Gita Ganesha's Reviews > Specials

Specials by Scott Westerfeld
Rate this book
Clear rating

by
5399555
's review
Apr 01, 12

bookshelves: scie-fi
Read in March, 2012

Specials merupakan buku ke 3 dari seri Ugglies. Seperti judulnya, Specials, di buku ini Tally Youngblood telah menjadi Specials Circumtances dan tergabung dalam kelompok Cutter bersama Shay dan anak-anak Crim lainnya. Sebagai seorang Specials, wajah dan tubuh Tally telah dioperasi sehingga kini dia menjadi manusia super. Wajah cantik tapi terkesan bengis, gigi yang runcing, tulang yang terbuat dari keramik, jaringan tubuh yang dapat memperbaiki diri bila terluka, pendengaran dan penglihatan super, dapat berkomunikasi dengan anggota kelompok yang lain karena di tubuhnya terdapat pemancar, dan yang paling mencolok adalah tato di wajahnya yang dapat berputar. Bukan hanya tubuhnya yang berubah, tapi juga pikiran Tally. Sekarang dia lebih emosional dan cenderung kasar.



Tally masih berteman akrab dengan Shay yang kini menjadi pemimpin kelompok Cutter. Tugas mereka sebagai Specials adalah mengamankan kota Rupawan Baru dari para pemberontak juga menangkap para rupawan yang kabur ataupun kaum buruk rupa yang menyelundup ke kota.



Pil penyembuh ciptaan Maddy rupanya telah banyak tersebar di kota sehingga makin banyak rupawan yang dapat berpikir jernih. Hal itu yang berusaha dicegah para Special Circumtances. Perburuan terhadap para kaum Smoke pun dimulai kembali.



Masih ingat dengan Zane? Pacar baru Tally yang mengalami kerusakan otak rupanya sudah disembuhkan, tapi fisiknya masih lemah.



Hmmm… ribet ah pake bahasa formal… langsung to the point aja yah…



* Peris, tidak lagi menjadi rupawan yang penakut, kali ini dia menjadi anggota Crim yang ikut melarikan diri.
* Zane walaupun lemah, tapi tetap saja mengagumkan dengan kejernihan pikirannya. Dia lebih memilih mati daripada menjadi rupawan berotak kosong. Sayang sekali Zane tidak terlalu banyak ‘tampil’ dalam buku ini.
* Tally dan Shay lagi-lagi menjadi pembuat onar. Tindakan mereka menerobos gudang senjata di Kota Rupawan Baru rupanya telah menimbulkan peperangan.
* Tally tetap saja menjadi egois, tipe orang yang lebih memilih cinta daripada persahabatan
* Shay lagi-lagi menunjukkan bahwa dia pantas menjadi pemimpin dan sahabat yang loyal. Sudah berapa kali Tally mengecewakannya, tapi tetap saja dia selalu kembali pada Tally.
* Shay pada dasarnya baik dan cerdas, pikirannya berubah hanya karena pengaruh operasi, toh setelah disembuhkan dia kembali menjadi Shay yang berpikiran kritis.
* Diego sepertinya kota menyasikkan, haha
* Karakter Dr. Cable dari yang kejam menjadi Dr. Cable yang linglung, rasanya terlalu dipaksakan… walaupun itu terjadi karena obat penyembuh, tapi tetap saja.

Overall, I really enjoyed reading this book… ^^



Sebenarnya masih ada buku selanjutnya, tapi bukan lagi Tally yang menjadi tokoh utamanya. Kalo nggak salah, cerita di buku itu ber-setting di Japan, masih dengan persoalan kaum rupawan dan buruk rupa. Well, semoga saja bukuya diterbitkan di Indonesia.
likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Specials.
sign in »

No comments have been added yet.