Ophan Bunjos's Reviews > Ronggeng Dukuh Paruk

Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Rate this book
Clear rating

by
5934620
's review
Feb 24, 12

Read in February, 2012

siapa Ahmad Tohari?

Dia lelaki Jatilawang yang pertama kali menangis pada 13 Juni 1948. Selebihnya dia lelaki yang mencipta Srintil. Dia lelaki yang dikatakan Rasus. Dia lelaki yang diprotes, dikritis, ditebak kerna saja kisah pergulatan penari tayub dari dusun kecil di tengah-tengah sawah terus didengari dan dilihat.

Aku membaca dan melihat sekaligus akan apa itu Ronggeng Dukuh Paruk. Aku terdampar sama dan kelelahan di dalamnya. Aku meneliti setiap seni ronggeng yang ditarikan Srintil. Aku mau jadi yang pertama pada malam 'bukak kelambu'. Aku kesurupan dan mengomel. Aku mau membunuh lelaki-lelaki yang mengomol Srintil. Aku membenci Rasus yang tidak mampu merasa akan kenikmatan virginitas. Aku sebenarnya membenci persundalan!

Srintil binasa bersama ronggeng. Dia miring akhirnya. Senteng! Sedang Rasus kesal sepanjang hidupnya. Dendam tidak pernah luput dari jiwanya. Ronggeng telah mati kerana persundalan. Orang-orang Dukuh Paruk semakin mengecil dengan kebejatan yang membesar dan menjadi tumor dalam kehidupan mereka.

Ronggeng Dukuh Paruk bagi aku cuma persundalan. Selebihnya kehidupan yang kontras. Peringatan-peringatan yang akan terlupakan.
4 likes · Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Ronggeng Dukuh Paruk.
Sign In »

Comments (showing 1-4 of 4) (4 new)

dateDown arrow    newest »

Qiez Aku terjumpa (dan beli) buku ini di pesta buku antarabangsa KL pada 2008 di booth Indonesia.

Tapi yang aku beli itu tajuknya The Dancer, adaptasi ke bahasa inggeris. Aku habis baca buku ni kurang lebih sebulan and I remembered crying to some scenes along the plot lines. Sungguh terasa sengsaranya Srintil pada malam bukak kelambu itu.

"Aku membenci Rasus yang tidak mampu merasa akan kenikmatan virginitas"

Aku rasa kau missed satu part , Ghost ;

cuba ingat balik adegan antara srintil dan rasus di bawah pokok betik. sebelum srintil serah diri utk upacara buka kelambu tu.

They (rasus and srintil) did had sex before srintil submitted to that drunk old man yang tunggu dalam kelambu tu.

Satu lagi, kau dah tengok filemnya?


Ophan Bunjos ya, gara-gara 'lurus'nya rasus di babak itu yang membuatkan aku menulis begitu. dia diberi kesempatan tetapi menjadi pengecut, padahal batinnya dan hatinya menjurus kepada rasa ingin memiliki srintil.

filemnya belum.


Qiez rasus itu "gentleman", cintanya pada srintil itu asli makanya dia sangat hormat pada srintil. lagi pula masa itu kedua mereka masih di usia anak2 kan.

tapi aku rasa sangat geram bila sepanjang baca buku ni, aku nampak ada banyak peluang utk rasus "selamat"kan srintil, but he never did!


Ophan Bunjos sebab dia takut pada ketentuan tradisi.


back to top