Mia Queen's Reviews > Rainwater
Rainwater
by Sandra Brown (Goodreads Author), Tanti Lesmana
by Sandra Brown (Goodreads Author), Tanti Lesmana
Mia Queen's review
bookshelves: cerita-cinta, romance, lovely-cover
May 07, 11
bookshelves: cerita-cinta, romance, lovely-cover
Read from May 04 to 07, 2011
Rainwater, novel terbaru Sandra Brown yang baru bulan lalu diterbitkan Gramedia sudah menarik perhatian saya sejak pre-release. Cover bukunya yang tidak seperti cover Sandra Brown pada umumnya yang menampilkan wajah wanita, alih alih Rainwater malah menggambarkan ladang rumput keemasan dan rumah dari kejauhan. Terlebih lagi lebih dari dua kali saya baca kalau novel Rainwater adalah novel Sandra Brown yang lain dari biasanya.
Rainwater mengambil setting tahun 1934 di kota kecil Texas saat-saat era depresi melanda. Kemiskinan, kelaparan dan suasana panas kering kerontang dilukiskan dengan jelas oleh Sandra Brown. Ella Barron,wanita paruh baya menjadi tokoh sentral Rainwater. Ella adalah seorang wanita yang kuat, bagaimana tidak hidupnya penuh dengan kepahitan. Suaminya pergi meninggalkannya tanpa jejak karena tidak tahan hidup dengan anak mereka yang memiliki kelainan mental. Semakin ke belakang kita akan tahu bahwa Solly, anak Ella menderita autisme yang tentu saja tahun 30an belum dikenal dan malah dianggap sakit jiwa. Ella mencari nafkah dengan membuka penginapan dan saat Mr. Rainwater datang untuk menyewa kamar, tanpa mereka sadari, garis nasib Ella dan Mr. Rainwater berubah drastis.
Tokoh Mr. Rainwater dengan mudah menarik simpati pembaca, pria sopan dan penuh perhatian, dengan sikapnya yang sabar perlahan-lahan hati Ella yang sudah bekupun mulai luluh. Bahkan ia berhasil berkomunikasi dengan Solly yang terkadang Ella sendiri tidak bisa menangani perilaku Solly ketika mulai tantrum. Benih cinta mulai tumbuh di antara mereka, namun satu-satunya hal yang tidak bisa dibeli Ella dan Rainwater menghantui hubungan mereka. Waktu. Waktu mereka terbatas, karena Rainwater yang sakit parah hanya memiliki beberapa bulan tersisa sebelum maut merenggutnya.
Selain tokoh sentral Ella dan Mr. Rainwater, karakter pendukung novel Rainwater juga pas mengisi novel setebal 330 halaman. Walaupun tergolong tipis, saya sebagai pembaca dengan cepat hanyut dalam jalinan cerita. Tokoh antagonis, Conrad Ellis sangat menyebalkan! Ellis adalah preman yang suka mabuk-mabukan dan bertindak semena-mena di kota, sampai pada akhirnya Rainwater tidak tinggal diam. Klimaks cerita meningkat mulai 3/4 buku dan diakhiri dengan indah oleh Sandra Brown. Bagi penggemar novel romance happily-ending-ever-after jelas saja Rainwater menawarkan ending yang sangat berbeda. Saya pribadi sangat puas dengan novel ini, 3.5 bintang untuk ceritanya, terlebih lagi desain covernya indah! Satya Utama Jadi memang juara.
Satu hal yang dapat saya simpulkan setelah membaca 2 novel Sandra Brown, beliau piawai memainkan dan menghidupkan peran dalam setiap tokoh yang diciptakan. Kesan roman picisan yang otomatis ada di pikiran saya setiap akan membaca novel romance dipatahkan begitu saja oleh Sandra Brown. Malah sekarang terbersit untuk mengkoleksi novel Sandra Brown yang lain :p
Rainwater mengambil setting tahun 1934 di kota kecil Texas saat-saat era depresi melanda. Kemiskinan, kelaparan dan suasana panas kering kerontang dilukiskan dengan jelas oleh Sandra Brown. Ella Barron,wanita paruh baya menjadi tokoh sentral Rainwater. Ella adalah seorang wanita yang kuat, bagaimana tidak hidupnya penuh dengan kepahitan. Suaminya pergi meninggalkannya tanpa jejak karena tidak tahan hidup dengan anak mereka yang memiliki kelainan mental. Semakin ke belakang kita akan tahu bahwa Solly, anak Ella menderita autisme yang tentu saja tahun 30an belum dikenal dan malah dianggap sakit jiwa. Ella mencari nafkah dengan membuka penginapan dan saat Mr. Rainwater datang untuk menyewa kamar, tanpa mereka sadari, garis nasib Ella dan Mr. Rainwater berubah drastis.
Tokoh Mr. Rainwater dengan mudah menarik simpati pembaca, pria sopan dan penuh perhatian, dengan sikapnya yang sabar perlahan-lahan hati Ella yang sudah bekupun mulai luluh. Bahkan ia berhasil berkomunikasi dengan Solly yang terkadang Ella sendiri tidak bisa menangani perilaku Solly ketika mulai tantrum. Benih cinta mulai tumbuh di antara mereka, namun satu-satunya hal yang tidak bisa dibeli Ella dan Rainwater menghantui hubungan mereka. Waktu. Waktu mereka terbatas, karena Rainwater yang sakit parah hanya memiliki beberapa bulan tersisa sebelum maut merenggutnya.
Selain tokoh sentral Ella dan Mr. Rainwater, karakter pendukung novel Rainwater juga pas mengisi novel setebal 330 halaman. Walaupun tergolong tipis, saya sebagai pembaca dengan cepat hanyut dalam jalinan cerita. Tokoh antagonis, Conrad Ellis sangat menyebalkan! Ellis adalah preman yang suka mabuk-mabukan dan bertindak semena-mena di kota, sampai pada akhirnya Rainwater tidak tinggal diam. Klimaks cerita meningkat mulai 3/4 buku dan diakhiri dengan indah oleh Sandra Brown. Bagi penggemar novel romance happily-ending-ever-after jelas saja Rainwater menawarkan ending yang sangat berbeda. Saya pribadi sangat puas dengan novel ini, 3.5 bintang untuk ceritanya, terlebih lagi desain covernya indah! Satya Utama Jadi memang juara.
Satu hal yang dapat saya simpulkan setelah membaca 2 novel Sandra Brown, beliau piawai memainkan dan menghidupkan peran dalam setiap tokoh yang diciptakan. Kesan roman picisan yang otomatis ada di pikiran saya setiap akan membaca novel romance dipatahkan begitu saja oleh Sandra Brown. Malah sekarang terbersit untuk mengkoleksi novel Sandra Brown yang lain :p
Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Rainwater.
sign in »
Comments (showing 1-9 of 9) (9 new)
date
newest »
newest »
message 1:
by
Speakercoret
(new)
May 07, 2011 06:13pm
bentar lagi pasti nambah jempolnya, soalnya muji2 cover n yang bikin cover sih #lirikyangbisadilirik
reply
|
flag
*
Huaaa...Mia bikin aku pengen beli niih... Dari dulu aku kurang suka romance, dengan pengecualian novel2nya Sandra Brown. Coba sekali2 baca bukunya yg tebel, yg ceritanya pembunuhan + romance. Keren deh!
Bagus mbak yang ini! Pernah baca HR ga demen, nuansanya itu lho ga jauh-jauh dari seputaran paha-dada. Ok mbak, akan dicoba bukunya Sandra Brown yang lain :)
Hehe...Harlequin ya? Kalo SB memang ada juga seputaran paha-dada itu tapi dibingkai cerita yang keren. Cara dia bercerita yang bagus. Lagian tema buku2 SB bisa beda-beda. Wah..mesti nambah wishlist nih, hiks... (percepatan penambahan wishlist kok gak sebanding dengan percepatan kenaikan gaji ya? wkwkwkwk...)
Maaf, boleh tau, apa di Rainwater ini ada scene vulgarnya? Saya masih kecil, mau beli tapi takut ada adegan yang "itu"
Nah, kalo itu ada dikit doang dek, dibandingin buku romance lainnya, Rainwater termasuk sopan :) Tapi baca aja, bagus ceritanya..


