Palsay 's Reviews > The Time Traveler's Wife

The Time Traveler's Wife by Audrey Niffenegger
Rate this book
Clear rating

by
567709
's review
Nov 04, 08

bookshelves: drama, translated-fiction
Recommended to Palsay by: Syl
Read in November, 2008

Hm, bagaimana rasanya?

Bagaimana rasanya jika baru semenit yang lalu kau bersama-sama suamimu di dapur, memasak makan siang, dan suami mu sedang memotong-motong bawang, dan tiba-tiba..zapp! dia menghilang, secepat itu, meninggalkan dirimu sendirian bersama irisan bawang dan pisau tergeletak di atas meja dapur?

Kau mencoba bersikap seolah-olah itu hal yang wajar, dan berusaha melewatkan hari itu sendirian, menunggu dan berharap ia akan pulang untuk makan malam.

Bagai mana rasanya?

Bagaimana rasanya jika suatu malam engkau sedang terlelap berdampingan dengannya, dan kau bangun di tengah malam mendapati hanya bajunya saja yang tertinggal di sampingmu, dan suamimu entah dimana, mungkin sedang berkeliaran tanpa pakaian dan hanya Tuhan yang tau apa yang akan terjadi padanya, dan kau tak dapat melakukan apapun untuknya?

Bagaimana rasanya?

Seperti itulah kira-kira perasaan yang berangsur-angsur saya rasakan, semakin jauh saya mengenal Clare, the time traveller’s wife.

Clare tumbuh bersama Henry, seorang yang memiliki kelainan genetic, yang menyebabkan dirinya selalu terlempar dari waktu satu ke waktu yang lain. Masa lalu dan masa depan. Meski demikian, Henry selalu berusaha untuk hidup selayaknya manusia normal, dan beruntunglah, ia menemukan Clare, seorang wanita yang sanggup memahami dirinya dan keanehannya itu, yang dicintainya sebesar ia dapat mencintai seorang wanita.

Clare bertemu Henry pertama kali saat usianya 6 tahun, sementara Henry bertemu pertama kali dengan Clare di usia 36 tahun. (Saya pikir hal ini perlu dijelaskan karena kebanyakan orang agak terseret-seret di awal-awal cerita).
Meski masih sangat muda, Clare mampu memahami situasi yang dialami Henry (strong, strong lady) dan merekapun kerap bertemu sepanjang masa kecil dan remaja Clare, sampai akhirnya memutuskan menikah. Hubungan yang dialami memang aneh, tapi inilah yang menciptakan ikatan tak terpisahkan antara mereka.

Ketergantungan, saling membutuhkan.

I guess that what love is all about.

Terlepas dari lompat-lompatnya Henry dari waktu ke waktu yang lain, rumah tangga Clare dan Henry berjalan cukup normal selayaknya pasangan biasa. Henry bekerja di perpustakaan Newberry, dan Clare berprofesi sebagai seniman kontemporer. Mereka melakukan baby-conception dan hang-out bersama teman pasangan mereka (Gomez dan Charisse) yang untungnya dapat memahami keanehan Henry. Akan tetapi Henry tetap berusaha memecahkan persoalan genetisnya dengan mengkonsumsi banyak obat-obatan dari ahlinya.

Ada bagian yang membuat saya teringat kisah Rosemary’s Baby saat Clare menderita kesakitan di masa-masa kehamilannya yang dilalui dengan susah payah (7 kali!). penderitaan, mimpi dan pikiran-pikiran yang ada dalam benak Clare hampir mirip dengan yang dialami oleh Rosemary (Hanya bedanya Rosemary tidak keguguran, dan mengandung bayi setan..ho..ho...)

Secara sederhana, kisah Henry dan Clare sangat berkesan bagi saya, memberi saya pertanyaan-pertanyaan yang terus mengusik, seberapa banyakkah yang dapat saya berikan kepada orang-orang yang saya cintai?
terlepas dari kekurangan yang mereka alami dan hal-hal yang menjengkelkan yang saya terima sebagai balasannya, sejauh manakah saya sanggup mencintainya dengan tulus?
Apakah sudah cukup baik cara saya mencinta? Apakah sudah tepat cara saya menunjukkan kasih sayang kepada mereka, sebanyak yang mereka butuhkan dari saya?
Apakah kasih sayang yang saya berikan dapat membuat mereka bertumbuh baik sesuai dengan yang seharusnya?

Pertanyaan-pertanyaan ini akhirnya berujung pada suatu pertanyaan lagi: sudah cukup kuatkah saya apabila saya harus kehilangan orang-orang yang saya cintai?

Well people, inilah alasannya saya memberikan 5 bintang, semuanya, personal sekali.

hanya cinta yang bisa
menaklukan dendam
hanya kasih sayang tulus
yang mampu menyentuh
hanya cinta yang bisa
mendamaikan benci
hanya kasih sayang tulus
yang mampu menembus ruang dan waktu

-Titi DJ feat Agnes M.










12 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read The Time Traveler's Wife.
sign in »

Comments (showing 1-36)




dateUp_arrow    newest »

Ordinary Dahlia asiiiiiiik...g mojok d sini akh' nunggu giliran...



Palsay  emang bagus sih ceritanya...
ada bagian yang hampir membuat gw menangis haru di bus...duh...malu2in ajah...






message 34: by miaaa (new)

miaaa btw busway syl piratesnya kapan nyampenya ya ke tanganku? oh iya aku lupa ngingetin yah maap hahaha *ngacir*


message 33: by Yaya (new) - rated it 5 stars

Yaya Paal..happy reading yaaa ;))


Ordinary Dahlia Harusnya minta menyan ma uyut ato afrit biar cepet kelar


Palsay  tetep semangad!!!



Sylvia Mana reviewnyaaa.... *nangkring diatas tiker*

eh eh ada Mia, hehe Mi, sorry gw lupa! dikau napa gak ngingetin?? *keplok kepala sendiri* gw kirim hr ini tuh. siap tangkep ya.. mungkin 3 hari lg sampe :D


Roos Voter pertama....Yiiiippppiiiiii.........
Seneng banget ma review-mu Pal...terlepas dari segala permainan analisa kita kemarin yah...

Kuat-kuatan...*halah*


Palsay  hahaha...cepet banget Roos...thx ya..
mana review-mu??? hayo dong ayo..ayo..
jangan bilang deh novel ini ga berpengaruh..hihihi...

*nyanyi lagunya Titi DJ*


Roos pengaruh dong...dah besok kusiapin deh....hehehehe.
Sekarang lagi saatnya nyantai...dan ngantuk...semalam ada Naga berkunjung dan menginap soale....jadi masih menguap nih...*Whoaaaaaaaaaaaaa*


message 26: by miaaa (new)

miaaa terima kasih untuk reviewnya jadi aku gak perlu baca udah nangkap ceritanya gimana hahahahahah


Palsay  ih Po, gelinya 'geli-lucu' apa 'geli-jijay' neeh??
(se-preman2nya, akyu kan tetap wanita yang halus perasaannya..*twink-twink*)

miaaa....*lempar mia pake buku inih...*


message 24: by miaaa (new)

miaaa *berkelit dengan anggun dan sembunyi di balik panda besar* maksudnya kan memuji reviewmu pal :D


message 23: by gieb (new)

gieb cinta mengaburkan batasan antara kesehatan mental dan psikologis. orang-orang yang mengalami cinta romantis, ternyata, mempunyai komposisi kimia di dalam otak mereka, serupa dengan orang-orang yang menderita penyakit obsesif-kompulsif.

tetapi tetap saja, kita -baca: saya- tidak dapat menolak perilaku tidak masuk akal ini, dan ilmu pengetahuan juga memiliki penjelasan untuk ini. cinta sepertinya, mengaktifkan daerah-daerah tertentu dari otak dan melepaskan zat-zat kimia yang memicu hiperaktivitas, kesembronoan, dan kegembiraan, bahkan kadang kebodohan. itu sebabnya, kekasih yang sedang saling terpesona, rela begadang sepanjang malam untuk melihat matahari terbit, menempuh risiko-risiko yang tidak lazim untuk saling bertemu -pengalaman pribadi nih-, atau, seperti yang dilakukan Edward VIII, mengesampingkan seluruh negara untuk "wanita yang saya cintai". duh. cinta bisa berbahaya ya.

dus, ilmu pengetahuan mungkin dapat menjelaskan bagaimana cinta bisa mempengaruhi otak, tetapi bukan misteri bagaimana cinta bisa mempengaruhi hati.

aku jadi ingat kamu, perempuanku. apakah ini cinta?

gieb.


Ordinary Dahlia Yang penasaran ma perempuannya tuhan ngacung!!!


Palsay  *ngacung!!!


message 20: by miaaa (new)

miaaa gieb kalo aku gak ngacung besok ke anomali boleh nunut gak? :p


message 19: by gieb (new)

gieb boleh, mia.


message 18: by gieb (new)

gieb siapa lagi yang penasaran??


message 17: by miaaa (new)

miaaa shhhhhhh po besok yg nraktir itu cak nanto heheheh asyiiiik nunut gieb berarti bawa helm besok yipppiiiiiiiiie


Palsay  waaa...ada yang traktirrr.....asiik...ikut aaahh...


Roos Paling si Hening kemarin....gak penasaran akhhh.
Orang mau minta ditraktir...weeekss.


Ordinary Dahlia Wah berat! lawannya kupi!!


Palsay  jadi pingin ngupi lagi.


Roos Ayuk...besok sore khan pesta NGUPI....yang traktir Raja Kopi....hehehehehe.


Ordinary Dahlia Akh'g lupa...Doughter of God yah?! Ga asik akh' ketebak duluan *manyun*


message 10: by aldo zirsov (new) - added it

aldo zirsov Judul atau tittle-nya buat besok:
"Perempuan, Cinta, Kopi dan Anomali"


Ordinary Dahlia alah' tadi daugher of god karya Lewis Perdue yg kita bahas ya mi?


message 8: by miaaa (new)

miaaa si naga mulai ngaco nih hahaha ayuh minum kopi yang banyak yah besok hehe


Yaya Ck..ck...Gieb..teteeeepppp yaaa puitiiisssss. :D


Palsay  coba diulang lagi temanya.."Perempuan, Cinta, Kopi dan Anomali"

kata yang terakhir sudah jelas tidak ada hubungannya dengan 3 kata sebelumnya. Itu cenderung retroaktif...hehehe


message 5: by Immi (new)

Immi ngacung ga ngacung pokoknya gw harus ditraktir, gieb.


message 4: by gieb (new)

gieb wah, saya bukan raja kopi. tuh si nanto yang mau nraktir. saya cuma nebeng doang. hehe.


message 3: by mahatma (new)

mahatma palsay, reviewna kereen sekaleee...
mengembalikan peristiwa fiktif jadi terasa real bagi reviewernya.


Palsay  waduh...matur tengkiyu mas Anto..
heeh nih aku jadi ikutan cape lompat-lompat time travelling...*hosh..hosh*


message 1: by Tukang Kueh Keren (last edited Aug 17, 2009 07:32AM) (new) - rated it 5 stars

Tukang Kueh Keren menangis tersedu-sedu waktu liat trailer filmnya.....terutama adegan Alba berteriak " Daddy"
hwaaa......soalnya aku sudah tau apa yang terjadi setelah itu *nangis sesegukan di pojokan*


back to top