<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<GoodreadsResponse>
	<Request>
		<authentication>false</authentication>
		    <method><![CDATA[]]></method>
	</Request>
	<review>
  <id>2620103</id>
    <user>
    <id>163144</id>
    <name><![CDATA[Amin]]></name>
    <location><![CDATA[Banjarmasin, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/163144-amin-sudarsono]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-M-111x148.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-M-50x66.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">1362193</id>
  <isbn>9793062797</isbn>
  <isbn13 nil="true"></isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">1020</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Laskar Pelangi (Tetralogi Laskar Pelangi, Buku 1)]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1182998517m/1362193.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1182998517s/1362193.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/1362193.Laskar_Pelangi</link>
  <average_rating>4.12</average_rating>
  <ratings_count>3924</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Begitu banyak hal menakjubkan yang terjadi dalam masa kecil para anggota Laskar Pelangi. Sebelas orang anak Melayu Belitong yang luar biasa ini tak menyerah walau keadaan tak bersimpati pada mereka. Tengoklah Lintang, seorang kuli kopra cilik yang genius dan dengan senang hati bersepeda 80 kilometer pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan ilmu—bahkan terkadang hanya untuk menyanyikan Padamu Negeri di akhir jam sekolah. Atau Mahar, seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus seniman dadakan yang imajinatif, tak logis, kreatif, dan sering diremehkan sahabat-sahabatnya, namun berhasil mengangkat derajat sekolah kampung mereka dalam karnaval 17 Agustus. Dan juga sembilan orang Laskar Pelangi lain yang begitu bersemangat dalam menjalani hidup dan berjuang meraih cita-cita. Selami ironisnya kehidupan mereka, kejujuran pemikiran mereka, indahnya petualangan mereka, dan temukan diri Anda tertawa, menangis, dan tersentuh saat membaca setiap lembarnya.<br/><br/>Buku ini dipersembahkan buat mereka yang meyakini the magic of childhood memories, dan khususnya juga buat siapa saja yang masih meyakini adanya pintu keajaiban lain untuk mengubah dunia: pendidikan]]>
  </description>
<authors>
    <author>
    <id>647438</id>
        <name><![CDATA[Andrea Hirata]]></name>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/authors/1217301221p5/647438.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/authors/1217301221p2/647438.jpg]]></small_image_url>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/author/show/647438.Andrea_Hirata]]></link>
    <average_rating>4.00</average_rating>
    <ratings_count>11110</ratings_count>
    <text_reviews_count>2507</text_reviews_count>
  </author>
  </authors>  <published>2005</published>
</book>

    <rating>0</rating>
  <votes>3</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
            <shelf name="to-read" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Mon May 01 00:00:00 -0700 2006</read_at>
  <date_added>Mon Jul 02 06:09:52 -0700 2007</date_added>
  <date_updated>Mon Jul 02 06:12:32 -0700 2007</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Buku yang bagus. Memakai bahasa realis, membawa pada optimisme pendidikan bagi ana-anak di daerah yang terpencil.<br/>Kesan saya satu saja, bahwa eksploitasi tambang selalu bikin sengsara penduduk di sekitarnya. Belum ada cerita masyarakat di sekitar lokasi tambang, entah timah, batu bara, minya, e...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/2620103">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/2620103]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/2620103]]></link>
</review>

</GoodreadsResponse>