Ginanjar's Reviews > Supernova: Partikel

Supernova by Dee
Rate this book
Clear rating

by
7533663
's review
Apr 16, 12


terus terang sebenernya saya rada kecewa dengan seri yang ke empat ini.

Saya sangat menyukai rekan2 zarah terdahulu; Diva, Bodhi, Etra. Ada humor-humor segar dalam supernova terdahulu. Ada karakter-karakter unik yang mengiringi para tokoh protagonis. Susah bagi saya untuk melupakan Gio (sang backpacker karismatik), Georgie (dari lagu Bob Marley!), dan oh, pak simorangkir (the invisible man!!)

dan Bodhi.. kelahirannya yang misterius, pengalaman horrornya waktu bertatapan mata dengan sapi kurban.. luar biasa!

Karakter-karakter yang Dee ciptakan tersebut begitu kerennya hingga saya bisa membawa mereka ke alam mimpi.

saya kok nggak nemuin itu di partikel, plus ada beberapa babak drama yang sinetron banget. Plus lagi, ketika membaca partikel, saya kok jadi inget 'Sphere' nya Crichton. adegan makan jamur di bukit jambul, saya kok jadi inget Alice in Wonderland yang kebetulan mirip juga sama Sophie Amundsen yang minum cairan yang membuka realitas-realitas baru.
kemiripan ini (mungkin cuma perasaan saya saja), cukup mengganggu kenikmatan membaca, terlebih dengan ekspetasi yang begitu tinggi.

Tapi Dee tetaplah Dee yang cemerlang. Partikel tetap punya daya tariknya sendiri. Saya suka banget soal taman eden, enteogen dan spiritual manusia. penjabarannya keren. Tapi dari segi cara bercerita, saya kurang sreg. bintang tiga.



4 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Supernova.
sign in »

Comments (showing 1-2 of 2) (2 new)

dateDown_arrow    newest »

Pagitta Mengenai tokoh Zarah, saya pun merasakan keresahan yang sama. Karakternya kurang "greget"


ibnumaroghi bagi saya, kayak ada "proyek" tersendiri dalam buku ini, alih-alih melanjutkan serial supernova yang sebelumnya.


back to top