Δx Δp ≥ ½ ħ 's Reviews > The Curious Incident of the Dog in the Night-Time

The Curious Incident of the Dog in the Night-Time by Mark Haddon
Rate this book
Clear rating

by
1618324
's review
Mar 23, 09

bookshelves: i-me-mine, a-day-in-the-life

Ketika pertamakali melihatnya di toko buku, saya langsung penasaran dengan judul buku ini—apalagi di cover belakang ada embel-embel novel misteri pembunuhannya. Tapi ada alasan lain mengapa saya merasa buku ini wajib saya baca, ketika googling, tak sengaja saya menemukan daftar buku yang mendapat penghargaan Whitbread Award, dan secara mengejutkan, buku ini masuk dalam daftar juara. Karenanya, ketika menemukannya di toko buku, tanpa berpikir dua kali saya langsung memasukkannya dalam keranjang belanjaan.
Insiden Anjing di Tengah Malam yang Bikin Penasaran (IADTMBP) ini ditulis oleh Mark Haddon dan diterjemahkan dari edisi bahasa Inggrisnya dengan judul “The Curious Incident of the Dog In the Night Time”. Sekilas pun, dari judulnya saja—yang lumayan panjang untuk sebuah novel, saya sudah menebak bahwa IADTMBP bukanlah buku yang biasa. Dan tebakan saya tidak keliru, ini buku yang luar biasa.

IADTMBP menceritakan seorang anak penderita sindrom Asperger (sejenis autis) yang bernama Christopher Boone. Christopher adalah penggila matematika, terutama bilangan prima (itu sebabnya mengapa nama bab di buku ini tidak merupakan urutan angka dari 1, 2, 3, dst, tapi 2, 3, 5, dst), penggila keteraturan dan pola (sangat bermasalah jika ada benda yang bergeser dari tempatnya, bahkan senang berada di penjara semata-mata ukuran sel penjara 2x2x2 meter sehingga volume udara dalam sel 8 meter kubik), membenci Perancis, membenci warna kuning dan cokelat (termasuk tidak mau memakan apapun makanan yang berwarna kuning dan cokelat!) dan tentu saja kikuk saat berkomunikasi dengan orang lain. Hidupnya yang serba teratur ini berubah ketika dia menemukan anjing milik tetangganya mati dibunuh, dan sebagai penggila Sherlock Holmes, dia mulai menyelidiki sebab kematian anjing tersebut yang walau ditentang oleh ayahnya, dia tetap nekat melakukannya.

Dan saat penyelidikan itulah, Haddon dengan briliannya berhasil membuat kisah IADTMBP menjadi racikan cerita yang cemerlang dan memikat. Ada beberapa alasan mengapa kisah ini bisa sedemikian memikat, antara lain :

1) Buku ini menggunakan cara penuturan orang pertama tunggal. Christopher, sang detektif, menceritakan semua yang dialaminya selama penyelidikannya berdasarkan cara pandang dia terhadap dunia. Dan ini merupakan keunikan tersendiri. Sebagai orang yang ‘normal’, kita akan terkejut bahwa cara pandang orang melihat dunia itu berbeda apalagi jika dilihat dari orang yang menderita autis. Jika kita pergi ke ladang dan di suruh menceritakan apa yang dilihat, mungkin yang akan kita katakan sebatas rumput yang menghijau dan langit cerah dengan sedikit kawanan sapi dan dikejauhan tampak rumah petani. Dibalik kacamata seorang Christopher, mungkin yang dilihat, meski objeknya sama, akan tampak berbeda baginya. Yang dilihatnya adalah di ladang ada sekian sapi dengan sekian yang berwarna hitam-putih dan sekian berwarna cokelat dan ada sekian rumah petani yang atapnya berbentuk runcing dan sekian rumah yang atapnya datar dan rumput yang ditumbuhi bunga berwarna anu di bagian anu, dan di langit ada awan berbentuk anu berkelompok sebanyak sekian.
Cara pandang ajaib inilah yang dipamerkan oleh Haddon dalam IADTMBP. Setiap bab berisi berbagai hal mengenai hal-hal yang sebenarnya sepele, tapi ketika dilihat dari kacamata seorang autis, dunia tidak sesederhana yang tampak. Ini mengingatkan kita bahwa dunia bukanlah televisi yang hanya bisa dilihat dari sudut pandang depan saja.

2) Kekayaan tema yang terkandung dalam IADTMBP. Ajaibnya, dengan segala keterbatasannya, Christopher tidaklah sebodoh yang kita duga. Mungkin dia lebih jenius daripada kebanyakan orang. Toh ada penderita sindrom Asperger yang IQ-nya diatas rata-rata. Bahkan konon Einstein dan Newton yang dikenal sebagai jenius terbesar sepanjang masa, adalah penderita sindrom ini. Christopher, bisa mengingat semua bilangan prima dari 2 sampai 7057 (bahkan saya cuma bisa tahu sampai 4159 T_T), menghitung kelipatan 2 sampai 2^43, tahu semua negara di dunia beserta ibukotanya (apakah Anda tahu ada di wilayah mana negara Niue? Apa ibukotanya?). dan, sekali lagi, dengan cara pandang yang unik, Christopher membahas mengenai teknologi, bilogi, teori populasi, statistik, dunia peri, dunia intelejen/detektif, astronomi, soal matematika, detektif, takdir, bahkan hingga konsep Tuhan. Semuanya diceritakan secara jenaka yang sanggup mebuat kita tertawa tapi kadang membuat kening berkerut. Tema yang berat pun menjadi terasa ringan.

3) Karena keterbatasan tingkat kecerdasan dan kegilaannya terhadap pola, maka, cara bercerita Christopher pun menjadi unik bahkan terkesan aneh. Selain kalimat yang digunakan selalu berpola SPOK (subjek-predikat-objek-keterangan) juga kosakata yang dipilih pun begitu terasa aneh jika dibaca sekilas. Kata-kata yang digunakan bukanlah kata yang jelimet, justru terkesan bersahaja, tapi nyaris tak bisa digantikan dengan susunan kata yang lain karena kehebatan permainan katanya. Ini menggambarkan betapa Haddon begitu suksesnya menggambarkan keterbatasan Christopher bahkan hingga gaya bicaranya sekalipun. Nyaris tidak ada pengarang yang sesukses ini dalam menggambarkan keadaan tokohnya bahkan sampai tingkat kemampuan bahasanya. Contoh yang paling dekat mungkin adalah buku “Forest Gump”-nya Winston Groom, dimana si tokoh Forest digambarkan sebagai orang dewasa tapi memiliki tingkat kecerdasan anak umur 5 tahun. Tapi hanya sebatas itu. Gaya bicara dan kata-katanya tetaplah sebagai orang dewasa. Dalam IADTMBPBP, Christopher bercerita dengan bahasa yang sederhana, terbatas kosakatanya, tapi di sinilah keunggulan IADTMBP yang tidak mungkin disamai oleh karya sastra lainnya.

4) Kisah yang memikat. Selama penyelidikannya, Christopher ternyata harus menghadapi berbagai kesulitan dan mendapati bahwa hasil penyelidikannya ternyata merupakan kisah kelam yang akan menjungkirbalikan dan mengubah dunianya selamanya. Inilah keistimewaan IADTMBP. Nyaris sempurna dalam hal mengaduk emosi pembaca. Kita dipaksa ikut larut dalam mengahadpi kegetiran Christopher dimana nilai-nilai moral muncul dalam wujud paling murni
Pertama kali membaca novel ini, saya begitu terkagum-kagum sapai saya membaca ulang buku ini. Karena pertama kali membaca edisi bahasa Indonesianya saya berusaha mencari sumber sahih edisi bahasa Inggrisnya. Dan, dengan perjuangan, akhirnya dapat walau cuma ebooknya saja. Dan tahulah saya bahwa Haddon jauh lebih jenius daripada yang diperkirakan semula.

IADTMBP adalah semacam atraksi pamer permainan kata. Saya benar-benar kagum tidak hanya pada Haddonya saja, tapi pada penerjemahnya juga (diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Hendarto setiadi) betapa dia telah berusaha keras untuk menyajikan karya cemerlang ini ke dalam bahasa Indonesia. Karena, seperti dijelaskan di atas, Haddon telah memilih kosakata yang sedimikian pasnya sehingga tercipta gambaran Christopher yang ‘autis’ tapi jenius. Dan ketika membaca edisi bahasa Inggrisnya kesan ini muncul dengan kuat. Ketika membaca edisi terjemahannya, entah mengapa ada sedikit yang hilang (meski tidak terlalu banyak dan bagaimanapun penerjemahnya benar-benar sangat baik dalam menerjemahkannya). IADTMBP mungkin termasuk buku sederhana tapi membuat pemnerjemahnya bisa putus asa jika ingin mendapat ‘greget’ asli bukunya. Soalnya buku ini melimpah akan permainan kata (dalam bahasa Inggris) yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia jelas menjadi aneh dan jika diterjemahkan dengan yang lain pun, akan terasa ‘greget’ yang kurang. Misalnya, bab 29 buku ini, pada edisi Inggris, saat Christopher memberi contoh tentang penggunaan majas metafora, dia menulis contoh di bawah :

“I laughed my socks off.
He was the apple of her eye.
They had a skeleton in the cupboard.
We had a real pig of a day.
The dog was stone dead.”


Dalam edisi terjemahannya, sang penerjemah berusaha menggunakan metafora yang ‘lebih indonesia’ seperti,

Tawanya menggelegar bagai mebelah bumi
Laki-laki itu rindu pada jantung hatinya
Dia serigala berbulu domba
Lepas dari mulut harimau, kita masuk mulut buaya
Anjing itu benar-benar mati kutu


Ok, saya memang tidak kompeten mengenai bidang literasi apalagi penerjemahan, dan saya tahu kalau metafora di atas diterjemahkan secara harfiah, maka kesan aneh pasti muncul. Tapi saat diterjemahkan dengan pengganti, malah saya melihatnya agak janggal, soalnya kata yang digunakan oleh penerjemah saya pikir adalah peribahasa yang ‘terlalu jadul’. Nyaris seperti membaca karya sastra semacam Siti Nurbaya. Belum permainan kata lainnya yang tersebar sepanjang isi buku. Dan memang, ketika membaca edisi aslinya, lebih terasa kehebatan Mark Haddon dalam menciptakan IADTMBP

Bagaimanapun, karena alasan-alasan di atas (bahkan mungkin yang lainnya) tak heran buku ini terpilih sebagai Book of The Year 2003 Whitbread Award. Padahal selama ini karya yang memenangkan hadiah bergengsi ini adalah karya sastra yang ‘ambisius’ dengan gaya bahasa dan tema yang jelimet (kecuali untuk ‘The Amber Spyglass’-nya Pullman).

Yah, buku ini dengan kesahajaan kisah dan bahasanya begitu memikat. Dibalik kesahajaanya tersimpan makna yang mendalam dan menyentuh. Banyak pelajaran yang bisa dipetik. Hikmah tidak hanya berasal dari buah pikiran jenius saja, tapi bisa berasal dari seorang yang menderita autis. Buku ini juga beusaha menyentil bagaimana pikiran kita semakin dewasa justru semakin rumit dan ‘menimbulkan banyak masalah’. Seperti yang dikatakan si Pangeran Kecil dalam buku “The Little Prince”, saat dia akan meninggalkan planet-orang-sibuk, "The grown-ups are certainly altogether extraordinary,"

23 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read The Curious Incident of the Dog in the Night-Time.
sign in »

Comments (showing 1-41 of 41) (41 new)

dateDown_arrow    newest »

message 1: by Roos (new) - added it

Roos Whoeeeeeeeeeeeeee....Review terpanjang dari seorang makhluk berkacamata kotak aka Y!pYud...hehehehehehe.


message 2: by Ordinary Dahlia (last edited Mar 23, 2009 11:15PM) (new) - rated it 4 stars

Ordinary Dahlia G jadi penasaran ma edisi aslinya Lad...



Palsay  gw juga suka...buku & reviewnya si Qui..


 Δx Δp ≥ ½ ħ hehe... :D
tengs..tengs...
ntar mu bikin yg lebih panjang lageh... :D


Wirotomo Nofamilyname Iya reviewnya panjang tapi mantep.
Aku vote deh. :-)

@ Dahlia:
aku punya lho edisi bhs Inggrisnya hehe

@ semuanya:
ini salah satu buku all-time favorite ku. Benar2 menyenangkan membaca buku ini. :-)



Weni mantep euy reviewnya, jg pengen baca bukunya.
ooo jd 4159, 7057 itu bilangan prima ya... :D
kalo 'bilangan bersahabat' pernah denger Qui ? :D



Ordinary Dahlia Waaaaah, bung tomoooo...*wink wink*


Dahlia
Naga yg blm berani bilang mo minjam coz daftar dah panjaaaang...


 Δx Δp ≥ ½ ħ @Weni, yup! 4159 ma 7057 adalah bilangan prima
pernah denger 'bilangan bersahabat'. yg faktorisasinya merupakan elemen penyusun bilangan itu sendiri bukan?


Weni @Qui: tepatnya, jika penjumlahan dari faktor2 bilangan pertama hasilnya adalah bilangan kedua, dan sebaliknya :D saya taunya dr temen saya, org matematik, number freak hahaha.

waduh liat postingan bung Tomo jd makin pgn baca.


 Δx Δp ≥ ½ ħ @Weni oh iya lupa. kalo yg sy maksud di #8 tuh namanya THE PERFECT NUMBER. di dunia, jumlahnya baru 4 biji :D

wajib baca lho, seru soalnya. sy aza mpe baca yg edisi bahasa Inggrisnya 2x :D


message 11: by Roos (new) - added it

Roos @Naga: Dilist aja yang mau dipinjam...biar gak lupa....heheheheheh.

@Makhluk kacamata kotak aka Y!py!p aka Yud aka Qui...duh dah nama panjang susah ngetik euy...diganti yang praktis napa???


Ordinary Dahlia Saya sedang memcoba menyelesaikan yang d koz-an dulu...*nunduk malu*




 Δx Δp ≥ ½ ħ perlu diganti nama lagi yaks?
*mikir-mikir dg yg jauh lebih susah...hmm....


message 14: by Mel (new)

Mel perlu diganti nama lagi yaks?
*mikir-mikir dg yg jauh lebih susah...hmm....

semakin sulit, sebagian orang malah makin hafal nama 'awal' elo kali. yip2 or yudi.



 Δx Δp ≥ ½ ħ :P
pokoknya lagih buka kamus bahasa malawi buat nyari nama yg lebih susah dilafalkan T_T


 Δx Δp ≥ ½ ħ gak repot kok, tinggal kopi paste aza :P


message 17: by Mel (new)

Mel udah ditebak juga kok.


message 19: by nanto (new)

nanto jadi sampeyan terobsesi nama susah karena nama aslinya terlalu gampang? :D *psikologi cermin cekung* *ngacir dulu ah!*


message 20: by Ayu (new) - rated it 4 stars

Ayu Palar Reviewnya bagus sekali *two thumbs up*

Eh four thumbs up deh!


 Δx Δp ≥ ½ ħ thnx

@nanto, nggak gituh kok, kebetulan pas gi baca-baca di perpus ttg puisi klasik Inggris, nemu puisi ntu. :P


Ernest Slyman The jabberwocky gets tiresome.


 Δx Δp ≥ ½ ħ :)
that's right ;)


message 24: by Robert (new)

Robert Waduh2 tampaknya buku yg sangat menarik nih... Jadi pengen segera cari di Gramedia! Nice review, bos!


 Δx Δp ≥ ½ ħ hehe.. keren bgt lho bukunya! masuk dlm daftar 100 buku favorit saia :)


P e t t y @Robert: Gw punya bukunya, bet..huehehe... Rada2 susah tuh nyari yang Indonesia translation, gw aja udah ngincer sampe setahun-an...Pas gak sengaja nemu di TGA PIM langsung gw ambil tanpa pikir panjang...huehehe..



message 27: by Surya (new)

Surya waks! mantaaappp deh! mau dunk.. tambahin ke wish list yah.. hehehe.. ;p


sarkodit hebat good job!

good boy! nih tulangnya


 Δx Δp ≥ ½ ħ *pletaks!*

jitak sarkodit pake tulang :D


Shobria "Ajaibnya, dengan segala keterbatasannya, Christopher tidaklah sebodoh yang kita duga. Mungkin dia lebih jenius daripada kebanyakan orang."
Karena autis dan asperger memang bukan kondisi yang menyerang fungsi intelejensi, melainkan fungsi komunikasi pada otak. Jadi ga heran, kalo banyak orang2 autis&asperger punya kelebihan yg orang normal g punya.
Anyway, nice review :)


 Δx Δp ≥ ½ ħ Anda benar. Aih, jadi inget serial The Big Bang Theory :D

terimakasih sudah mampir :)


Shobria Wahhh...saya juga hobi tuh nonton Sheldon Cooper dkk ^^


Martha review yg menarik... jd pengen beli bukunya...


 Δx Δp ≥ ½ ħ sepertinya bukunya sudah langka. Untuk dulu memenuhi titipan saja *melirik seseorang* saya harus ngubek kemana-mana dulu :D


melmarian versi terjemahannya baru diterbitkan ulang oleh penerbit KPG, teteup dengan cover warna pink--> http://www.goodreads.com/book/show/15...

tapi kalo menurutku buku ini paling enak dibaca dalam bahasa aslinya, terjemahannya "rasa"nya udah beda...


 Δx Δp ≥ ½ ħ wuih, tapi kafernya lebih lucu drpd yg versi lama yak?


 Δx Δp ≥ ½ ħ Tumben2an KPG nerbitin ulang dg ganti kafer. Biasanya buku2 KPG ajarang yg terbit ulang dan ganti kafer :P


Tezar Yulianto eh ada juga, bukunya YB Mangunwijatya ama mimpi2 einstein juga terbit ulang dengan cover baru ko


 Δx Δp ≥ ½ ħ Iya, makanya saya tulis "jarang" :D


melmarian Δx Δp ≥ ½ ħ wrote: "wuih, tapi kafernya lebih lucu drpd yg versi lama yak?"

covernya terlalu manis, nggak mewakili isi bukunya heuheuheu....


 Δx Δp ≥ ½ ħ iya, warna pink dan biru muda, langsung makin sweet gitu. :D

Tapi buku ini juga mang menipu sih. awal-awal sweet.. ke belakang... wew..


back to top