Harun Harahap's Reviews > Melepas Ranting Hati

Melepas Ranting Hati by Sanie B. Kuncoro
Rate this book
Clear rating

by
2109023
's review
Jan 10, 2012

liked it
bookshelves: fiksi, kumcer, indonesian, punya
Read from January 08 to 09, 2012

Berikut kesan gue setelah membaca tiap cerpen dalam buku ini:

Ini Cavatina, Jo! : Sudah pernah lihat di sinetron.

Melepas Ranting Hati :Ketika ditinggalkan seseorang, kita menarik diri untuk berintrospeksi. Siapa tahu ada kekurangan pada diri kita. Tapi kalau ternyata dia memang berpaling karena ada orang lain. Yah, dia aje kali yang suruh introspeksi.

Belahan Hati : Sama seperti cerita Melepas Ranting Hati, bedanya kali ini yang mesti memilih adalah si wanita.

Kerlip Bintang Malam :ketika kumemilihmu, bukan karena kesempurnaanmu. Melainkan ketidaksempurnaanmu dan rasa saling memahami.

Anyelir Putih : *bingung*

Sejauh Perjalanan : Pepatah bilang, "Kalau jodoh tak kemana". Mungkin dia harus bepergian dan berputar terlebih dahulu sebelum akhirnya berhenti dan bertemu.

Camar Terakhir : "Live your life to the fullest"

Di Ambang Hari Valentin : Sama seperti cerita Sejauh Perjalanan, ya ya ya kalau jodoh tak kemana.

Aku Memilih Sepi : Setiap insan berhak untuk memilih!

Seikat Edelweis : Lelaki memang tak suka diikat. Namun, kalau dilepas pun akan 'kelepasan'. Hwehehehehe..

Kidung Hutan Cemara : Mirip cerita sinetron juga.

Lembah Kai Kuning : Yaaa, sama mirip sinetron juga.
2 likes · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Melepas Ranting Hati.
Sign In »

No comments have been added yet.