Wicaksono Wicaksono's Reviews > The Last Templar

The Last Templar by Raymond Khoury
Rate this book
Clear rating

by
153774
's review
Jun 26, 07

Read in December, 2006

Bukan main, dalam buku setebal 668 halaman ini, Raymond berhasil menyajikan ramuan yang padu antara sejarah, logika, dan tentu saja imajinasi yang kreatif untuk mempertanyakan kebenaran sebuah kitab suci, yaitu Injil.
Buku ini juga menambah panjang guncangan polemik kepercayaan yang terjadi saat ini. Pengungkapan akan adanya Injil Kristus yang merupakan tulisan tangan asli Yesus dan isi yang sangat berbeda dari Injil yang sekarang, melengkapi polemik teori kontroversial Dan Brown serta perdebatan mengenai Injil Gospel dan Injil Eskariot yang tak kunjung usai.
Fakta sejarah ataukah imajinasi fiktif semata? Inilah pertanyaan yang mungkin muncul dibenak kita. Secara runut, argumentative, dan menyakinkan, “Messiah Conspiracy” membawa kita pada petualangan di wilayah abu-abu antara sejarah yang nyata dan dunia imajinatif yang fiktif.
Dibuka latar sejarah jatuhnya Jerusalem ditangan pasukan Sultan Qalawun, cerita Raymond mengalir berbumbu sadisnya perang Salib sampai pada keputusan para ksatria Templar untuk melarikan diri dengan kapal “The Falcon Temple” guna menyelamatkan sebuah rahasia besar yang telah terpendam selama ribuan tahun.
Bersama raibnya kapal di samudra, ksatria Templar menghilang dan setting cerita melesat ke masa kini. Tiba-tiba saja empat penunggang kuda mirip ksatria Templar muncul di keramaian kota Manhattan. Mereka merangsek masuk Metropolitan Museum of Art dan mengambil rotor pembuat sandi peninggalan abad ke-16.
Tess Chaykin, seorang arkeolog yang terjebak pada peristiwa itu, justru terlarut dalam gairah keingintahuan yang membara. Akhirnya bersama dengan Sean Reilly, agen anti teroris dari FBI, mereka melakukan penyelidikan. Kolaborasi metode penelitian arkeolog dan teknik penyelidikan detektif, membawa kita pada petualangan langka yang mencekam. Mereka menemukan satu persatu penunggang kuda mati serta indikasi bahwa rotor yang dicuri berhubungan dengan kunci rahasia besar para Ksatria Templar yaitu Injil yang ditulis langsung oleh Yesus sendiri.
Karena diprediksi bahwa Injil Kristus ini memiliki isi yang bertolak belakang dengan keyakinan masyarakat sekarang, maka banyak pihak mati-matian untuk mengenyahkannya. Mereka pun terperosok dalam pertempuran kekuatan-kekuatan politik warisan abad pertengahan yang mematikan. Sebuah konspirasi dunia yang rumit dan tak terduga mengancam nyawa mereka.
Meski nyaris gagal, akhirnya Tess benar-benar mendapatkan Injil Kristus dan mempelajarinya. Lembar-lembar perkamen tulisan asli Yesus ini, isinya benar-benar sensitif dan berbeda dengan injil yang ada sekarang.
Tess pun dihadapkan pada pilihan yang sulit. Mengumumkan penemuan tersebut dan didaulat sebagai arkeolog dengan penemuan paling fenomenal sejak penemuan Piramid di Mesir, ataukah menjadi pengkhianat profesi arkeolog dengan diam-diam justru menghancurkan penemuannya yang notabene isinya bakal mengguncang agama-agama mapan di dunia, mengubah peta kekuatan dunia, serta mempertaruhkan peradaban modern masyarakat sekarang ini.
2 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read The Last Templar.
sign in »

No comments have been added yet.