<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<GoodreadsResponse>
	<Request>
		<authentication>false</authentication>
		    <method><![CDATA[]]></method>
	</Request>
	<review id="36158161">
    <user id="591586">
    <name><![CDATA[timoen]]></name>
    <location><![CDATA[J-town, Indonesia]]></location>        
    <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/591586-timoen]]></url>
    <image><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1233495336p3/591586.jpg]]></image>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">1538514</id>
  <isbn>9792229825</isbn>
  <isbn13 nil="true"></isbn13>
  <ratings_count type="integer">38</ratings_count>
  <text_reviews_count type="integer">17</text_reviews_count>
  <title>Anak Lelaki Berpiama Garis-Garis (The Boy in the Striped Pyjamas)</title>
  <average_rating></average_rating>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1184904434m/1538514.jpg</image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/1538514.Anak_Lelaki_Berpiama_Garis_Garis</link>
<author>
  <id type="integer">7195</id>
  <name>John Boyne</name>
  <ratings_count type="integer">8789</ratings_count>
  <text_reviews_count type="integer">2470</text_reviews_count>
</author>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>3</votes>
  <spoiler_flag>true</spoiler_flag>
  <shelves>
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Thu Oct 23 00:00:00 -0700 2008</read_at>
  <date_added>Fri Oct 24 23:20:13 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Sat Oct 25 00:12:07 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Harus bilang apa ya?<br/>Terkejut mungkin. Karena biarpun saya sudah tahu kalau buku ini bercerita tentang kamp Nazi dari sudut pandang anak kecil dan trailer filmnya pun sudah saya lihat, saya tetap kaget dengan endingnya.<br/><br/>Selagi membaca, saya sempat lihat2 ada berapa2 teman GR yang sudah membaca. Lalu saya tidak kuat untuk tidak mengintip komentar mereka. Kata yang saya ingat adalah Horor. <br/><br/>Waduh! Horor ya? Tapi kok saya yang sudah baca separuh buku lebih masih belum merasakan atmosfer itu, ya? Apa ada yang salah? Jadi saya sempat takut untuk melanjutkan membacanya. Baru 2 hari kemudian saya mulai berani untuk melanjutkan kisah Bruno lagi.<br/><br/>Separuh lebih buku ini, yang lebih banyak menceritakan perasaan Bruno tentang rumah barunya di Out With, terasa berjalan santai. Tapi begitu sampai di 2-3 bab terakhir, ceritanya mengalir begitu deras. Deg2an sendiri waktu bacanya. Apalagi soal rencana melintasi pagar pembatas. Sempat saya berpikir jelek tentang Smuel. Bisa saja kan kalau dia menyarankan bertukar tempat dengan Bruno? Tapi untungnya dia tidak selicik yang saya kira. Dia sungguh tulus menginginkan dukungan seorang sahabat, walau hal itu mendorong sahabatnya ke suatu akhir yang menyedihkan.<br/><br/>Setelah itu baru saya bisa memahami maksud teman2 GR yang lain. Tidak sia-sia saya melanjutkan membaca buku ini. Bagi yang belum baca, ayoo.. baca donk.. <br/>]]></body>
    <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/36158161]]></url>
</review>

</GoodreadsResponse>