Femmy's Reviews > Senyuman Dewa Pedang

Senyuman Dewa Pedang by Gu Long
Rate this book
Clear rating

by
87906
's review
Mar 05, 08

bookshelves: wuxia-cersil
Read in March, 2008

Senyuman Dewa Pedang (劍神一笑 - Kiam-sian-it-siauw) karya Khu Lung adalah buku kesepuluh dalam seri Liok Siau-hong. Dulu aku pernah nonton serial televisinya, tetapi ceritanya sudah lupa semua, dan entah apakah buku ini dimasukkan ke serialnya.

Dalam jilid ini, Liok Siau-hong menyelidiki hilangnya sahabatnya Liu Ji-kong, dan datang ke sebuah desa sepi yang terpencil bernama Ui-sik, tempat "bunga tak harum, burung tak berkicau, ayam tak berkeliaran, anjing tak berlarian dan kelinci pun tak bisa buang air." Warga desa itu juga aneh-aneh. Misteri pembunuhan yang lumayan bikin penasaran. Dalam cerita ini juga kita bertemu kembali dengan si Kuah Daging, Sukong Ti-sing, Lausit Hwesio, dan Sebun Jui-soat.

Yah... lumayan sebagai buku tjersil pertama yang kubaca setelah sekian lama. Hanya 228 halaman, ringan dan kadang lucu. Lanjut ke buku berikutnyaaa....
2 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Senyuman Dewa Pedang.
sign in »

Comments (showing 1-2 of 2) (2 new)

dateDown_arrow    newest »

message 1: by Irwan (new)

Irwan "kelinci pun tak bisa buang air".. Hihihi! :-))
pemilihan aktitivitas 'tipikal' yang lucu

bunga - berbau harum
burung - berkicau
ayam - berkeliaran
anjing - berlarian
kelinci - buang air ??

Mbak Femmy, jadi kangen baca cerita silat nih.....


Femmy Kalau lagi pulang ke Indonesia, beli aja. Sekarang kan penerbitan tjersil sedang ramai lagi.


back to top