Fanny Roswita Ria's Reviews > Bella and The Beast

Bella and The Beast by Astrid Zeng

by
5461281
's review
Apr 09, 12

bookshelves: amore, funny, romance
Read in April, 2012

Apakah ini menjadi favorite gw? Ge jawab ga krn banyak bgt alur-alurnya yang longkap jauh sehingga berasa ada yang kurang ditengah-tengahnya. Tapi itu menurut gw. Apa cerita ini menarik, maka akan gw jawab iya. Bagaimana karakter dari Bella sendiri bisa memimat Demetri dengan pelan-pelan tapi pasti. Jadi gw saranin baca buku ini harus memiliki kesabaran karena pada dasarnya kedua tokoh ini punya sifat yang plin-plan. Bella memang pribadi yang plin-plan sedangkan Demetri plin-plan karena asumsi belaka. Dan ini adalah sekuel lain dari novel karya Astrid Zeng, jangan heran kalau Tatiana dan Tecla hadit kembali dengan calon masing-masing

Bella, putri bungsu pengusaha ternama, bertemu dengan Demetri ketika pria tersebut datang ke perusahaan ayahnya karena permintaan dari paman Demetri yang tidak lain dan tidak bukan sahabat dari ayah Bella. Dari awal Demetri sudah tertarik dengan Bella, selain karena parasnya yang cantik; kecerobohan Bella yang menabrak pintu dan menghamburkan berkas serta senyum kekanak-kanakan membuat pria itu terus ingin memandanginya. Penawaran Hadi, ayah Bella, untuk menikahi putrinya pun disanggupi oleh Demetri. Demetri yang di masa lalunya dikhianati oleh Sonya, mantan tunangannya, sebenarnya tidak menyangka kalo Bella mau menerimanya sebagai suami. Dipikir Demetri Bella lansung menolak karena wajahnya yang memiliki codet sehingga terkesan seram dan tanpa tendeng aling mereka menikah dalam waktu cepat, meloncati Ana dan Michael yang sudah merencanakan pernikahan mereka dari tahun lalu. Kelanjutannya baca sendiri yah.

Novel yang menurut gw tergolong tipis ini gw selesaikan dalam kurun satu setengah jam. Alurnya mudah dipahami, kekonyolan Bella yang begitu polos sangat menghibur, tingkah Demetri dan Ana yang seperti anjing dan kucing juga menambah semaraknya alur novel ini. Cuman yang lucunya adalah dari awal cerita, ibu dari Bella sendiri yaitu Siska sama sekali tidak pernah nonggol untuk berdialog hanya sekedar pendeskripsian padahal Hadi, ayah Bella, Beatrice dan Bibiana, kakak-kakak Bella punya plot ksusus untuk berdialog. Masih penasaran lho dengan hal yang ini.

Paling ngakak baca plot ketika Siska, Beatrice, Bibiana, lalu istri Gerry dan sahabat lain dari Bellatrix memberondong perempuan itu dengan pertanyaan adegan kamar yang ditanggapi secara polos oleh Bella. Benar-benar menggemaskan. Sudah awalnya membuat gw pusing karena plot yang lansung to the point (menikah karena tawaran) lalu sekarang malam pertama yang lama,,hahahaha.membuat gw makin pusing akan alur pikiran pengarang. Masa iya sih, Demetri yang berbadan kekar serta maskulin itu menunggu hampir kurang lebih menunggu 3 bulan. Adegan Michael yang menghardik Demetri karena saran kompromi Bella dilaksanakan dengan sukses oleh Ana membuat dirinya harus berjuang lebih keras mendapatkan keinginannya yaitu "malam pertama". Ga sabar menunggu cerita Cindy dan Eirwen:-))

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Bella and The Beast.
sign in »

No comments have been added yet.