Fajar's Reviews > Ronggeng Dukuh Paruk

Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Rate this book
Clear rating

by
6113752
's review
Dec 08, 12


Novel favorit saya ini menjadi bukti bahwa Ahmad Tohari sukses menjungkir-balikan persepsi kita tentang kehidupan pedesaan : bahwa di mana saja, di manapun tempatnya, dunia manusia tumbuh dengan problematika, dan tidak jarang mengusik sampai ke runut psikologi manusia. Bahwa kedamaian dan 'gemah ripah loh jinawi' tidak selalu ada di dunia....

Novel favorit saya ini berkembang dari potret tradisi masyarakat yang masih berorientasi 'primitif' menuju ke sandi ironisme yang sungguh menggetarkan. Dukuh Paruk menjadi latar atas peristiwa demi peristiwa. Pedukuhan yang mempertahankan kebodohan, kecabulan, dan surut dari dunia luar.

Srintil, sebagai sang ronggeng, mengemban amanah demi mengharumkan nama Dukuh Paruk sekaligus membayar perbuatan orang tuanya di masa lalu. Sementara Rasus, sang tentara negara, melaksanakan tugas seorang prajurit sekaligus meyakinkan bahwa Srintil bukanlah miliknya lagi. Sampai geger komunis di tahun 1965 menjadi permulaan atas dilema di antara keduanya.

Sad ending ? Tidak juga. Seolah Ahmad Tohari menegaskan, bahwa seburuk-buruknya sebuah tragedi, akan ada harapan yang menunggu....

1 like · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Ronggeng Dukuh Paruk.
sign in »

No comments have been added yet.