Zulfy Rahendra's Reviews > Alexandria Link - Mata Rantai Alexandria

Alexandria Link - Mata Rantai Alexandria by Steve Berry
Rate this book
Clear rating

by
7603661
's review
Aug 07, 12

bookshelves: terjemahan, me-mine, crime-mystery-thriller-suspense
Read from August 02 to 08, 2012

Ketika baca sinopsis buku ini, hal pertama yg muncul di pikiran saya adalah, "Oh no! Antother book in common with The Da Vinci Code". Tapi tetep aja dibeli, karena saya baru pertama kali denger soal Perpustakaan Alexandria, dan lagi buku ini diterbitin Gramedia, jadi saya berharap cukup tinggi sama buku ini. Dalam banyak hal, buku ini mirip Da Vinci Code, tapi marilah kita menilai buku ini dengan objektif dengan tidak membandingkan keduanya.

Tidak mengecewakan. Itu kesan pertama saya (okey, saya emang membandingkan dengan DVC. Tapi sumpah, itu refleks ;P). Ide cerita juga ga biasa. Menjurus ke "teori konspirasi" malah.
Cotton Malone, mantan agen rahasia Amerika, dikejutkan dengan penculikan anaknya, dan tebusan yg diminta si penculik tidak biasa. Ia meminta Malone menemukan sebuah perpustakaan kuno yg hilang sejak 1500 tahun lalu. Perpustakaan Alexandria, diduga menyimpan ribuan naskah dan manuskrip berharga, termasuk naskah asli Perjanjian Lama dalam bahasa Ibrani Lama. Sudah banyak pendapat yg menyebutkan bahwa Perjanjian Lama yg ada sekarang tidak sama dengan Perjanjian Lama yg diwahyukan Tuhan kepada Musa. Naskah Perjanjian Lama yg berada di Perpustakaan Alexandria ini diperkirakan masih asli, dan penerjemahannya yg tepat dapat membawa dampak besar bagi 3 agama terbesar dunia.

Isi bukunya bukan hanya menceritakan perjalanan Malone mencari Perpustakaan Alexandria, tetapi juga berbagai pihak yg terkait yg menginginkan perpustakaan tersebut. Baik menginginkan perpustakaan itu agar tidak ditemukan, atau justru ingin ditemukan agar kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi. Banyaknya pihak yg terlibat dalam buku ini menjadikan bagian cerita menjadi rumit dan perlu konsentrasi tinggi membacanya, karena setidaknya ada 3 storyline yg berbeda, yg diceritakan dari sudut pandang orang yg berbeda pula (walaupun pada akhirnya berhubungan di akhir cerita). Tapi ini juga sekaligus membuat kita menerka-nerka, siapa tokoh antagonis dalam cerita ini.

Beberapa hal di buku ini ditulis berdasarkan fakta, sedikit banyak itu dapat menambah pengetahuan, diantaranya kebijakan2 luar negeri AS serta konflik abadi Islam dan Yahudi. Beberapa kesalahan tulis masih ada di bukunya. Tapi engga mengganggu keasyikan membaca. Saya sendiri sangat berharap Perpustakaan Alexandria nyata dan memang ada sampai saat ini.

Ada kalimat penulis di akhir buku yg saya suka, "Firman Tuhan. Masing- masing memiliki versinya sendiri-sendiri. Setiap agama yakin bahwa 2 yg lainnya salah. Itu menjelaskan, lebih dari segalanya, mengapa konflik terus terjadi."
likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Alexandria Link - Mata Rantai Alexandria.
sign in »

Reading Progress

08/01/2012 page 65
10.0% "Okey, ini rame. Walaupun terlalu "Dan Brown" ;))"
08/03/2012 page 159
25.0% "Wuhuuu, bawa2 agama2 samawi juga nih!! *nyambung2in ke buku Sejarah Tuhan*"
08/07/2012 page 591
94.0% "Tengahnya rada belibet, tp menjelang akhir serrruu!!"
show 1 hidden update…

No comments have been added yet.