Ramok Lakoro's Reviews > Animal Farm
Animal Farm
by George Orwell, G. Owell
by George Orwell, G. Owell
Saya teringat sebuah quote dari Picasso, "Seni adalah kebohongan, kebohongan yang mengungkap kebenaran". Dan itu yang terasa ketika membaca novel yang sangat kuat menggambarkan politik kekerasan dalam sebuah institusi yang digerakkan dengan kekuasaan yang cenderung otoriter. Novel Orwell ini adalah novel pertamanya yang sempat saya baca. Novel yang sarat sindiran pada rezim totaliter di masa novel ini disusun bermula dari kisah pemberontakan hewan ternak di sebuah peternakan dipimpin oleh 2 ekor babi bernama Napoleon dan Snowball. Novel ini bicara tentang kekuasaan dan lingkaran kekuasaan yang mensejahterakan kroni-kroninya. Bicara juga tentang bagaimana praktek kekerasan dalam me-maintenance kekuasaan diterapkan, lengkap dengan propagandanya. Bagaimana sebuah kemenangan semu diraih, karena setelah kemenangan, rakyat binatang (di novel itu mereka menyebut dirinya binatang inggris) malah menemui rezim yang tidak lebih baik dari rezim manusia. Fabel politik ini layak dibaca bukan sebagai cemilan, tapi sebagai gong pengingat bila suatu saat Anda memegang kekuasaan dan duduk di kursi panas, Anda akan mendapati figur-figur yang digambarkan Orwell di sekeliling Anda, mungkin loyalis samapai mati seperti Boxer, si sinis dan penuh prasangka Benjamin, aparat anjing penegak kekuasaan atau domba pengembik dan penjilat. Kedetailannya menggambarkan suasana zaman itu sangat layak menjadikan karya ini masterpiece. Di situlah kemudian Picasso berbisik lamat-lamat di telingaku: "novel ini adalah fiksi, sebuah kebohongan, my friend... tapi lihat kebenaran yang dia ungkap sampai telanjang pada kita". Yang saya baca adalah novel yang diterbitkan dalam edisi Indonesia oleh Fresh book, Yogyakarta. This book is highly recommended
Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Animal Farm.
sign in »

