Jimmy's Reviews > To Kill A Mockingbird: Novel Tentang Kasih Sayang dan Prasangka

To Kill A Mockingbird by Harper Lee
Rate this book
Clear rating

by
1161178
's review
Mar 01, 10

bookshelves: lagi-dipinjam
Read in March, 2010

To Kill a Mockingbird (The Movie)

Etnis Afrika-Amerika, yang sekarang lebih sering disebut sebagai Afro-Amerika adalah kelompok etnis di Amerika Serikat yang nenek moyangnya berasal dari Afrika di bagian Sub-Sahara dan Barat. Umumnya, rakyat etnis Afro-Amerika berdarah Afrika, Eropa, dan Amerika asli. Dulu, etnis ini sering disebut dengan sebutan “negro” atau “colored” yang juga merujuk kepada warna kulit hitam orang yang bukan penduduk Amerika Serikat. Namun sekarang, sebutan kulit hitam atau “black people” lebih sering digunakan karena penggunaan kata “negro” dan “colored” dianggap sebagai penghinaan bagi etnis Afro-Amerika ini. Bahkan, kata-kata tersebut juga sering digunakan untuk mendiskriminasikan mereka.

Sejarah masuknya bangsa kulit hitam ke Amerika Serikat, dimulai dengan diperdagangkannya bangsa ini ke Amerika bagian Selatan sejak tahun 1607 sebagai budak. walaupun pada akhirnya pengimporan bangsa kulit hitam ini dilarang pada tahun 1807. Bahkan, setelah Abraham Lincoln, salah satu tokoh yang menentang perbudakan dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat pada tahun 1860, perbudakan pun dihapuskan melalui status hukum pada tahun 1863. Berdasarkan sensus di Amerika Serikat, pada tahun 1790, populasi warga Afro-Amerika berjumlah 757.208 atau 19,3% dari total populasi Amerika Serikat pada saat itu. Dan, jumlah itu terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun hingga berjumlah 37,1 juta jiwa pada tahun 2003.

Namun, seiring dihapuskannya system perbudakan di Amerika Serikat, perlakuan berbeda dan tindakan diskriminasi rasial masih terasa kental diawal dan pertengahan abad ke-20, dan itu pula yang membuat bangsa kulit hitam mulai bangkit selawan diskriminasi terhadap etnis mereka. Puncak dari perlawanan mereka terjadi pada tahun 1960-an yang ditandai dengan munculnya Gerakan Hak Asasi Manusia yang dipimpin oleh Martin Luther King, Jr dan juga Roy Wilkins yang menuntut perlakuan yang lebih baik terhadap bangsa kulit hitam. Kini, kelompok etnis ini bisa mendapatkan kehidupan dan perlakuan yang lebih baik dan manusiawi baik dibidang ekonomi maupun sosial, meski tidak dapat dipungkiri kalau diskriminasi itu masih kerap terjadi yang terbukti dengan masih adanya kesulitan-kesulitan yang dialami oleh kelompok etnis ini untuk akses kesehatan dan mendapatkan pekerjaan. Salah satu tokoh muslim yang juga ikut memperjuangkan penghapusan diskriminasi terhadap kaum Afro-Amerika adalah Malcom X yang mendirikan Organization of Afro-American Unity pada 28 Juni 1964.

Pada tanggal 11 Juli 1960, Harper Lee menerbitkan sebuah novel berjudul “To Kill a Mockingbird” yang ceritanya didasarkan pada pengamatannya terhadap keluarga, tetangga-tetangga, serta kejadian-kejadian diskriminasi rasial yang terjadi sekitar tahun 1936, dimana saat itu Haper Lee masih berumur 10 tahun. Novel ini sendiri telah diulas di setidaknya 30 koran dan majalah, serta menempati peringkat teratas setelah Injil, sebagai buku yang harus dibaca orang sebelum meninggal (every adult should read before they die). Novel “To Kill a Mockingbird” menjadi satu-satunya karya Harper Lee yang diterbitkan.

Pada tahun 1962, novel ini pun diadaptasi menjadi sebuah film yang berjudul sama, yang disutradarai oleh Robert Mulligan. Film “To Kill a Mockingbird” berkisah tentang seorang duda bernama Atticus Finch (Gregory Peck), yang berprofesi sebagai pengacara di daerah Monroeville, Alabama pada tahun 1932. Dia mempunyai dua anak yakni Jem Finch (Philip Alford) dan Scout Finch (Mary Badham). Pada saat itu, Atticus menjadi pengacara yang membela seorang lelaki kulit hitam bernama Tom Robinson (Brock Peters), yang dituduh melakukan tindak pemerkosaan terhadap seorang perempuan kulit putih bernama Mayella Violet Ewell (Collin Wilcox). Konflik film ini menjadi menarik karena pada saat itu diskriminasi terhadap kulit hitam masih berlangsung, yang membuat sebagian besar kulit putih merasa berhak menghukum kaum yang menurut mereka adalah warga kelas dua. Warga sekitar sendiri sangat menyayangkan kenapa Atticus mau menjadi pembela kulit hitam di pengadilan. Adapun kasus ini sendiri adalah kasus fitnah yang mirip dengan kasus Yusuf yang difitnah dan dituduh hendak memperkosa istri Potifar seperti tertulis dalam Kitab Suci. Sepertinya halnya Yusuf, Tom Robinson akhirnya dinyatakan bersalah oleh para juri yang mendapatkan tekanan dari kelompok masyarakat pembenci kulit hitam, dan kemudian dibunuh dengan alasan melarikan diri dalam perjalanan ke penjara. Karakter Jem dan Scout sendiri sangat memainkan peran penting dalam membuat film ini lebih hidup. Mereka digambarkan sebagai anak-anak yang ceria, punya jiwa petualang, serta punya prinsip dalam hidup terutama dalam membela keadilan. Film hitam-putih yang berdurasi 2 jam dan 11 menit, dirilis pada tanggal 25 Desember 1962 dan didistribusikan oleh Universal Pictures. Film ini berhasil meraih tiga piala Oscar dari sembilan nominasi untuk kategori Aktor Terbaik (Best Actor), Skenario Adaptasi Terbaik (Best Adapted Screenplay), dan Artistik Terbaik untuk film jenis Hitam Putih Terbaik (Best Black and White Art Direction).

Kenapa berjudul “To Kill a Mockingbird”? Kalau diperhatikan disalah satu narasi cerita film ini, sempat dijelaskan tentang karakteristik burung Mockingbird. Burung ini digambarkan sebagai burung yang tidak pernah bersarang di atap rumah, dan tidak pernah mengambil hasil ladang para petani. Intinya burung ini tidak pernah merugikan orang, malahan burung ini mengeluarkan suara yang sangat merdu untuk menghibur orang. “To Kill a Mockingbird” bisa diartikan membunuh makhluk yang tidak berdosa. Sama dengan para korban tindakan diskriminasi rasial, mereka tidak memilih untuk dilahirkan sebagai kulit hitam, dan mereka juga tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain. Melakukan tindakan diskriminasi terhadap mereka (atau pun diskriminasi untuk isu lain) sama saja dengan membunuh mereka, mungkin tidak selalu secara fisik tapi secara psikis. Namun, bukankah membunuh secara psikis biasanya lebih sakit rasanya. Melakukan tindakan diskriminasi berarti “you are killing a mockingbird!”.
14 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read To Kill A Mockingbird.
sign in »

Reading Progress

01/08/2010 "Teman bercerita dalam perjalanan pulang ke Jakarta."
03/01/2010 "Masih ingin baca ulang, lagi, lagi, dan lagi..."

Comments (showing 1-7 of 7) (7 new)

dateDown_arrow    newest »

Leli gong di line terakhir


Jimmy *nutup telinga*
Miz Leli gebuk gong kekencangan :D


Roos Hahahaha...*ngetawain koment diatas*...hahaha.


message 4: by viki (new)

viki hahaha.....
*ikutan ketawa karna denger orang ketawa kekencengan*


Jimmy Hahahaha...
*sambil tutup telinga ikutan ketawa karna denger orang ketawa setelah denger orang ketawa kekencengan karena ngetawain koment di atas* :P


Harun Harahap Hahahaha..

*ikutan ketawa karena ngeliat abang nutup kuping sambil ketawa karena denger orang ketawa setelah denger orang ketawa kekencengan karena ngetawain komen diatasnya*


Jimmy :D


back to top