Gita Ganesha's Reviews > Forgive My Fins

Forgive My Fins by Tera Lynn Childs
Rate this book
Clear rating

by
5399555
's review
Apr 01, 2012

really liked it
bookshelves: dongeng
Read in April, 2011

Siapa yang tidak mengenal Ariel the Little Mermaid? Kartun yang diproduksi oleh Walt Disney ini menceritakan kehidupan Ariel sang Putri Duyung berambut merah, putri Neptunus si Raja Laut. Ah sudahlah, lupakan Ariel sejenak, sekarang mari bercerita tentang Lily si putri duyung dari kerajaan Thalassinia. Ya, lily adalah tokoh utama dari novel "Forgive My Fins" yang ditulis oleh Tera Lynn.

Buku ini kubaca habis dalam waktu satu hari. Aku memang suka dengan novel bergenre fantasi. Di rak buku itu kebanyakan novel tentang vampire, bossaaannn. Iya, aku muak banget dengan novel-novel tentang vampire. Ceritanya kebanyakan sama, Twilight banget. Twilight memang bukan buku pertama yang menceritakan tentang vampire, tapi karena Twilight lah vampire jadi semakin terkenal. Ceritanya selalu berkisar tentang vampire tampan yang jatuh cinta pada gadis (manusia) dan berakhir bahagia, begitupun sebaliknya. Lalu tiba-tiba aku melihat novel ini, "Forgive My Fins", tinggal satu lho.

Forgive My Fins, Lautan Cinta Sang Putri Duyung. Covernya sederhana, berwarna aqua (perpaduan hijau dan biru) dan bergambar seorang wajah perempuan. Tak ada gambaran tentang putri duyung sedikitpun.

Ketika membaca sinopsisnya, aku sudah bisa tau akan seperti apa ceritanya. Tapi yang membuat aku tertarik adalah novel ini mengangkat tema putri duyung. Ah sukaaaaa,, >.<
aku percaya lho kalo [putri] duyung itu ada,, :D

Tokoh utama novel ini adalah Lily Sanderson, seorang putri duyung setengah manusia. Ayahnya adalah raja di Thalassinia sedangkan ibunya adalah manusia biasa. Ibunya meninggal ketika Lily masih kecil, sehingga Lily tinggal di bawah laut bersama ayahnya sebagai putri duyung.

Ketika berusia 16 tahun, Lily memutuskan tinggal di daratan bersama tantenya sebagai manusia. Di dalam laut Lily adalah putri duyung tercantik dengan kulit mulus dan rambut selembut sutra berwarna turqoiuse. Sedangkan ketika di daratan, Lily menjadi gadis biasa dengan rambut pirang keriting dan berantakan. Yang ada dalam benakku tentang Lily adalah sosok Taylor Swift di video klip You Belong With Me. Culun banget,, hihihihi

Selama 3 tahun bersekolah di Seaview High School, Lily memendam cinta pada Brody Bennets si atlet renang. Oiya Lily juga memiliki tetangga samping rumah yang usil banget, Quince Fletcher. Quince ini sering banget menggoda Lily. Tipikal banget deh. See? Mulai bisa ditebak kan ceritanya?

Di prom night, Lily menunggu Brody di perpustakaan untuk menyatakan cinta. Tapi yang datang malah Quince. Quince tidak sengaja memegang tangan Lily dan ikatan pun terjadi. Ikatan ini seperti Imprint nya werewolf di Twilight.

Karena sudah terikat dengan Lily, maka Quince pun cepat atau lambat akan berubah menjadi duyung. Lily sangat membenci Quince, dan menganggap bahwa seharusnya Brody lah yang menjadi pasangannya. Apalagi Brody sangat menikmati berada di dalam air, berbeda dengan Quince yang bahkan tidak bisa berenang.

Akhirnya Lily mengajak Quince ke Thalassinia untuk menemui ayahnya dan memutuskan ikatan itu. Tidak disangka, sang raja yang biasanya mengusir para putra duyung yang mendekati Lily malah menerima Quince dengan senang hati. Quince bahkan dengan mudahnya akrab dengan orang-orang di kerajaan Thalassinia.

Sang raja tidak begitu saja mengabulkan keinginan Lily untuk memutuskan ikatan itu. Beliau meminta Lily untuk mencoba menjalani ikatan itu selama seminggu.

Minggu berikutnya, mereka kembali ke Thalassinia. Raja memberikan ujian kepada mereka untuk mengetahui apakah mereka sudah tidak bisa bersama lagi. Mereka ditempatkan di sebuah pulau terpencil selama beberapa hari. Dari ujian itu terungkap bahwa sesungguhnya Quince mencintai Lily. Tapi lily tetap bersikeras. Dan akhirnya ikatan itu pun diputus. Lily tetap tinggal di Thalassinia sedangkan Quince kembali ke daratan.

Selama beberapa waktu berada di laut, Lily akhirnya menyadari bahwa dia juga mencintai Quince. Laut adalah rumahnya, tapi hatinya berada di Quince. A home is where your heart is. Lily pun kembali ke daratan, menyusul Quince. Mereka menyatakan perasaan masing-masing, dan selesai.

Sebenarnya ceritanya menggantung sih,, ada beberapa pertanyaan yang muncul setelah aku membacanya,,
Bagaimana dengan ikatan itu? Apakah masih bisa disambung lagi? Apakah Lily akan tetap menjadi manusia? Ataukan Quince akan mengikuti lily dan berubah menjadi duyung juga??

Well,, aku sangat menikmati membaca buku ini, buktinya dalam sehari. Tebal novel ini 'hanya' 320 halaman. Temponya terlalu cepat. Menurutku novel ini masih bisa dikembangkan lagi, mungkin lebih banyak deskripsi tentang Thalassinia dan kehidupan para duyung.

Jadi tergelitik juga pas Lily menjelaskan bahwa Bimini Road adalah jalan yang dibuat oleh kakek buyutnya sebagai jalan menuju Thalassinia. Imajinasiku langsung membayangkan bahwa di suatu tempat di dalam lautan sama memang terdapat sebuah kerajaan duyung. hahahaha

oiya tadi nonton 'on the spot' di trans7 yang membahas tentang tempat menyelam yang menakjubkan. Disitu dijelaskan tentang reruntuhan kota kuno dalam laut yang mengagumkan. Wow, apakah itu bagian dari kerajaan Thalassinia??
O.o

oiya jangan lupa menonton film Aquamarine,,
:)
flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Forgive My Fins.
Sign In »

No comments have been added yet.