Tejo Bawono's Reviews > Bumi Manusia

Bumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer
Rate this book
Clear rating

by
5362293
's review
Jul 30, 12

bookshelves: contemplation, fiction, favorite, history, life, novel, romance
Read from July 28 to 31, 2012

Sakit. Buku ini sakit, kurang lebih begitu pikir saya setelah membalik lembar terakhir dari buku pertama Tetralogi Buru yang mahsyur itu.


Sebagaimana Nyai Ontosoroh yang merasa, memendam dan juga menghamburkan sakit setiap ia hadir, buku ini juga menyuarakan kesakitan yang berlingkupan dari setiap lembar-lembarnya. Ia menggambarkan simptom masyarakat yang sakit ketika itu (bahkan hingga kini mungkin), dengan sangat gamblang. Menghajar semua tingkatan sosial dari Totok, Indo, Pribumi, Tionghoa. Semuanya ditelanjangi. Semuanya dipaksa bercermin dengan cermin yang paling jernih. Semuanya dituturkan kebusukan dan kemunafikannya masing-masing.


Sedikit banyak, saya pun mereka-reka, mengapa buku ini sempat dilarang lama. Bukan tentang komunisnya. Saya tak percaya dengan segala omong kosong nilai-nilai Marxis yang dituduhkan pada buku ini. Bukan tentang itu. Bagi saya pribadi, buku ini 'berbahaya' karena ia mengajak semua anak manusia untuk menjadi lebih terdidik. Menjadi manusia yang lebih manusia dengan terus berjuang untuk perubahan. Menjadi manusia yang -meminjam bahasa Jean Marais- lebih adil sedari dari pikiran. Tak hanya mengumbar dogma ataupun pendapat umum dalam memaknai lingkungan di sekitarnya.


Melihat Minke (agak lucu juga mengetahui asal-usul nama itu) juga Nyai, saya seperti disindir habis. Saya tak kunjung punya kesadaran akan siapa diri saya sendiri, justru mengagumi habis mereka yang hanya tahu mencapai maksud-maksudnya sendiri. Acapkali saya hanya manut mengikuti ke mana kebanyakan orang beranjak, menyerah pasrah pada keadaan yang saya anggap tak mungkin; padahal bukan demikian semestinya. Izinkan saya mengutip dialog Minke-Nyai pada baris terakhir:


"Kita kalah, Ma," bisik Minke.


"Kita telah melawan, Nak, Nyo, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya."


Saya jadi tak sabar membaca lanjutannya. It's a damn goodreads!

likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Bumi Manusia.
sign in »

Reading Progress

07/29/2012 page 52
15.0%

No comments have been added yet.