Mia Queen's Reviews > Speak

Speak by Laurie Halse Anderson
Rate this book
Clear rating

by
2664067
's review
Mar 05, 12

bookshelves: bikin-sesak-nafas, bittersweet, hadiah, real-life, young-adult, favorites
Read from October 31 to November 02, 2011

You know you’ve read a good book when you turn the last page and feel a little as if you have lost a friend. ~Paul Sweeney

Melinda, tokoh utama Speak karangan Laurie Halse Anderson seakan menjadi teman saya dan sampai sekarang tokohnya yang terasa sangat hidup itu masih ‘menghantui’. Berulang kali saat membaca saya seakan ingin memeluk dan berbicara dengannya. I’m here Melinda, just speak!
Berawal dari kekacauan sebuah pesta dan Melinda menjadi tertuduh perusak acara karena ia menelpon polisi yang berlanjut dengan bubarnya pesta, akibatnya ia dijauhi oleh teman-temannya bahkan lama kelamaan tidak ada yang mau berbicara apalagi berteman dengannya. Apa sebab Melinda menghubungi polisi teman-temannya tidak mau tahu, yang jelas Melinda mengacaukan acara hura hura bergembira mereka.

Hari-harinya sebagai anak baru di SMA sama sekali tidak menyenangkan, temannya hanya satu, pindahan dari Ohio bernama Heather. Padahal teman SMA Melinda rata-rata adalah teman SMPnya dulu yang sekarang membencinya. Tindakan Melinda hanya satu diam. Ia mulai terbiasa tidak bersuara bahkan dengan orang tuanya sendiri. Mengangguk atau menggeleng. Hanya itu saja yang ia lakukan.

Sebagai pembaca saya ikut sedih, kenapa orang tuanya tidak berusaha lebih keras untuk mengetahui ada apa di balik diamnya seorang Melinda dan ketika teman satu-satunya mulai menjauh, nilai sekolahnya merosot kecuali satu, Art. Mr Freeman sebagai guru kesenian menyadari ada sesuatu yang salah dengan Melinda dan sampai akhir cerita ia berperan besar terhadap sikap Melinda yang semakin membaik. Dan tugas Mr Freemanlah yang diangkat menjadi sampul depan buku Speak,awalnya saya tidak mengerti kenapa musti gambar pohon?

Kenapa dengan gambar itu? Apa sih yang terjadi di malam saat pesta? Kenapa Melinda diam? Nah itu jawaban yang harus dibaca sendiri Speak amat sayang dilewatkan, kisahnya bisa dibilang berat sekaligus tidak berat. Inspiratif, gelap dan tak terlupakan. Terbukti dengan banyaknya penghargaan yang diperolehnya, memenangkan 8 penghargaan dan belum lagi menjadi 11 finalis book award di antaranya A Publishers Weekly Best Book of the Year, A New York Time Best Beller dan masih banyak lagi.

Speak adalah buku ketiga Lauris Halse yang saya baca selain Wintegirls dan Catalyst. Ciri khasnya masih sama mengambil tokoh remaja putri bermasalah dan masalah itu bisa saja menimpa kita ataupun teman di sekitar kita. A must read book.

Speak telah difilmkan dengan judul yang sama, diperankan oleh ‘Bella’ Kristen Stewart pada tahun 2004. Ada yang punya filmnyakah? Mau pinjam dong :D
2 likes · Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Speak.
Sign In »

Comments (showing 1-8 of 8) (8 new)

dateDown arrow    newest »

message 1: by Asriani (new) - added it

Asriani buku ini masuk banned book list kan yah?


message 2: by Sweetdhee (new)

Sweetdhee English? Cerita-in donk, ratu mia..


Mia Queen Sweetdhee wrote: "English? Cerita-in donk, ratu mia.."

Okeh Didiiet manis, tunggu ya cari ilham dulu :D


message 4: by Sweetdhee (new)

Sweetdhee Baiklah...
*nunggu review sambil menyeruput jahe hangat kala hujan*
#tsah..


message 5: by miaaa (new)

miaaa ada yang galau di mana-mana *siul2*


message 6: by Tantri (new) - added it

Tantri Setyorini Sudah bikin review-nya kah? aku pengen baca reviewnya


Mia Queen Tantri wrote: "Sudah bikin review-nya kah? aku pengen baca reviewnya"

Kalau saya ga salahnliat, sudah ada sih di kolom review, Tantri.


message 8: by Tantri (new) - added it

Tantri Setyorini Oh sorry sorry. Di blog maksudnya. Hakakakak..


back to top