Seno Pamungkas's Reviews > Sang Pemimpi

Sang Pemimpi by Andrea Hirata
Rate this book
Clear rating

by
989815
's review
Mar 13, 08

bookshelves: mine
Read in January, 2008

Selama membaca karya kedua dari Ikal ini, selalu ingin sekali menandai dengan stabilo. Stabilo yang sejak seminggu yang lalu selalu tidak terbeli karena penyakit lupa-ku. Tapi aq tandai saja dengan memberikan lipatan di buku ini. 3 lipatan. Beberapa kata di 3 lipatan itu menyadarkan aq tentang beberapa hal penting. Mungkin hal penting itu bisa sedikit aq gambarkan seperti ini :

Sang Pemimpi memberikan gambaran pentingnya mimpi dari seseorang. Ikal, Arai, dan Jimbron yang memiliki impian untuk berdiri di Sorbonne, Prancis. Ikal (alias Andrea Hirata) mengukir tiap langkah menuju mimpinya. Ada saat dimana dia pesimis. Dan memang pesimis adalah penyakit. Karena pesimistis menimbulkan sinis, lalu iri, lalu dengki, lalu mungkin fitnah. Dan itulah sifat-sifat yang menyumbangkan kerusakan di muka bumi. Tapi seorang Arai, dia adalah seorang Simpai Keramat yang menatap mimpi-mimpinya dengan sangat optimis. Pada novel ini, Andrea Hirata menggambark sosok Simpai Keramat yang merupakan salah satu bagian hidupnya yang membakar energi mimpinya menjadi kenyataan.

Ternyata memang benar. Aq menemukan wejangan ini pertama kali oleh seorang Robert T.Kiyosaki dalam bukunya Rich Dad, Poor Dad. Bahwa Sekolah tidak mengajarkan hal-hal apa yang harus kita pikirkan, tapi sekolah mengajarkan kita cara berpikir, demikian guna sekolah barangkali. Dan itu aq dapatkan kembali di novel ini. Manusia memiliki sebuah tempat belajar yang secara alami diberikan oleh Allah. Yup, University of Life. Disitulah tempat dimana kita diajarkan mengenai apapun yang seharusnya kita pikirkan.....untuk mimpi-mimpi kita.

Tapi memang sudah terlalu banyak manusia yng mengubur sangat dalam mimpi-mimpinya. Dan dengan begitu mereka telah ­mendahului nasib mereka. Di kisah Ikal, aq menjadi semakin mengerti bahwa Tanpa mimpi dan semangat, orang seperti kita akan mati.

Itulah beberapa pelajaran yang aq dapat dari novel yang merupakan memoir dari seorang Ikal ini. Tapi, novel ini lebih dari sekedar yang aq gambarkan itu. Gak heran novel ini dicetak ulang dalam 10hari. Aq tau, mungkin teman-teman penasaran. Jadi.....baca aja sendiri yah ^_^
5 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Sang Pemimpi.
sign in »

Comments (showing 1-1 of 1) (1 new)

dateDown_arrow    newest »

message 1: by Nisha (new)

Nisha mang kmu dah bc brp kali?



back to top