Mia Queen's Reviews > Unforgettable

Unforgettable by Winna Efendi
Rate this book
Clear rating

by
2664067
's review
Feb 25, 12

bookshelves: bittersweet, cerita-cinta, favorites, negeri-tercinta, young-adult
Read from January 30 to 31, 2012

Unforgettable, buku terbaru karangan Winna Efendi ini sebetulnya sudah lama saya baca, bahkan Unforgettable adalah buku pertama yang saya pesan secara pre order dan langsung tuntas dibaca sesaat setelah diterima.

Sekilas yang saya tahu soal Unforgettable dari tweet @GagasMedia maupun melalui blog penulis ini adalah cerita yang berkisah tentang cinta yang menunggu dan terhubung oleh kesukaan mereka dengan wine. Tidak banyak penjelasan rinci yang bisa saya tangkap dari sinopsis Unforgettable. Konfliknya apa? Serunya apa? Tidak ada clue, walau demikian saya tetap ingin membacanya.

Satu lagi, berulang-ulang Winna menegaskan bahwa Unforgettable adalah novelnya yang lain dari biasanya dan termasuk dalam kategori novel dewasa. Terus terang sebagai fans dari Winna Efendi, saya agak ketar ketir juga. Novel dewasa? Apakah ada hal yang tidak pantas dibaca untuk remaja? Apakah bakal ada kisah cinta yang seronok seperti yang sering disisipkan di novel Metropop sekarang? Please don’t. Entah kenapa itu menjadi kekhawatiran tersendiri buat saya, tidak terbayang karakter dalam fiksi ciptaan Winna menjadi pribadi yang heboh dalam urusan percintaan. Bukan Winna bangetlah! *sok kenal*

Unforgettable berkisah tentang hubungan pria wanita yang hampir semua settingnya terletak di Muse, kedai wine yang dimiliki oleh sepasang kakak laki-laki dan adik perempuannya. Ini adalah kisah mengenai adik yang berusia twenty something, penyendiri dan menyembunyikan diri di halaman buku yang jatuh cinta dengan seorang eksekutif muda yang misterius.

Satu kesan yang didapat setelah selesai membaca lembar terakhir Unforgettable : personal. Pantas saja banyak review yang menyebutkan buku ini lain dari novel-novel karangan Winna terdahulu. Tidak terasa gejolak penasaran yang amat sangat dari saya untuk mengetahui bagaimanakah ending kisah kedua tokoh utama, kalau biasanya saya penasaran seperti pikiran saya saat membaca novel romance “please, please biar si A jadian sama si b dong, kan kasihan” atau pikiran saya saat membaca novel karangan Nicholas Sparks yang sering kali tidak happy ending “Aduuh jangan bilang sekarang si ini ketabrak mobil!!”. Sebagai pembaca Unforgettable saya menikmati saja ke mana Winna mengajak saya. Terkadang malah bau wine menguar dari buku, saya seakan ikut duduk tak kasat di meja yang sama dengan si pria – wanita dan menguping pembicaraan mereka.

Endingnya manis, bittersweet tapi tetap manis. Dan yang pasti terbersit keinginan saya untuk duduk di cafe temaram, menikmati segelas Cabernet Sauvignon di antara dentingan piano ditemani sang kekasih hati. Aaaah, gara-gara Winna jadi galau.
2 likes · Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Unforgettable.
Sign In »

No comments have been added yet.