Sakyahara's Reviews > The Pilgrimage
The Pilgrimage
by Paulo Coelho (Goodreads Author)
by Paulo Coelho (Goodreads Author)
Buku karya Maestro Paulo Coelho ini merupakan seri pertama sebelum The Alchemist, baru diterbitkan oleh Gramedia tahun ini.
Membaca karya-karya Paulo Coelho, semula saya pikir the alchemist adalah karya terbaiknya, - meski tentu saja semua karyanya adalah karya terbaik- tetapi setelah membaca the pilgrim ini, saya jadi melihat kilasan kekuatannya yang menjadi dasar watak karyanya yang lahir kemudian.
Buku ini seolah-olah benar-benar bercerita dari sudut pandang tokoh orang pertama sebagai sebuah cerita perjalanan ziarahnya menemukan arti terpenting pencapaian spiritual yang disimbolisasi dengan penemuan pedang kebajikannya, pedang ordo santiago. Pedang yang diawal cerita oleh gurunya justru tidak jadi diberikan kepadanya saat ia telah mencapai tingkat tertinggi pencapaian ilmunya hanya karena ia tergoda untuk mengambil pedang itu, dan bukannya menolaknya, hanya karena ia tidak mendengarkan pesan gurunya bahwa sekali pedang terhunus ia tidak boleh disarungkan lagi kecuali setelah meluruskan kebenaran, untuk jalan kebaikan, untuk menemukan jalan baru atau menumpahkan darah musuhnya. Oleh kondisi yang disebut gurunya kegagalan pencapaian spiritualnya, kejatuhannya kembali yang membuatnya harus menjalani dari awal jalan spiritual. dan dari situlah ia harus menempuh jalan ziarah santiago.
Simbolisasi dalam buku ini seperti kisah awal penciptaan yang mungkin mengambil kisah awal kejatuhan Adam dari surga, yang barangkali tidak asing mengingat latar belakang penulisnya. Kalau anda pernah membaca the alchemist maka akan jadi lebih mudah memahami bagaimana kisah dalam buku tersebut bisa terbangun dengan simbolisasi yang kuat setelah membaca buku ini.
Secara detail buku ini juga mengajarkan metode jalan santiago yang dibagi dalam beberapa latihan/disiplin diri. Seyogyanya dalam menempuh ziarah itulah disiplin diri ini dibangun sehingga mencapai tahap tertinggi penemuan pedang ordo santiago yang ditasbihkan oleh sang guru dengan memberikan medali kecil ordo pedang santiago kepada tokoh utama.
Nah, kadang ketika saatnya anda memang harus bertemu dengan seseorang, maka pada waktunya dan pada tempatnya anda akan bertemu orang tersebut tepat pada saat anda menantikannya.
Membaca karya-karya Paulo Coelho, semula saya pikir the alchemist adalah karya terbaiknya, - meski tentu saja semua karyanya adalah karya terbaik- tetapi setelah membaca the pilgrim ini, saya jadi melihat kilasan kekuatannya yang menjadi dasar watak karyanya yang lahir kemudian.
Buku ini seolah-olah benar-benar bercerita dari sudut pandang tokoh orang pertama sebagai sebuah cerita perjalanan ziarahnya menemukan arti terpenting pencapaian spiritual yang disimbolisasi dengan penemuan pedang kebajikannya, pedang ordo santiago. Pedang yang diawal cerita oleh gurunya justru tidak jadi diberikan kepadanya saat ia telah mencapai tingkat tertinggi pencapaian ilmunya hanya karena ia tergoda untuk mengambil pedang itu, dan bukannya menolaknya, hanya karena ia tidak mendengarkan pesan gurunya bahwa sekali pedang terhunus ia tidak boleh disarungkan lagi kecuali setelah meluruskan kebenaran, untuk jalan kebaikan, untuk menemukan jalan baru atau menumpahkan darah musuhnya. Oleh kondisi yang disebut gurunya kegagalan pencapaian spiritualnya, kejatuhannya kembali yang membuatnya harus menjalani dari awal jalan spiritual. dan dari situlah ia harus menempuh jalan ziarah santiago.
Simbolisasi dalam buku ini seperti kisah awal penciptaan yang mungkin mengambil kisah awal kejatuhan Adam dari surga, yang barangkali tidak asing mengingat latar belakang penulisnya. Kalau anda pernah membaca the alchemist maka akan jadi lebih mudah memahami bagaimana kisah dalam buku tersebut bisa terbangun dengan simbolisasi yang kuat setelah membaca buku ini.
Secara detail buku ini juga mengajarkan metode jalan santiago yang dibagi dalam beberapa latihan/disiplin diri. Seyogyanya dalam menempuh ziarah itulah disiplin diri ini dibangun sehingga mencapai tahap tertinggi penemuan pedang ordo santiago yang ditasbihkan oleh sang guru dengan memberikan medali kecil ordo pedang santiago kepada tokoh utama.
Nah, kadang ketika saatnya anda memang harus bertemu dengan seseorang, maka pada waktunya dan pada tempatnya anda akan bertemu orang tersebut tepat pada saat anda menantikannya.
Sign into Goodreads to see if any of your friends have read The Pilgrimage.
sign in »
