Ira syarif's Reviews > Ayat-Ayat Cinta

Ayat-Ayat Cinta by Habiburrahman El-Shirazy
Rate this book
Clear rating

by
7108481
's review
Dec 18, 2011

liked it
bookshelves: romance

pernah ada satu masa ketika saya sangat terpesona dengan Habiburrahman El Shirazy. masa itu adalah ketika saya kuliah, dan berlangganan sebuah majalah islami yang sering memuat cerpen-cerpennya. Cerpen Kang Abik kebanyakan penuh rasa heroisme, membuat saya merasa kerdil, dan membuat saya malu akan diri saya yang masih minim pengetahuan agama dan memiliki kualitas ibadah yang rendah.

saya termasuk orang yang telat membaca buku Ayat-ayat Cinta. Itu pun setelah diceritakan isinya oleh salah seorang teman baik saya. sahabat saya itu adalah orang yg punya kemampuan komunikasi yang sangat baik dan dia "mempromosikan" buku ini dengan cara yg meyakinkan. saya pun terpancing meminjamnya..

ternyata ini cuma cerita Cinderella. tersebutlah seorang pemuda yang luar biasa sempurna, rajin shalat, rajin puasa, pintar, tampang oke, pekerja keras, optimis, idaman para wanita, rajin menabung dan gemar menyiram bunga :p. akhirnya menikah dengan pangeran tampan eh sorry maksudnya putri kaya yang cantik jelita bak bidadari. tapi ditengah kebahagiaannya dia dituduh menodai kehormatan wanita lain. dan satu-satunya cara agar dia bisa bebas adalah menikah dengan perempuan cantik lainnya.. ya ampuuuunnn... perempuan sungguh merepotkan dan biang segala masalah, trus beruntung banget yah, udah masuk penjara masih aja bisa dapetin isteri baru.

tujuan novel ini sebenarnya bagus, mengajak orang pada kebaikan, membangun dan menggugah jiwa agar lebih agamis, dan mengenalkan semua orang pada keindahan Islam. tapi jujur, saya sama sekali tidak membenci poligami apalagi mengharamkannya, saya cukup netral dan tidak mungkin mengharamkan sesuatu yang sudah dihalalkaNya, tapi cara bercerita kang abik untuk poligami ini rasanya terlalu rumit dan terlalu dipaksakan, apakah maslahatnya lebih besar dengan menikahi maria ketimbang memegang tangannya ? bukankah ada aturan-aturan dalam agama yang membolehkan kondisi tertentu untuk keadaan darurat ? jika memegang tangannya dapat menyelamatkan Maria dari kematian dan menghindarkan Fahri dari penjara kenapa tidak ?

Lagi pula adalah tidak mungkin bahwa dalam hidupnya Fahri sama sekali tidak pernah menyentuh perempuan yang bukan muhrimnya. bukankan setiap hari dia ke kampus naik kendaraan umum? bukankah orang selalu berdesak-desakkan di kendaraan umum ? dan bukankah di kendaraan umum selalu tercampur baur antara lelaki dan perempuan.

hebatnya kang Abik mampu menjelaskan detail mesir dengan sangat baik. membuat saya merasa berjalan-jalan di Mesir, jadi totalnya tiga bintang, dua bintang untuk tujuan mulia novel ini dan 1 bintang untuk setting cerita yang detail
flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Ayat-Ayat Cinta.
Sign In »

No comments have been added yet.