang ditujukan kepada LaRue, nenek tirinya (ada surat khusus yang menceritakan tentang Indonesia). Sayang, seperti kebanyakan turis asing lainnya tempat yang dikunjungi oleh Franz dan adiknya hanya Bali, Lombok dan pulau Komodo aje.

Ini beberapa bocoran yang mebuat ngakak ketika membaca buku ini

Hal 263
Hierarki Packer ditentukan melalui topik pertama yang selalu dibicarakan---jumlah tahun yang telah dihabiskan dijalan, atau, lebih khususnya, "Sudah berapa lama kau keluar?"
Status pemula untuk tiga bulan atau kurang. Setahun berkedudukan sama dengan wakil presiden bank---pangkat yang lumayan, tapi banyak yang mendudukinya. Dua tahun di jalan adalah jendral Australia, pangkat yang diambil untuk menghormati konsep perjalanan Aborigin. Dua hingga lima tahun, dan kau berada di puncak. Lebih dari lima tahun kau akan dianggap ... gila. Lima tahun lebih dan bahkan para backpacker pun akan berpikir kau seharusnya mulai memakai dasi.

Hal 349-352 (Ekuador)
Dean, Backpacker Sinting

"Sudah berapa lama kau di jalan?" tanya Kurt
"dua puluh lima tahun."
Aduh, Dia merendah. Kami sedang berhadapan dengan Yoda.
............................
Aku meminjam pena si pelayan untuk mencatat saran Dean.
"Apa kalian pernah dengar soal Rainbow City?"
"Di manakah itu? Bolivia?"
Hening sejenak. Dean melihat ke sekeliling kami untuk memeriksa apakah apakah ada orang lain yang mencuri dengar.
"Letaknya 800 km di bawah tanah," katanya. "Aku berencana kesana secepatnya."
Pelayan, tidak jadi meminjam pena. Bonnya saja. Yoda baru saja memberi tahu kami soal perjalanan ke negeri antah berantah
Dean terus saja berbicara tentang Rainbow City...
................................
tapi aku merelakan tidur siangku. ini lebih menarik.

Huwahahaha *guling-guling*

Hal 277 (Vietnam)
"Aku sangat senang mendengarnya," kata Kurt. "Sebuah kisah cinta sempurna dari Vietnam. Siapa tahu, Tu, kita juga akan mengalaminya."
"Tu" kata gadis itu menyebutkan namanya, "D'ew."
"Tu."
"D'ew."
"Bagaimana mengejanya?"
"T-U."
"Aku juga sudah bilang begitu, Tu."
"D'ew."
"Duh," Kurt terus berusaha.
"D'ew."
"Ada yang lapar? Mau makan?"

Huwahahaha...

"Gong" yang bikin ngakak (buat saya) ada ketika mereka di Vietnam.
Hal 287 (Vietnam)
Duel antara Franz versus bocah lelaki enam tahun

Anak2 yang lain mengerumuni dan mendorong-dorong bocah itu ke arah kami. Sang ksatria gagah berani. Dia menghampiri kami dengan tatapan penuh tekad. "Lihat ini Kurt." Aku berdehem dan memamerkan pose Karate Kid terbaikku, merentangkan kedua tanganku lebar-lebar.
Tepat ketika aku hendak menjeritkan yel yang membekukan darah, anak kecil itu berlari ke arah kami. Serius, penuh tekad, dia berlari kencang ke arahku, mengulurkan tangannya, dan meremas penisku. Keras, bukan sekedar cubitan. Genggaman memeras-jeruk-hingga-ke-ampas-ampasnya". Dan dia tidak mau melepaskan tangannya.
Aku hanya mampu berdiam diri. Mencengkram pinggang dengan kedua tangan. Syok. Tidak ingin menunjukan ke pada anak-anak bahwa aku luar biasa kesakitan atau ingin muntah. Mereka bersorak sorai dan mengelu-elukan si pendekar penyambar penis itu. Dia melepaskan organ tubuhku dan berlari kembali ke arah mereka, mendapatkan tepukan di punggung dari teman-temannya. Sang pahlawan penakluk. "Bangsat kecil itu!" Kurt tidak mampu menahan tawa. Aku mengusap air mataku dan mengatakan kepadanya bahwa aku butuh tidur sejenak sebelum kami makan malam.

HUAHAHA.. haduh! haduh!
semua kaum testosteron sepertinya bisa membayangkan "kengiluan" itu, HUAHAHA
................................

Hal. 119
"Kau kelihatan ramping, Franz," kata seorang sekretaris baik hati di kantorku pada suatu hari. "Apa rahasiamu?"
"Aku mengikuti program baru yang hebat. Aku diputuskan sebelum pernikahanku dan mendapatkan penurunan jabatan di tempat kerjaku. Hasilnya aku kehilangan delapan kilogram dalam hitungan hari."


Bwahaha...

Hal 176 (Russia)
"Maafkan aku," kataku kepada si pirang. "pasti ada kesalahanpahaman. Sebut saja aku kuno, tapi aku tak mau membayar untuk seks. Kau sepertinya gadis baik-baik, dan aku senang saat bersamamu. Bagaimana kalau kita akhiri saja malam ini?"
"Bagaimana kalau lima puluh dolar saja?"
"Bagaimana kalau kau kuberi kartu nama saja?"


Huahahaha...

Hal 196 (Bulgaria)
Tawar menawar "harga" tilang critanya...
Polisi itu berjalan kembali ke mobil kami dan meyodorkan selembar kartu kecil ke wajah Kurt. Tulisannya, dalam bahasa Inggris: Anda telah melanggar peraturan lalu lintas dengan melewati garis kuning ganda. Denda untuk pelanggaran ini adalah 100 leva. Kami menerima uang tunai atau kartu kredit.
"menurutmu aku bisa berpura-pura buta huruf?" tanya Kurt

Huahahaha lagi...

Hal 213 (Turki)
Tentara yang "iseng" minjem mobil baru Kurt...
Saab yang melaju kencang kembali muncul di ujung jalan. Aku dapat melihat mobil itu menukik, bannya menyentuh bahu jalan, pada kecepatan penuh. Mobil itu melewati kami dengan kecepatan setidaknya seratus lima puluh kilometer per jam.
"Dia tahu cara menyetir, kan?" tanya Kurt, setengah bercanda, kepada salah seorang prajurut yang berdiri disampingnya.
Tidak,"kata si prajurit. "Sepertinya ini pertama kalinya."

kakakaka....

6 likes · Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Honeymoon with My Brother.
Sign In »

Reading Progress

01/13/2009 page 279
57.53%
01/13/2009 page 279
57.53% "lagi di berpetualang di indonesia"

Comments (showing 1-32)




dateUp arrow    newest »

Bunga Mawar PENGUMUMAN: ini chicklit lo... soalnya dibahas di Oprah :)



Hippo dari Hongkong walah! si viki jadi deleted member?
napa vik? dimarahin bokap ya?
woooooooiiiii! vikiiiiiiiiiiiii!!!


message 30: by Nenangs (new) - added it

Nenangs Eh...gimana caranya jadi deleted member?


message 29: by nanto (new)

nanto hayo loh erie...anak orang dikeja nangis bapaknya panjang kumis dicium bau amis *nyanyi lagu jadul*


message 28: by Mel (new)

Mel lo berjodoh banget ama si andri. beneran. baca bukunya aja sama. dan judulnya honeymon with a bro, man...
*nyengir


Hippo dari Hongkong halah! gue mendadak mati angin neh kalo si mel dah bawa2 si andri
*manyun*


message 26: by nanto (new)

nanto hehehe "mati angin", dah lama gak denger phrase itu. artinya apaan yah? lupa


Sylvia Keknya kocak nih bukunya. Kirimin dong Ki.... *pasang muka melas* ebooknya jg gpp :D


message 24: by viki (new)

viki Erie;gue bukannya dimarahin ama bokap,tapi lagi memperdalam ilmu semedi gue he he..


(sambil tengok kiri-kanan siapa tau ada babe)


miaaa woi frit ye masih lama kan baca ini? nunggu ye kelar me baca buku ilang itu dulu yah baru ntar baca buku teh itu bareng2 hehe :p


Hippo dari Hongkong @mia
paling satu ato dua hari kelar lah, ya udin baca yang ilang dulu deh :D

@uyut
musti ijin dulu ama adek gue tuh, hehehe


Sylvia ya mintain ijinnya duonk.. ntar kalo dah kelar aye balikin lagi daahhh.. beneran!


Hippo dari Hongkong otreh deh kalo gitu


message 19: by Sylvia (last edited Jan 15, 2009 04:31PM) (new) - rated it 3 stars

Sylvia Aiihh aki baiiiikkk sekali *kedip-kedip bulu mata lentik*


Sylvia Manaaa katanya dah kelaarrr?? *nungguin*


Hippo dari Hongkong waaaks! ada yang nagih

udah kelar koq.. 10 halaman lagi deng, hihihi


Yekti Pratiwi Erie... buku ini bagus kah??
Beneran chicklit yah??


Hippo dari Hongkong Yekti wrote: "Erie... buku ini bagus kah??
Beneran chicklit yah??"


Buat gue sih bagus tuh, gue suka bacanya :D

PENGUMUMAN

sekali lagi... INI BUKAN CHICKLIT!!!

hayah.. gara2 si viki ama si vera neh






message 14: by viki (new)

viki kayaknya ada yang nyebut2 namaku ya(nengok kiri-kanan)

ada suara kok ga ada muka ya..hiiii,jadi takut mending

sembunyi aja...


miaaa yah ini review penuh spoiler khas afrit sekali *geleng2*


message 12: by Mel (new)

Mel uraian soal pemeras testisnya menarik sekali. satu hal yang tidak akan pernah bisa gue bayangkan krn gue jelas gak punya testis. (cuma penis. hoahahahahaha)
overall buku ini seperti buku penggalang brotherhood ye? kalo ada istilah menyerukan kekuatan perempuan, nah ini dari sisi lelaki. hehe


Sylvia Hauahaha iya Mel, Yaya Brotherhood :D bentar lagi ada seri traveling pant ala cowok. tapi mungkin yang dioper-oper bukan celana jeans, tapi boxer :p biar semua anggota muat, secara perutnya 'sixpack' semua :P


message 10: by Mel (new)

Mel hmmm...perlukah nanti kita menontonnya dan mereview secara 'mendalam' syl? lol kesannya ada hidden agenda gini gue... :P


Andri kalo menurut gw buku ini jauuuhh dari kategori chicklit...

not bad, cukup menginspirasi utk menjelajah dunia. buat yang ngarep mode utk dapat limpahan buku ini dari gw.. kalian telat.. udah gw paketin ke surabaya..

-andri-


message 8: by viki (new)

viki Andri apakah km balabantuannya Arie???


Yekti Pratiwi Jelas aja ini bukan CHICKLIT

Ini GUYLIT

:D


message 6: by Hippo dari Hongkong (last edited Jan 20, 2009 11:30AM) (new) - rated it 4 stars

Hippo dari Hongkong hehehehe, sori, kuduna pake spoiler alert neh ripyu-nya
buat sebagian cewe emang banyak yang nganggap si franz ini sebagai self-righteous jerk :D sedikit menyebalkan dan mungkin karena latar belakangnya sebagai anak orang kaya dan pernah berkecimpung di dunia politik. it's ok lah buat gue, toh gue lebih memperhatikan kisah perjalanan dia ama adiknya.

@uyut
udah meluncur tuh bukunya ;-)


message 5: by Mel (new)

Mel @msg #29,
refer ke sapa tuh? gue kok malah gak kepikir tadinya. gak liat sisi nyebelinnya tuh dari spoiler2 yg lo berikan.


Roos Whoaaaaaaaaaaaaaa.......dah ada repiu-nyaaaaaaaa....
Gak berani baca ah...vote dulu aja ya Kang....
Gak sabar nungguin aku yah....*mulai cembetut*


Hippo dari Hongkong Mel wrote: "@msg #29,
refer ke sapa tuh? gue kok malah gak kepikir tadinya. gak liat sisi nyebelinnya tuh dari spoiler2 yg lo berikan."


gue baca2 review orang laen, mel :D


miaaa hahaha sekarang bisa bebas ketawa ketiwi di sini *guling2*


Hippo dari Hongkong tar gue yang ketawa di ripyu elo :-p


back to top