Irwan's Reviews > Rumah Kaca

Rumah Kaca by Pramoedya Ananta Toer
Rate this book
Clear rating

by
183639
's review
Mar 11, 12

bookshelves: 2012, finished
Read from January 23 to March 11, 2012

Selesailah tetralogi besar ini. Pengalaman pertama berkenalan dengan sosok Pram lewat karya ini. Membuka dimensi baru baik dalam soal kepenulisan, tentang sejarah bangsaku, maupun peluang yang ada bila kedua hal itu dihubungkan.

Terus terang aku tidak terlalu suka Rumah Kaca. Aku benci kepada penutur kisahnya. Bukan kepada penulisnya, karena penulisnyalah yang telah berhasil menciptakan kebencian itu. Aku juga tidak suka akhir tragis dari kisah kepahlawanan ini. Aku mengharapkan seorang sosok hero. Pram sudah sangat berhasil memberikan dimensi pada sosok pahlawan dan masa hidupnya. Fakta-fakta sejarah yang dijejalkan di masa sekolah dulu, sekarang terasa lebih hidup. Mereka didorong impian besar dan mulia, didera kepahitan hidup, mengidap macam kelemahan-kelemahan: oportunistis, feodalistis, pengkhianatan. Mereka manusiawi.

Sayangnya sepanjang hidupku sebagai orang Indonesia terlalu sering aku melihat tragedi kepahlawanan. Termasuk pahlawan gadungan. Bahkan hingga sekarang. Masih bisakah merindukan kisah kepahlawanan dalam sejarah bangsaku? Apakah kepahlawanan dramatik hanya ada di ranah dongeng belaka? Entahlah.

Ada yang bilang, beda cerita yang berakhir bahagia atau tragis hanyalah soal kapan mengakhirinya. Kalau memang cuma itu yang bisa dilakukan, aku akan hentikan cerita ini jauh sebelum Bumi Manusia berakhir :-)

1 like · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Rumah Kaca.
sign in »

Reading Progress

01/23/2012 page 33
5.0%
show 5 hidden updates…

Comments (showing 1-2 of 2) (2 new)

dateDown_arrow    newest »

message 1: by lita (new)

lita Tragedi kepahlawanan, kayak bunga teratai? #eh :P


Irwan lita wrote: "Tragedi kepahlawanan, kayak bunga teratai? #eh :P"

Hehehe.. Nyindiiir... :-p


back to top