Michiyo 'jia' Fujiwara's Reviews > Jantera Bianglala

Jantera Bianglala by Ahmad Tohari
Rate this book
Clear rating

by
6999278
.. dan Dukuh Paruk.

Dukuh Paruk kehilangan Ronggeng..

Dukuh Paruk berupa karang abang lemah ireng pada awal tahun 1966 hampir semua dari kedua puluh tiga rumah di sana menjadi abu. Waktu itu banyak orang mengira kiamat bagi pedukuhan kecil itu telah tiba. Hanya satu rumah yang tersisa rumah nenek Rasus yang selamat karena terlindung pepohanan..

Dukuh Paruk tertatih-tatih menata kehidupannya kembali..tanpa ronggeng..tanpa suara calung yang telah menjadi identitasnya. Sebagai pihak yang dianggap mempunyai kesalahan historis yang tidak kepalang maka Dukuh Paruk tidak boleh tertawa. Dukuh Paruk mesti diam dan merunduk. Srintil kembali..tidak bersama dengan indang ronggengnya lagi..

Musim dan tahun berganti.. Pada tahun 1970 kehidupan di wilayah kecamatan Dawuan berubah gemuruh oleh deru truk-truk besar berwarna kuning serta buldoser dari berbagai jenis dan ukuran. Begitu pula dengan warga Dukuh Paruk mereka tidak lagi tertunduk, tetapi juga berubah mengikuti perubahan zaman..

Srintil berubah menjadi perempuan baik-baik..mendamba menjadi seorang istri bagi Bajul..tetapi khayalan tidak seindah kenyataan..sekali lagi Dukuh Paruk harus kehilangan, bukan hanya Ronggeng, tetapi juga jiwa seorang wanita bernama Srintil..

Dukuh Paruk yang tua dan masih naif, langit di atas kelihatan bersih. Hanya kabut yang gaib, dan baru kasat mata setelah dia membuat jantera bianglala di seputar bulan. Bulan berkalang bianglala di atas sana kuanggap sebagai sasmita bagi diriku sendiri, untuk mengambil wilayah kecil yang terkalang sebagai sasaran mencari makna hidup. Dukuh Paruk harus dibantu menemukan dirinya kembali, lalu diajak mencari keselarasan di hadapan Sang Wujud yang serba tanpa batas.
likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Jantera Bianglala.
sign in »

Comments (showing 1-1 of 1) (1 new)

dateDown_arrow    newest »

Michiyo 'jia' Fujiwara theodolit pnya fungsi ganda..1.alat ukur tanah,2. u/ meneropong Srintil..haha


back to top