Mia Queen's Reviews > Sisters Red

Sisters Red by Jackson Pearce
Rate this book
Clear rating

by
2664067
's review
Mar 16, 11

bookshelves: catch-me-if-you-can, cerita-cinta, fantasy, young-adult
Read from March 15 to 16, 2011

Wow keren! Dua kata yang terlontar dari mulut saya saat melihat cover buku Dua Saudari Bertudung Merah terbitan Atria. Salut untuk Atria yang tetap memakai cover asli Sisters Red. Unik, misterius, dan 'gelap' pas banget dengan isi bukunya yang menceritakan kakak beradik March memberantas manusia serigala. Ring a bell? Yap, me too. Novel ini terinspirasi dari kisah tudung merah yang pernah saya baca bertahun-tahun lalu. Terlebih lagi tahun ini film tentang Tudung Merah juga bakal tayang. Sudah cukup alasan saya untuk segera meluncur ke toko buku memburu buku ini.

Kisah dimulai dengan peristiwa 7 tahun yang lalu, ketika Scarlett masih berusia 11 tahun. Pria misterius mendatangi rumah Oma March, bermata gelap, senyum aneh dan gerakannya sangat mencurigakan. Pria yang tak lain adalah seorang fenris / manusia serigala memangsa habis Oma March. Scarlett dan sang adik Rosie berusaha membela diri sekuat tenaga, mereka selamat tapi harga yang harus dibayar adalah hilangnya satu mata Scarlett akibat cakaran fenris.

Trauma dan kepahitan senantiasa menghantui kakak beradik March, terlebih lagi Scarlett. Ia menjalani hari dengan mengejar dan membunuh fenris. Berlatih sekuat tenaga, berburu, mengasah kapak menjadi makanannya tiap hari.Sedangkan Rosie yang berhutang nyawa dengan sang Kakak tentunya membantu Scarlett walaupun jauh dalam lubuk hatinya ia terkadang lelah dengan perburuan yang tak henti. Sekuat apapun mereka berusaha membasmi Fenris, sepertinya monster-monster itu tidak ada habisnya.

Scarlett dan Rosie tidak bekerja sendiri, terkadang mereka dibantu oleh Silas. Tetangga dan teman main mereka sedari kecil. Tukang kayu cekatan yang cukup tampan rupanya, sampai Rosie perlahan-lahan menyadari bahwa dirinya mencintai Silas. Apakah cinta Rosie bertepuk sebelah tangan? Seandainya Silas mencintai Rosie, bisakah hubungan mereka bertahan? Bagaimana dengan Scarlett? Dan apa yang menyebabkan fenris semakin banyak berkeliaran di sekitar mereka? Silahkan baca sendiri untuk mencari tahu lanjutannya :)

Sisters Red setebal 432 halaman berhasil saya selesaikan dalam waktu 2 hari. Selain seru membaca perjuangan Rosie-Scarlett-Silas membasmi fenris, saya juga penasaran dengan kisah cinta Rosie-Silas. Jackson Pearce menurut saya cukup sukses dalam membangun konflik cerita dan penokohan. Saya seakan mengenal Scarlett, terlebih lagi sifatnya pas dengan karakter seorang kakak. Tegas, tanggung jawabnya untuk menjaga adik yang juga keluarga satu-satunya sangat menonjol. Sifat galaunya terkadang muncul saat melihat wajahnya yang hancur akibat serangan fenris juga gampang ditepis jika ia sudah mengingat tujuan utama hidupnya. Mengejar monster. Berbeda dengan Rosie, ia lebih kalem dan tidak meledak-ledak. Bahkan dengan sembunyi-sembunyi mengikuti kursus menari ataupun origami sekedar melepaskan diri dari rutinitas kejar mengejar fenris.

Klimaks dan endingnya berjalan cepat, menurut saya bahkan terkesan terlalu gampang. Namun bagi penggemar fantasi yang juga penikmat romansa ala young adult sangat sayang untuk melewatkan buku ini.

3 bintang untuk kisahnya, 1 bintang untuk covernya yang fenomenal.

PS : browsing pengarang saya malah menemukan buku karangannya dengan model serupa. Sweetly, kali ini Pearce mengadaptasi kisah Hansel dan Gretel. Mudah-mudahan juga diterbitkan oleh Atria.
2 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Sisters Red.
sign in »

Reading Progress

03/15/2011 page 126
29.0% "Berburu calon 'serigala'"
show 1 hidden update…

Comments (showing 1-7 of 7) (7 new)

dateDown_arrow    newest »

Truly Yuk sama-sama maksa Atria nerbitin


message 2: by Ida (new) - rated it 3 stars

Ida iyaaaa, nanti sweetly insya Allah diterbitin, hehehe *mewakili atria* thank you reviewnya. baguuus, hehe


Mia Queen mb Ida : wah asik asik :) Tapi cover yang Sweetly lumayan serem ya mbak, hehehe


message 4: by Ida (new) - rated it 3 stars

Ida iya, bener, cover sweetly menyeramkan, meski artistik juga :D


Truly menunggu dengan imutz aja ah


message 6: by Speakercoret (new)

Speakercoret Truly wrote: "menunggu dengan imutz aja ah"

ngapain nunggu bareng aku mba?
#kedip2lugu
:p
*ngacir*


message 7: by Ian (new) - rated it 3 stars

Ian uda ada nih d indo, cover nya emank keren


back to top