Mery's Reviews > Tuhan, Ini Aku, Margaret

Tuhan, Ini Aku, Margaret by Judy Blume
Rate this book
Clear rating

by
1961006
's review
Feb 27, 12

bookshelves: pinjam
Read from February 07 to 10, 2012

waktu lagi ngobrol-ngobrol sama Kak Lita, beliau menceritakan masa kecilnya dengan buku-buku yang beliau baca :D

Lalu Kak Lita menyebutkan judul Tuhan, Ini Aku, Margaret karya Judy Blume.

Yang tebersit di kepalaku adalah Are You There God? It's Me, Margaret. Dengan cover Are You There God? It's Me, Margaret by Judy Blume. Agak ragu juga sih, sama ga yah maksudnya. Karena cover yang kulihat itu kayaknya baru...

Pas kemarin siaran sama Kak Lita, beliau membawakan buku edisi Gramedia ini... :D

Dan baru pas masukkin entry ini aku ngeh ternyata buku yang dimaskud sama dengan yang kuingat. Hehehe...

Dan astaga ternyata buku jadul yaaaa. Tahun 1970... >.<

Terbitan Gramedia ini tahun 1991. Lama banget... 21 tahun lalu.

*mau baca aja ngoceh dulu* :D



---------------------





Margaret Simon pindah rumah dari New York ke New Jersey. Kali ini dia tidak tinggal di apartemen lagi, melainkan punya rumah sendiri.
Kepindahan Margaret sebenarnya juga menjadi alasan orangtuanya supaya dia jauh dari neneknya. Karena Neneknya selalu ikut campur dengan apa-apa yang mengenai kehidupan Margaret.

Margaret hidup dalam situasi keluarga yang agak rumit. Kerumitan ini muncul dari adanya perbedaan agama.

Ibu Margaret, Barbara adalah putri dari orangtua penganut Katolik. Sedangkan ayahnya, Herb, adalah putra dari orangtua Yahudi. Pernikahan mereka juga tidak disetujui oleh orangtua dari pihak ibu Margaret, dan karena perbedaan itu pula, orangtua Margaret membesarkan Margaret dengan ketiadaan agama dalam kehidupannya. Oleh karena itu Margaret tidak menyukai hari raya keagamaan.


Yang menarik dari cerita ini adalah bagaimana persoalan yang begitu rumit dalam keluarga perihal agama ini dituturkan dari anak gadis berusia dua belas tahun yang baru memasuki masa akil balik.

Kepindahan Margaret ke New Jersey diawali dengan perkenalannya dengan gadis sebayanya bernama Nancy. Dan beberapa teman lainnya yang Margaret kenal ketika di sekolah barunya. Nancy, Janie, Gretchen, dan Margaret membuat geng yang diberi nama Empat PRC (pra Remaja Ceria) ;D
Kegiatan geng ini meliputi jadwal ngumpul bareng, menuliskan nama cowok-cowok yang menurut mereka tampan di sebuah buku, serta pengalaman pertama mereka ketika nanti mendapat menstruasi.


Membaca bagaimana anak-anak pra remaja ini tak sabar menghadapi masa akil balik mereka, aku malah teringat dengan film My Girl. Berbeda dengan Margaret dan teman-temannya yang melakukan berbagai upaya supaya mereka bisa tumbuh, Vada Sultenfuss malah enggan dan panik menghadapi masa akil balig.


Kerumitan Margaret dalam ketiadaan agama ini berujung pada tugas yang diberikan wali kelasnya, Pak Benedict. Pak Guru itu meminta murid-muridnya untuk sebuah proyek yang bermakna. Namun ide ini membuat Margaret mencetuskan untuk mencari Tuhan sambil membuat proyek ini. Maka dengan begitu dia mulai mencari Tuhan, dengan mengunjungi Sinagoge (tempat ibadah umat Yahudi) dan Gereja.

Yang unik dari tokoh Margaret adalah, walau dia sebenarnya belum tahu yang mana agama yang akan dia anut, tetapi sebenarnya dia memiliki Tuhan di dalam hatinya. Itulah alasan mengapa buku ini berjudul Tuhan, Ini Aku, Margaret. Karena di setiap bab disisipkan doa-doa Margaret pada Tuhan. Entah itu keluh-kesahnya, entah itu rasa bersyukurnya.

Karena memang Tuhan itu ada.


3 Bintang dari aku :)

Terima kasih kak Lita atas pinjamannya :D
5 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Tuhan, Ini Aku, Margaret.
sign in »

Comments (showing 1-5)




dateUp_arrow    newest »

lita Nice review! :)


Mery lita wrote: "Nice review! :)"

makasih kak lita >:D<
makasih sudah dipinjamin bukunya... baguuus. :D
kira2 bakal diterbitkan ulang ga yah hehe :D


lita Coba perhatikan terjemahannya, Mo. Keren abis ya...dia pakai istilah POMG segala :))


Mery lita wrote: "Coba perhatikan terjemahannya, Mo. Keren abis ya...dia pakai istilah POMG segala :))"

bangeeeeeet...
dan memang baca ini jadi ga pusing kak. gaya bahasanya enak banget diikutin :D


message 1: by A. Moses (new)

A. Moses Levitt numpang tanya, "kak lita" kamu itu siaran tv apa radio?
makasih.
buku yg bagus, bukan?


back to top